Beranda blog Halaman 382

Jelang Nataru, Pemkab Fakfak Turun ke Kampung, Berbagi Kasih dalam Semangat Kekeluargaan

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bupati Fakfak Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Fakfak Donatus Nimbitkendik menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di sejumlah kampung di Distrik Fakfak Timur Tengah, Senin (22/12/2025).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Fakfak terhadap masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Kampung yang menerima bantuan meliputi Kampung Kwama, Kalamanu, Wayati Barat, Wayati Timur, serta Kampung Wayati

Bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati kepada perwakilan masyarakat dan kepala kampung. Selanjutnya, penyaluran bantuan akan diteruskan oleh masing-masing kepala kampung agar dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat menjelang Natal merupakan wujud komitmen untuk memastikan masyarakat merasakan perhatian dan kebersamaan, terutama pada momentum hari raya.

Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sebelumnya, termasuk bantuan dari Bulog, telah berjalan dengan baik. Pemerintah daerah mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses distribusi bantuan sehingga dapat terlaksana secara lancar dan tepat sasaran.

Menutup kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru kepada seluruh masyarakat. Mereka berharap perayaan Natal dapat membawa kedamaian, sukacita, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Fakfak

Kapolres Madina Tegaskan Sanksi Tegas hingga PTDH Jika Anggota Terlibat Kaburnya Terduga Bandar Sabu

0

Mandailing Natal – Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sopandi Paloh menegaskan komitmennya untuk menindak tegas bahkan memberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) anggota Polri apabila terbukti terlibat dalam kaburnya terduga bandar narkoba jenis sabu, Romadon, dari tahanan Mapolsek Muara Batang Gadis (MBG).


Penegasan tersebut disampaikan Kapolres menyusul insiden kaburnya Romadon yang sebelumnya diserahkan oleh warga Desa Singkuang I dan Singkuang II khususnya kelompok emak – emak ke Mapolsek MBG untuk diproses secara hukum atas dugaan keterlibatannya dalam peredaran narkotika.


Namun, hanya berselang beberapa waktu setelah diserahkan, warga dikejutkan dengan kaburnya Romadon bersama istrinya menggunakan sepeda motor. Peristiwa tersebut memicu kemarahan warga hingga berujung pada aksi pembakaran Kantor Polsek Muara Batang Gadis, satu unit mobil dinas, serta sejumlah sepeda motor yang terparkir di lokasi kejadian.


AKBP Arie Sopandi Paloh mengaku sangat prihatin atas insiden tersebut dan tidak menutup kemungkinan adanya kelalaian dari internal kepolisian, di samping tindakan masyarakat yang melanggar hukum.


“Atas kesalahan atau kekurangan dari personel Polri, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Bisa jadi ada prosedur yang belum dipahami sepenuhnya oleh masyarakat terkait aturan dan perundang-undangan yang berlaku di negara kita,” ujar Kapolres saat duduk bersama warga membahas insiden pembakaran Mapolsek MBG di Kantor Desa Singkuang, Minggu (21/12) malam.


Kapolres menegaskan bahwa proses internal tengah berjalan untuk mengungkap penyebab kaburnya terduga bandar narkoba tersebut.


“Apabila dalam proses ini ditemukan adanya kesilapan, kelalaian, atau bahkan keterlibatan anggota Polri, maka akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Tidak menutup kemungkinan sanksi terberat berupa pemberhentian dengan tidak hormat,” tegas perwira menengah Polri berpangkat dua melati itu.


Di sisi lain, Kapolres juga menegaskan bahwa penegakan hukum berlaku untuk semua pihak tanpa pandang bulu. Masyarakat yang terlibat dalam tindakan melanggar hukum, termasuk perusakan dan pembakaran fasilitas negara, juga akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


“Kami memahami kekecewaan dan kemarahan masyarakat. Namun, setiap tindakan yang melanggar hukum tetap harus dipertanggungjawabkan secara hukum,” pungkasnya.

Wujud Polri Presisi, Bhabinkamtibmas Desa Kamaya Bersama Warga Bangun Jalan Tani*

0

REDAKSI.CO – Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kamaya, Kecamatan Taliabu Timur, Bripda Saiful Amrianto Ambo Asse, dengan turut serta bergotong royong bersama warga membangun jalan tani, guna mempermudah aktivitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Senin, (22/12).

Kegiatan gotong royong tersebut dilaksanakan bersama masyarakat Desa Kamaya sebagai bentuk kebersamaan dan sinergitas antara Polri dan warga.

Pembangunan jalan tani ini sangat penting karena menjadi akses utama masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian serta menunjang mobilitas warga menuju kebun dan lahan pertanian.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga desa.

“Melalui kegiatan gotong royong pembangunan jalan tani ini, Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut berperan aktif membantu masyarakat dalam memperlancar aktivitas sehari-hari, khususnya di sektor pertanian. Hal ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang selalu dekat dan melayani masyarakat,” ujar kabid humas.

la menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Maluku Utara.

Ciptakan Lalu Lintas Aman, Satgas Kamseltibcar Lantas Gencarkan Imbauan di Hari Ketiga Operasi Lilin*

0

REDAKSI.CO – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Operasi Lilin, personel Satgas Kamseltibcar Lantas Polda Maluku Utara terus melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas serta pemberian imbauan kepada masyarakat pengguna jalan di kawasan Bundaran Kota Sofifi. Senin, (22/12).

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara humanis kepada pengendara yang masih melakukan pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar, kendaraan tidak dilengkapi kaca spion, serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, personel Satgas Kamseltibcar Lantas juga mengingatkan para pengendara agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Pada hari ketiga Operasi Lilin ini, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Gunakan helm, lengkapi kendaraan sesuai ketentuan, serta hindari penggunaan knalpot brong demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ujar kabid humas.

Ia menambahkan, Polda Maluku Utara akan terus mengintensifkan kegiatan pengamanan, pengaturan, serta edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif selama Operasi Lilin berlangsung..

Di Momen Hari Ibu ke 97, Pemkab Aceh Barat Adakan Trauma Healing Bagi Masyarakat Terdampak Bencana Banjir

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar kegiatan Trauma Healing bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Senin 22/12/2025

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia, SE, MM, Staf Ahli TP PKK Lisa Nazmi, SE, serta Plt. Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh Barat Ny. Cut Zulfahnur Safitri. Turut hadir Ketua Persit Kodim 0105/Aceh Barat dan Ketua Bhayangkari Polres Aceh Barat sebagai bentuk sinergi lintas organisasi perempuan dalam mendukung pemulihan pascabencana.

Ketua TP PKK Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya kelompok rentan pasca banjir.
“Dalam kegiatan ini, kami menhadirkan psikolog dan menyerahkan 17 paket bantuan bagi ibu hamil yang didistribusikan ke beberapa desa terdampak, yakni Desa Jambak, Lawet, Lango, dan Canggai,” ujar Afrinda.

Ia menambahkan, agenda trauma healing ini diharapkan mampu membantu proses pemulihan luka batin masyarakat, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang mengalami tekanan psikologis akibat bencana banjir.

Menurut Afrinda, Trauma healing merupakan proses penyembuhan akibat pengalaman traumatis seperti bencana alam, kehilangan, maupun tekanan emosional lainnya yang memengaruhi emosi, pikiran, dan perilaku.

Disebutkannya, Melalui pendekatan ini, diharapkan korban dapat kembali menemukan keseimbangan mental dan menjalani kehidupan secara normal tanpa bayang-bayang trauma masa lalu, ujar Afrinda

Sedabfkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlimdungan Anak dan Keluarga Berencana) (DP3AKB) Abdullah, SS menyebutkan, pada kegiatan tersebut, anak-anak diajak belajar sambil bermain melalui berbagai aktivitas edukatif dan permainan interaktif. Metode ini dinilai efektif untuk membantu anak mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang menyenangkan dan aman.

Kata Abdullah, Pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan holistik, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental masyarakat
pasca bencana, Pungkasnya ****

Hari Bela Negara ke -77,Atlet Pelajar Tangerang Terima Bonus Prestasi

0

Bela Negara Lewat Prestasi, Pemkot Beri Bonus Atlet Peraih Medali POPNAS–PEPARPENAS

 

 

Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tingkat Kota Tangerang menjadi momentum penegasan peran strategis generasi muda sebagai pilar utama masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, saat menjadi pembina Apel Peringatan Hari Bela Negara di Kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Senin (22/12/2025).

 

Dalam amanatnya, Herman, menegaskan bahwa nilai-nilai bela negara harus tertanam kuat pada generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan global. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata di berbagai bidang, salah satunya melalui prestasi.

 

“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Semangat bela negara dapat diwujudkan melalui kontribusi positif, prestasi, dan dedikasi sesuai dengan bidang masing-masing. Para atlet pelajar Kota Tangerang telah membuktikan hal tersebut melalui prestasi yang membanggakan di tingkat nasional,” ujar Herman.

 

Pada momentum tersebut, Pemerintah Kota Tangerang turut memberikan apresiasi berupa bonus senilai Rp221.500.000 kepada para atlet dan pelatih peraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI yang diselenggarakan di DKI Jakarta pada November lalu.

 

Herman juga menyampaikan, prestasi yang diraih para atlet pelajar tidak hanya membawa harum nama Kota Tangerang, tetapi juga mencerminkan karakter generasi muda yang disiplin, bermental juara, serta memiliki semangat pantang menyerah.

 

“Para atlet pelajar adalah contoh nyata generasi muda yang berjiwa bela negara. Mereka menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa dapat dilakukan melalui prestasi, sportivitas, dan kerja keras,” tambahnya.

 

 

Pemkot Tangerang, lanjut Herman, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga, agar prestasi yang telah diraih dapat terus ditingkatkan dan berkelanjutan.

 

Pada kesempatan yang sama, yang juga bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu, Sekda turut menyampaikan apresiasi kepada para ibu dan perempuan atas peran pentingnya dalam membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air dan memiliki semangat bela negara.

 

“Apa yang diraih generasi muda hari ini tidak terlepas dari peran para ibu yang telah mendidik, membimbing, dan mendoakan anak-anaknya. Untuk itu, kami mengucapkan Selamat Hari Ibu kepada seluruh ibu dan perempuan hebat, khususnya di Kota Tangerang,” pungkasnya.(*/red)

PMI–JRCS Laksanakan School and Community Resilience Project di Desa Kepanjen Gumukmas Jember

0

JEMBER, redaksi.co – Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Japanese Red Cross Society (JRCS) melaksanakan kegiatan School and Community Resilience Project (SCRP) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, pada Senin, 23 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan ketangguhan sekolah dan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana

Di Kabupaten Jember, program SCRP hanya dilaksanakan di tiga desa terpilih, yakni Desa Kepanjen (Kecamatan Gumukmas), Desa Puger Kulon, dan Desa Puger Wetan (Kecamatan Puger). Penetapan ketiga desa tersebut didasarkan pada tingkat kerawanan bencana serta kesiapan masyarakat dan pemerintah desa dalam mendukung program pengurangan risiko bencana.

Pelaksanaan kegiatan di Desa Kepanjen melibatkan unsur pemerintah desa, pihak sekolah, relawan PMI, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas kesiapsiagaan bencana melalui edukasi kebencanaan, penyusunan rencana aksi, penguatan peran komunitas sekolah, serta pemahaman dasar tanggap darurat.

Koordinator Desa Kepanjen, H. Muklas, menyampaikan bahwa kegiatan SCRP sangat relevan dengan kondisi wilayah Desa Kepanjen yang memiliki potensi risiko bencana.

“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan sekolah di Desa Kepanjen. Dengan adanya pendampingan dari PMI dan JRCS, kami menjadi lebih memahami langkah-langkah kesiapsiagaan bencana, mulai dari pencegahan hingga penanganan saat darurat. Harapannya, ilmu yang didapat bisa diterapkan secara berkelanjutan oleh warga,” ujarnya.

Selain kegiatan utama, di lokasi yang sama Miskat selaku relawan sekaligus Wakil Koordinator Desa Kepanjen juga melakukan sosialisasi secara door to door kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada warga terkait potensi risiko bencana serta langkah-langkah antisipasi yang dapat dilakukan sejak dini.

Kegiatan sosialisasi tersebut menyasar 764 Kartu Keluarga (KK), dengan fokus pada peningkatan kesiapsiagaan keluarga dan perlindungan kelompok rentan agar masyarakat lebih siap dan tanggap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.

Dengan pelaksanaan School and Community Resilience Project di Desa Kepanjen, diharapkan terbangun lingkungan sekolah dan komunitas yang lebih tangguh, responsif, dan mandiri, sekaligus menjadi contoh praktik baik pengurangan risiko bencana di Kabupaten Jember.

Reporter: Sofyan

Bea Cukai Sumbagtim Musnahkan Barang Ilegal Rp45,8 Miliar, 759 Penindakan Sepanjang 2025

0

Redaksi.co | Palembang —
Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) mencatat kinerja pengawasan yang signifikan sepanjang tahun 2025. Sebanyak 759 kali penindakan dilakukan melalui sinergi pengawasan darat dan laut guna mencegah masuknya barang ilegal ke wilayah Indonesia.

Menutup tahun 2025, Bea Cukai Sumbagtim melaksanakan pemusnahan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan di seluruh satuan kerja wilayahnya. Pemusnahan dilakukan secara bertahap oleh Bea Cukai Tanjungpandan pada 9 Desember, Bea Cukai Jambi dan Bea Cukai Pangkalpinang pada 18 Desember, serta puncaknya bersama Bea Cukai Palembang pada Jumat, 19 Desember 2025.

Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagtim, Agus Yulianto, mengatakan total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp45.822.773.620, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp8.063.333.319.

“Pemusnahan ini merupakan wujud komitmen Bea Cukai dalam menjalankan fungsi community protector, menjaga keamanan masyarakat, melindungi industri dalam negeri, serta menyelamatkan keuangan negara,” ujar Agus.

Barang yang dimusnahkan didominasi oleh hasil penindakan di bidang cukai, berupa 10.567.628 batang rokok ilegal dan 299,45 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal. Penindakan ini dinilai konsisten dalam menekan peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Sumatera bagian timur.

Selain pelanggaran cukai, Bea Cukai juga memusnahkan barang impor ilegal yang melanggar ketentuan larangan dan/atau pembatasan (lartas) serta berpotensi membahayakan keamanan dan kesehatan masyarakat. Di antaranya air gun jenis Glock 19 beserta amunisi yang peredarannya dilarang, serta barang bekas tidak layak pakai (balepress) yang dilarang impor karena berisiko membawa penyakit dan mengganggu perekonomian nasional.

Agus menegaskan, pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari penegakan hukum sesuai Undang-Undang Kepabeanan dan Cukai. Bea Cukai sebagai instansi di bawah Kementerian Keuangan memiliki peran strategis dalam pengawasan perbatasan dan penegakan ketentuan lartas.

“Setiap tindakan penegakan hukum dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Keberhasilan pengawasan tersebut merupakan hasil sinergi antara Bea Cukai dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, serta masyarakat. Ke depan, Bea Cukai Sumbagtim berkomitmen terus memperkuat pengawasan dan pelayanan guna mendukung terwujudnya sistem kepabeanan dan cukai yang bersih, modern, dan berintegritas. (DNL)

Malam Anugerah SANFFEST 2025: Panggung Mimpi Santri dari Pesantren ke Layar Nasional

0

Redaksi.co, Jakarta | Sasono Langgen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ahad malam (21/12/2025), menjadi saksi perayaan kreativitas santri dari berbagai penjuru Indonesia dalam Malam Anugerah Santri Film Festival (SANFFEST) 2025. Ajang yang untuk pertama kalinya digelar ini menandai lahirnya ruang baru bagi santri untuk bersuara melalui medium film.

Ketua Komite SANFFEST 2025, Neno Warisman, menyampaikan bahwa SANFFEST bukan sekadar festival film, melainkan proses panjang pendampingan dan pendidikan. Rangkaian kegiatan berlangsung hampir dua bulan, dimulai sejak tahap ta’aruf pada 21 Oktober hingga malam puncak penganugerahan.

Menurut Neno, tantangan terbesar adalah membangun identitas baru di dunia penganugerahan film. SANFFEST hadir dengan standar berbeda, termasuk menghadirkan orkestra dan paduan suara secara langsung. Fanfare yang mengiringi malam puncak diciptakan khusus dan dimainkan live, sebuah hal yang jarang dilakukan dalam ajang serupa.

“Semua dibuat sendiri dan ditampilkan secara langsung. Tidak mudah, tetapi ini penting untuk membangun karakter dan kesungguhan SANFFEST,” katanya.

Neno mengaku terkejut sekaligus terharu melihat kualitas karya para santri. Film-film yang ditampilkan dinilai melampaui ekspektasi, baik dari segi visual, poster, maupun kekuatan narasi.

“Selama ini ada stigma bahwa santri hanya berkutat dengan kitab. Film-film ini membuktikan sebaliknya. Mereka menghadirkan sudut pandang yang segar dan kuat. Ini bisa menjadi gelombang baru dalam perfilman Indonesia,” ungkapnya.

Malam Anugerah SANFFEST 2025 turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembaharuan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Ketua Lembaga Sensor Film Naswardi, sastrawan Habiburrahman El Shirazy, serta sejumlah tokoh budaya, sineas, dan perwakilan lembaga negara.

Keterbatasan untuk menghadirkan seluruh nominator dari berbagai daerah menjadi tantangan tersendiri. Namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme peserta. Sejumlah santri datang secara mandiri dari daerah jauh seperti Wonosobo, Makassar, dan wilayah lainnya.

“Bagi mereka, bisa hadir dan menjadi bagian dari SANFFEST saja sudah menjadi kebanggaan. Ada yang menempuh perjalanan panjang dan menginap seadanya, tanpa mempersoalkan menang atau tidak,” tutur Neno dengan nada haru.

Lebih dari sekadar apresiasi, SANFFEST juga membuka jalan bagi santri untuk masuk ke ekosistem ekonomi kreatif. Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan, komunitas film, hingga platform pemutaran karya. Platform Lokal film, misalnya, berkomitmen menayangkan seluruh film nominasi agar para santri memperoleh pengalaman profesional sekaligus manfaat ekonomi dari karya mereka

“Kami ingin SANFFEST menjadi rumah bersama bagi kreativitas santri, tempat mereka tumbuh, diasuh, dan diberi ruang untuk bermimpi lebih besar,” pungkasnya.

Malam Anugerah SANFFEST 2025: Panggung Mimpi Santri dari Pesantren ke Layar Nasional

0

Redaksi.co, Jakarta | Sasono Langgen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ahad malam (21/12/2025), menjadi saksi perayaan kreativitas santri dari berbagai penjuru Indonesia dalam Malam Anugerah Santri Nasional Film Festival (SANFFEST) 2025. Ajang yang untuk pertama kalinya digelar ini menandai lahirnya ruang baru bagi santri untuk bersuara melalui medium film.

Ketua Komite SANFFEST 2025, Neno Warisman, menyampaikan bahwa SANFFEST bukan sekadar festival film, melainkan proses panjang pendampingan dan pendidikan. Rangkaian kegiatan berlangsung hampir dua bulan, dimulai sejak tahap ta’aruf pada 21 Oktober hingga malam puncak penganugerahan.

Menurut Neno, tantangan terbesar adalah membangun identitas baru di dunia penganugerahan film. SANFFEST hadir dengan standar berbeda, termasuk menghadirkan orkestra dan paduan suara secara langsung. Fanfare yang mengiringi malam puncak diciptakan khusus dan dimainkan live, sebuah hal yang jarang dilakukan dalam ajang serupa.

“Semua dibuat sendiri dan ditampilkan secara langsung. Tidak mudah, tetapi ini penting untuk membangun karakter dan kesungguhan SANFFEST,” katanya.

Neno mengaku terkejut sekaligus terharu melihat kualitas karya para santri. Film-film yang ditampilkan dinilai melampaui ekspektasi, baik dari segi visual, poster, maupun kekuatan narasi.

“Selama ini ada stigma bahwa santri hanya berkutat dengan kitab. Film-film ini membuktikan sebaliknya. Mereka menghadirkan sudut pandang yang segar dan kuat. Ini bisa menjadi gelombang baru dalam perfilman Indonesia,” ungkapnya.

Malam Anugerah SANFFEST 2025 turut dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembaharuan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Ketua Lembaga Sensor Film Naswardi, sastrawan Habiburrahman El Shirazy, serta sejumlah tokoh budaya, sineas, dan perwakilan lembaga negara.

Keterbatasan untuk menghadirkan seluruh nominator dari berbagai daerah menjadi tantangan tersendiri. Namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme peserta. Sejumlah santri datang secara mandiri dari daerah jauh seperti Wonosobo, Makassar, dan wilayah lainnya.

“Bagi mereka, bisa hadir dan menjadi bagian dari SANFFEST saja sudah menjadi kebanggaan. Ada yang menempuh perjalanan panjang dan menginap seadanya, tanpa mempersoalkan menang atau tidak,” tutur Neno dengan nada haru.

Lebih dari sekadar apresiasi, SANFFEST juga membuka jalan bagi santri untuk masuk ke ekosistem ekonomi kreatif. Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kebudayaan, komunitas film, hingga platform pemutaran karya. Platform Lokal film, misalnya, berkomitmen menayangkan seluruh film nominasi agar para santri memperoleh pengalaman profesional sekaligus manfaat ekonomi dari karya mereka

“Kami ingin SANFFEST menjadi rumah bersama bagi kreativitas santri, tempat mereka tumbuh, diasuh, dan diberi ruang untuk bermimpi lebih besar,” pungkasnya.