Beranda blog Halaman 411

Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Jember Tegaskan Disiplin Berlalu Lintas dengan Pendekatan Humanis

0

JEMBER, Redaksi.co – Polres Jember kembali menggencarkan upaya peningkatan disiplin berlalu lintas melalui Operasi Cipta Kondisi Zebra Semeru 2025, yang digelar pada Kamis pagi (20/11/2025) di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Kantor UPT Uji KIR Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jember, AKP B. Bagas Simamarta, dengan dukungan personel gabungan dari Satlantas Polres Jember, UPT Samsat Barat, Bapenda Kabupaten dan Provinsi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Jember. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan Polres Jember dalam menekan angka pelanggaran dan potensi kecelakaan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan dan menindak sejumlah pelanggaran kasat mata. Namun, operasi ini tidak semata berfokus pada penindakan. Petugas juga memberikan edukasi langsung kepada pengendara terkait pentingnya keselamatan, penggunaan helm SNI, kepatuhan terhadap rambu, hingga larangan memakai ponsel saat berkendara.

Hasil operasi mencatat ada 72 pelanggaran diantaranya 71 pengendara menerima surat teguran dan 1 pengendara dikenai tindakan tilang karena pelanggaran yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.

Kasat Lantas AKP B. Bagas Simamarta menegaskan bahwa seluruh tindakan dilakukan secara humanis dan edukatif, dengan menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Ia juga mengimbau pengendara untuk memastikan kelengkapan kendaraan sebelum bepergian serta selalu menaati aturan demi keselamatan bersama.

Melalui Operasi Zebra Semeru 2025, Polres Jember berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas, sehingga angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Jember dapat terus ditekan dan tercipta budaya berkendara yang lebih aman (*)

Kadispendik Jember Bantah Keras Soal Surat Tugas Wartawan

0

JEMBER,Redaksi.co – Upaya tim Redaksi.co untuk melakukan konfirmasi terkait proyek pembangunan di salah satu SDN di Kecamatan Kencong justru membuka rangkaian kejanggalan yang patut diduga sebagai bentuk penghalangan tugas jurnalistik. Penolakan akses informasi terjadi berulang kali, baik dari pihak sekolah maupun pengawas proyek, meski proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah yang seharusnya terbuka untuk publik (20/11/2025).

Kejanggalan pertama muncul ketika Endah, salah satu pihak sekolah, menyampaikan bahwa wartawan wajib membawa surat tugas dari Dinas Pendidikan untuk bisa meliput proyek tersebut. Alasan inilah yang kemudian dipakai sebagai dasar penolakan wawancara maupun dokumentasi di lokasi.

Namun, setelah ditelusuri, pernyataan itu ternyata tidak memiliki dasar hukum. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, ketika ditemui awak media pada 11 November di halaman kantor Dispendik, membantah tegas dan menyatakan bahwa aturan tersebut tidak pernah ada.

“Itu tidak ada kaitannya dengan kami. Itu urusan sekolah dengan pusat,” ujar Hadi, memastikan tidak ada regulasi yang mewajibkan wartawan membawa surat tugas dari dinas untuk peliputan kegiatan pendidikan,”terang Hadi Mulyono

Temuan berikutnya memperkuat dugaan adanya upaya mengaburkan informasi. Saat dimintai keterangan terkait progres pekerjaan, pengawas proyek justru memberi jawaban yang tidak lazim dan terkesan menutup diri.

“Itu kan urusan saya,” jawabnya singkat, menolak memberikan data apapun.

Jawaban tersebut memperlihatkan sikap tidak profesional dan bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik, terutama karena proyek ini bersumber dari anggaran pemerintah.

Tidak berhenti di situ, Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa proyek tersebut diawasi oleh pihak Kejaksaan. Pernyataan ini justru menambah daftar kejanggalan, sebab keberadaan pengawasan aparat hukum bukanlah alasan untuk menutup akses media. Bahkan, dalam banyak kasus, justru pengawasan itu dilakukan untuk memastikan transparansi berjalan.

Serangkaian pernyataan yang saling bertolak belakang, penolakan konfirmasi, hingga sikap defensif dari pengawas proyek menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dengan proyek ini, dan mengapa akses informasi begitu ditutup rapat?

Setelah Kadispendik memberikan bantahan resmi, dugaan adanya misinformasi dari oknum sekolah dan pengawas proyek semakin kuat. Publik berhak mengetahui penggunaan anggaran pendidikan, dan pers memiliki mandat undang-undang untuk mengawal setiap tahapannya tanpa intimidasi maupun penghalangan.

Redaksi.co akan terus menelusuri dan mengumpulkan data lanjutan untuk memastikan transparansi berjalan sebagaimana mestinya.

(Tim Investigasi Redaksi.co)

Kadispendik Jember Bantah Keras Soal Surat Tugas Wartawan

0

JEMBER,Redaksi.co – Upaya tim Redaksi.co untuk melakukan konfirmasi terkait proyek pembangunan di salah satu SDN di Kecamatan Kencong justru membuka rangkaian kejanggalan yang patut diduga sebagai bentuk penghalangan tugas jurnalistik. Penolakan akses informasi terjadi berulang kali, baik dari pihak sekolah maupun pengawas proyek, meski proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah yang seharusnya terbuka untuk publik (20/11/2025).

Kejanggalan pertama muncul ketika Endah, salah satu pihak sekolah, menyampaikan bahwa wartawan wajib membawa surat tugas dari Dinas Pendidikan untuk bisa meliput proyek tersebut. Alasan inilah yang kemudian dipakai sebagai dasar penolakan wawancara maupun dokumentasi di lokasi.

Namun, setelah ditelusuri, pernyataan itu ternyata tidak memiliki dasar hukum. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, ketika ditemui awak media pada 11 November di halaman kantor Dispendik, membantah tegas dan menyatakan bahwa aturan tersebut tidak pernah ada.

“Itu tidak ada kaitannya dengan kami. Itu urusan sekolah dengan pusat,” ujar Hadi, memastikan tidak ada regulasi yang mewajibkan wartawan membawa surat tugas dari dinas untuk peliputan kegiatan pendidikan,”terang Hadi Mulyono

Temuan berikutnya memperkuat dugaan adanya upaya mengaburkan informasi. Saat dimintai keterangan terkait progres pekerjaan, pengawas proyek justru memberi jawaban yang tidak lazim dan terkesan menutup diri.

“Itu kan urusan saya,” jawabnya singkat, menolak memberikan data apapun.

Jawaban tersebut memperlihatkan sikap tidak profesional dan bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik, terutama karena proyek ini bersumber dari anggaran pemerintah.

Tidak berhenti di situ, Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa proyek tersebut diawasi oleh pihak Kejaksaan. Pernyataan ini justru menambah daftar kejanggalan, sebab keberadaan pengawasan aparat hukum bukanlah alasan untuk menutup akses media. Bahkan, dalam banyak kasus, justru pengawasan itu dilakukan untuk memastikan transparansi berjalan.

Serangkaian pernyataan yang saling bertolak belakang, penolakan konfirmasi, hingga sikap defensif dari pengawas proyek menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dengan proyek ini, dan mengapa akses informasi begitu ditutup rapat?

Setelah Kadispendik memberikan bantahan resmi, dugaan adanya misinformasi dari oknum sekolah dan pengawas proyek semakin kuat. Publik berhak mengetahui penggunaan anggaran pendidikan, dan pers memiliki mandat undang-undang untuk mengawal setiap tahapannya tanpa intimidasi maupun penghalangan.

Redaksi.co akan terus menelusuri dan mengumpulkan data lanjutan untuk memastikan transparansi berjalan sebagaimana mestinya.

(Tim Investigasi Redaksi.co)

Friendship Walk dan Poland Shopping Day: Cara Baru Polandia Pererat Kedekatan dengan Indonesia

0

Redaksi.co, Jakarta | Suasana Car Free Day Jakarta pada Minggu pagi (16/11/2025) terasa berbeda dengan hadirnya ratusan peserta Poland-Indonesia Friendship Walk. Kegiatan jalan sehat sejauh lima kilometer itu menjadi pembuka rangkaian Poland Festival ASEAN 2025, sebuah inisiatif besar yang menonjolkan budaya, inovasi, dan potensi ekonomi Polandia di kawasan Asia Tenggara.

Peserta yang terdiri dari warga Indonesia, komunitas internasional memulai perjalanan dari Bundaran HI menuju Grand Lucky SCBD. Acara ini diinisiasi oleh Polish Investment & Trade Agency (PAIH) bersama Kedutaan Besar Polandia di Jakarta, serta didukung oleh jaringan ritel Grand Lucky dan Hokky Group.

“Kami merayakan Festival Polandia tahun 2025 edisi keenam, dan saya berharap perayaan ini akan berlanjut dengan lebih istimewa di tahun-tahun mendatang,” ujar Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, yang turut menyapa peserta dan membagikan suvenir.

Merayakan Kebudayaan Lewat Komunitas
Barbara mengatakan bahwa Friendship Walk dirancang sebagai kegiatan inklusif bagi semua kalangan. Keterlibatan berbagai komunitas menjadi simbol kedekatan dan gaya hidup aktif yang ingin dipromosikan kedua negara.

Selepas jalan sehat, acara berlanjut dengan peluncuran resmi Poland Shopping Day 2025 di Grand Lucky SCBD. Program ini menggabungkan elemen budaya, demonstrasi kuliner Polandia, hingga showcase produk makanan dan gaya hidup. Para pengunjung disuguhkan berbagai aktivitas tematik yang menampilkan kreativitas Polandia dalam industri ritel dan FMCG.

Tahun ini, Poland Shopping Day digelar di tiga kota: Jakarta (16 November), Bali (21 November di Grand Lucky Sanur), dan Surabaya (22 November di Hokky Citraland). Selama berlangsungnya program, toko-toko peserta menghadirkan Poland Shopping Day Corner dengan aktivitas cooking demo, pertunjukan budaya, product sampling, serta penawaran promo khusus. Puncaknya, Poland Shopping Day Awards diberikan kepada mitra ritel yang dinilai berkontribusi besar terhadap penguatan kerja sama perdagangan kedua negara.

Dorongan Investasi dan Kerja Sama Jangka Panjang
Sebagai bagian dari Poland Festival ASEAN 2025, kegiatan ini juga menjadi panggung promosi bagi berbagai sektor unggulan Polandia, termasuk inovasi, pendidikan, kuliner, gaming, hingga gaya hidup.

Cezary Filipek, Head of Office PAIH Jakarta, menekankan bahwa kedekatan dua bangsa dapat tumbuh dari interaksi sederhana yang kemudian membuka pintu bagi kerja sama yang lebih besar.

“Melalui acara seperti ini, kami ingin membawa pengalaman positif yang bisa dinikmati masyarakat sehari-hari. Dari sana, kolaborasi dapat berkembang menjadi jembatan jangka panjang,” ujarnya.

Cezary juga menyoroti meningkatnya kemitraan dagang Polandia-Indonesia dalam enam tahun terakhir. Menurutnya, dari yang mulanya hanya beberapa merek, kini semakin banyak produk Polandia memasuki pasar Indonesia. Di masa depan, ia berharap hubungan dagang yang kuat akan berkembang menjadi kerja sama investasi di bidang pangan, transportasi berkelanjutan, transisi energi, pendidikan, hingga budaya.

“Ketika kami membawa makanan, itu artinya kami membawa cinta dan dari cinta itu lahir peluang bisnis dan investasi yang lebih besar,” tambahnya.

Deputy Head PAIH, Jacek Kolomyjec, ikut memberikan apresiasi kepada para peserta Friendship Walk.

“Meski mungkin sedikit lelah setelah lima kilometer, saya melihat begitu banyak senyum. Ini hari yang luar biasa,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Jakarta dan berharap para peserta menikmati pengalaman serta produk-produk Polandia.

Rekrutmen Bintara Brimob Polri Tahun 2025 Telah Ditutup, Animo Capai Ratusan Orang di Maluku Utara

0

REDAKSI.CO – Rekrutmen anggota Bintara Brimob Polri tahun anggaran 2025 resmi ditutup pada Selasa (18/11) kemarin. Antusiasme pendaftar cukup tinggi di wilayah Polda Maluku Utara, sebanyak 712 orang mendaftar untuk bergabung dalam Korps Bhayangkara.

Rekrutmen Bintara Brimob Polri tersebut dibuka Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri secara online pada 10-18 November lalu.

Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. mengatakan sejak pendaftaran di tutup pada 18 November 2025, tercatat sebanyak 712 orang pendaftar yang sudah terverifikasi.

“Sebanyak 712 orang pendaftar sudah terverifikasi, dengan rincian masing-masing wilayah per Polres yang telah mendaftar yakni Polresta Tidore 80 orang, Polres Ternate 252 orang, Polres Halbar 47 orang, Polres Halsel 92 orang, Polres Halut 99 orang, Polres Halteng 25 orang, Polres Haltim 23 orang, Polres Kepulauan Sula 51 orang, Polres Pulau Morotai 26 orang, dan Polres Pulau Taliabu 17 orang” ujar Kabid.

Dalam kesempatannya Kabid menegaskan Polda Malut akan terus memastikan bahwa seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas, guna menghasilkan personel Polri yang berkualitas, berintegritas dan siap menjalankan tugas serta menghadapi tantangan di masa depan.

“Dalam penerimaan ini, kami ingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji kelulusan dari oknum yang mengatasnamakan panitia seleksi. Para orang tua harus percaya pada kemampuan diri pribadi para casis. Jika ada yang mengatasnamakan, silahkan laporkan ke kami,” tutupnya.

_Subbid Penmas Bidhumas Polda Maluku Utara, 20 November 2025_

Talk Show Etika,Akurasi Dan Independensi Pers Di Era Digital Di Gelar Oleh Pemkot Jakarta Utara

0

Jakarta,Redaksi.co-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara melalui Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) menggelar Talkshow “Etika, Akurasi, dan Independensi: Tantangan Pers di Era Kecepatan Informasi” pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, Dewan Pers, akademisi, serta insan media untuk memperkuat kualitas informasi publik di tengah derasnya disrupsi digital.

Acara dibuka oleh Walikota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, dengan dihadiri Anggota Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto, berbagai tokoh pemuda, BAMUS Betawi 1982,organisasi wartawan, pimpinan Bank DKI Cabang Kantor Walikota, ASN, dan perangkat humas dari berbagai unit kerja.

Kepala Suku Dinas Kominfotik Jakarta Utara, Dr. Fauzi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gelaran ketiga selama tahun 2025. Ia menekankan pentingnya menjaga ruang informasi publik tetap akurat, kredibel, dan bebas misinformasi.

“Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara publik memperoleh informasi. Dalam arus informasi yang cepat dan sering tidak terverifikasi, kemampuan media menjaga integritas sangat penting bagi stabilitas ruang publik,” ujarnya.

Fauzi juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, pers, akademisi, dan masyarakat untuk mencegah penyebaran hoaks serta memperkuat literasi digital. Ia mengingatkan peserta agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan data pribadi sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) No. 27 Tahun 2022.

“Tidak sembarangan mengirim KTP, nomor rekening, atau foto pribadi. Risiko penyalahgunaan data sangat tinggi di era digital ini,” tegasnya.

Dalam Sambutannya Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat menyoroti tantangan besar bagi dunia Pers di era teknologi Artificial Intelligence (AI) yang semakin canggih, termasuk manipulasi foto dan video (deepfake).

Teknologi Artificial Intelligence sekarang mampu mengubah hal bohong seolah-olah benar,banyak masyarakat yang tidak memahami perbedaannya dan ini bisa menimbulkan kesalahpahaman,disinilah peran Pers sangat penting untuk menyajikan informasi yang akurat dan tidak hoaks,”ujar Hendra Hidayat selaku walikota jakarta utara.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi sehat antara pemerintah ,pers serta masyarakat merupakan fondasi untuk menciptakan ekosistem informasi yang bersih dan mencerdaskan,” tambahnya.

Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat menambahkan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyajikan informasi yang benar,berimbang serta bertanggungjawab,semoga membawa manfaat bagi masyarakat luas Jakarta Utara.

Dengan Kepedulian Tinggi, Bunda Indah Ajak Warga Segera Mengungsi dari Zona Merah Semeru

0

LUMAJANG, Redaksi.co – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas erosi. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), langsung bergerak cepat meninjau lokasi meski dalam kondisi malam hari. Kehadiran beliau di tengah situasi darurat ini menjadi bukti nyata kepedulian seorang pemimpin yang selalu hadir untuk rakyatnya saat menghadapi musibah.

Bunda Indah juga mengajak seluruh warga yang berada di kawasan rawan untuk mengutamakan keselamatan dengan segera menuju titik evakuasi yang telah disiapkan pemerintah. Saat ini, status Gunung Semeru berada pada Level IV (Awas) sejak pukul 17.00 WIB. Imbauan ini difokuskan bagi warga Desa Sumberwuluh, Jugosari, Kecamatan Candipuro, serta Kecamatan Pronojiwo, yang berada dalam wilayah zona merah.

Dalam keterangannya pada Rabu (19/11/2025), Bunda Indah menyampaikan pesan penuh empati, “Keselamatan panjenengan sedoyo adalah yang utama bagi kami. Kami ingin setiap keluarga merasa aman, terlindungi, dan terfasilitasi dengan baik. Evakuasi ini adalah langkah pencegahan demi kebaikan bersama.

Pemerintah daerah bersama BPBD Lumajang telah menyiapkan lokasi evakuasi yang layak, aman, dan nyaman. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan perangkat desa, relawan, serta aparat terkait untuk memastikan proses evakuasi berlangsung tertib dan penuh perhatian.

Warga dianjurkan membawa perlengkapan penting secara ringkas, masker, air minum, obat-obatan pribadi, serta dokumen penting agar proses evakuasi tetap mudah dan tidak menyulitkan.

Bunda Indah menekankan bahwa langkah evakuasi ini bukanlah tanda kepanikan, melainkan wujud kasih sayang pemerintah terhadap masyarakat.

“Kita hadapi kondisi ini dengan tenang dan saling menguatkan. Pemerintah selalu hadir bersama panjenengan semua, memastikan keselamatan dan ketenangan tetap terjaga.”

Pemantauan kondisi Gunung Semeru terus dilakukan secara real-time oleh BPBD dan instansi terkait. Informasi resmi akan disampaikan melalui kanal pemerintah agar masyarakat memperoleh kabar yang jelas, akurat, dan dapat dipercaya.

Reporter: Sofyan

Wujudkan Pelayanan Prima, Polres Jember Intensifkan Pembangunan SPPG untuk Pemenuhan Gizi

0

JEMBER, redaksi.co – Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra meninjau langsung perkembangan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Jember di Kecamatan Mayang, Senin siang (17/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Ferry Dharmawan beserta para Pejabat Utama (PJU) Polres Jember guna memastikan proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan perencanaan.

Hasil evaluasi di lapangan menunjukkan bahwa progres pembangunan SPPG telah mencapai 80%. Sejumlah fasilitas pelayanan dan ruang pendukung untuk kebutuhan gizi masyarakat mulai tampak dan mengalami perkembangan yang signifikan.

AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan langkah konkret Polres Jember dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui layanan pemenuhan gizi di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi, sesuai dengan program Presiden RI.

“SPPG ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan dukungan dan pelayanan terkait pemenuhan gizi masyarakat, sebagaimana program pemerintah,” tegas Kapolres.

Selain meninjau progres fisik bangunan, rombongan juga memeriksa berbagai kesiapan pendukung pelayanan, mulai dari ruang konsultasi gizi, fasilitas edukasi, hingga sistem pendataan. Langkah ini dilakukan agar pelayanan SPPG nantinya dapat berjalan profesional, efektif, dan tepat sasaran.

Wakapolres dan para pejabat lainnya turut menyampaikan dukungan penuh agar pembangunan SPPG dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

“Harapan kami, pembangunan segera mencapai 100% sehingga bisa langsung difungsikan. Semakin cepat operasional, semakin cepat pula masyarakat merasakan manfaatnya,” tambah AKBP Bobby.

Dengan percepatan pembangunan SPPG ini, Polres Jember menunjukkan komitmen kuat untuk hadir dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta gizi masyarakat, selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan program Presiden RI.

Reporter: Sofyan

Cegah Pertumpahan minyak RI Di Laut, Kodaeral IV Dukung National Marpolex 2025

0

 

Redaksi.co – Batam | Kodaeral IV yang diwakili oleh Dansatrol Kodaeral IV Kolonel Laut (P) Puji Basuki, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., mengikuti secara langsung pelaksanaan National Marpolex 2025 yang digelar di Pelabuhan Bintang 99, Batu Ampar. Selasa siang, (18/11/25).

Kegiatan ini juga diikuti oleh prajurit Jalasena Kodaeral IV sebagai bagian dari komitmen TNI AL dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan penanggulangan pencemaran laut di wilayah perairan Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, TNI AL dalam hal ini Kodaeral IV menegaskan bahwa latihan terpadu Marpolex menjadi ajang penting untuk memantapkan prosedur operasi, meningkatkan koordinasi antarlembaga, serta menguji efektivitas peralatan mitigasi tumpahan minyak di laut.

National Marpolex 2025 di Batam juga memperkuat sinergi antara TNI AL, kementerian/lembaga, dan stakeholder maritim guna memastikan keamanan serta kelestarian lingkungan laut nasional. (Dispen Kodaeral IV)

Pria Asal Kepanjen Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Macema

0

JEMBER, Redaksi.co – Warga Dusun Kalimalang, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di pesisir Pantai Macema pada Rabu pagi, 19 November 2025, sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban diketahui bernama Sulaiman (64), warga Dusun Panggul Melati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Menurut keterangan keluarga maupun aparat, korban sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta dan memiliki riwayat penyakit dimensia yang sedang menjalani perawatan jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Selasa, 18 November 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, korban meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda onthel berwarna hijau. Hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang, sehingga pihak keluarga mulai cemas dan melakukan pencarian mandiri.

Keesokan paginya sekitar pukul 05.00 WIB, saksi bernama Kodim (55), seorang security tambak yang sedang berpatroli, melihat sosok pria tergeletak tanpa busana di area sandaran perahu (jukung) di Pantai Macema.

“Saat itu saya sedang melakukan patroli rutin di wilayah tambak. Namun ketika mendekati area perahu, saya dikejutkan dengan seorang pria yang tergeletak tanpa busana. Setelah saya cek, ternyata pria paruh baya itu sudah tidak bernyawa,” ungkap Kodim.

Ia kemudian segera menghubungi warga sekitar dan meneruskan laporan tersebut ke Polsek Gumukmas.

Menerima laporan warga, Polsek Gumukmas bersama Unit Resmob Barat, Pol Air Puger, serta tenaga kesehatan Puskesmas Gumukmas langsung menuju lokasi. Petugas medis melakukan visum luar sebelum jenazah dievakuasi.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Semua penanganan kami lakukan sesuai prosedur,” jelas PLH Kapolsek Gumukmas, Ipda Amin Sahril, SH.

Pihak keluarga korban menyatakan bahwa kematian Sulaiman diyakini sebagai musibah. Mereka menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat dimensia yang kerap menyebabkan disorientasi dan tingkah laku tidak terkontrol. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan resmi menolak dilakukan otopsi.

Setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimandikan dan dimakamkan.

PLH Kapolsek Gumukmas, Ipda Amin Sahril, SH, mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit tertentu, khususnya lansia penderita dimensia.

“Kami mengingatkan kepada warga yang memiliki anggota keluarga lansia atau penderita dimensia agar selalu melakukan pengawasan ketat. Bila meninggalkan rumah, sebaiknya didampingi demi menghindari kejadian serupa,” tegasnya.

Beliau juga meminta masyarakat untuk segera melapor kepada aparat desa atau pihak kepolisian apabila menemukan seseorang dengan kondisi mencurigakan atau berjalan tanpa arah di area publik.

“Segera laporkan bila menemukan hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan diri maupun orang lain,” pungkasnya.

Reporter: Sofyan