Selasa, Maret 17, 2026
Beranda blog Halaman 344

Dadan Hindayana : Program MBG Dibiayai APBN Tingkatkan Rantai Pasok, Bina Petani, hingga UMKM.

0

Redaksi.Co || Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan program makan bergizi gratis (MBG) dibayar oleh badannya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Jadi mohon kerja samanya Ibu-Bapak sekalian, nanti di daerah, untuk program makannya tidak perlu ditambahkan lagi, karena berapa pun akan dibayar oleh Badan Gizi,” kata Dadan dalam keterangan yang diterbitkan Kemendagri saat mengisi retreat atau pembekalan kepala daerah di Akmil Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2) kemarin.

Dadan menjelaskan program MBG diharapkan mampu memicu meningkatnya sirkulasi ekonomi di daerah, karena melibatkan para petani, hingga pengusaha lokal.

Ia mengatakan kepala daerah dapat berkontribusi dengan program MBG melalui dukungan terhadap perbaikan infrastruktur, termasuk pendidikan.

Di samping itu, daerah juga dapat memberikan dukungan dengan mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan rantai pasok, membina petani, nelayan, peternak, hingga UMKM.

“Dengan demikian kalangan tersebut akan mampu mendorong terpenuhinya pasokan kebutuhan gizi,” kata dia.

Dadan menjelaskan BGN tengah berupaya menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk menyukseskan program MBG. Dirinya berharap program ini ke depannya akan mampu berdampak positif terhadap masyarakat, dan khususnya para generasi produktif di masa depan.

“Memang tujuan utamanya adalah investasi SDM jangka panjang, tetapi yang akan diuntungkan adalah masyarakat, terutama masyarakat Ibu-Bapak [kepala daerah] sekalian,” kata dia.

Saat ini, anggaran Badan Gizi Nasional mencapai Rp71 triliun tetapi harus dipangkas 0,2845 persen alias Rp200,2 miliar imbas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.***

Foto : Istimewa

Editor : M. Nabil

Kades SP 5 Tak Bantah Tanah Aset Desa Sudah Pindah Tangan, Ratusan Hektare Diduga Dijual Rp 60 Juta

0

Redaksi.co | PALEMBANG – Kasus dugaan penjualan aset desa oleh oknum Kepala Desa (Kades) Suka Maju (SP 5), Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), semakin mencuat.

Imam Ayatullah, Kades Suka Maju, tidak membantah bahwa tanah aset desa eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Bina Sains Cemerlang telah berpindah tangan kepada warga bernama Bambang Karyanto. Menurutnya, tanah tersebut diserahkan untuk dijadikan paket kebun plasma.

“Sudah dibuat plasma 4 paket,” kata Imam Ayatullah saat dikonfirmasi.

Namun, informasi yang dihimpun dari sumber terpercaya mengatakan, sebanyak 60 lembar surat kepemilikan tanah dengan luas masing-masing sekitar 1,8 hektare atau total 108 hektare eks kebun PT Bina Sains Cemerlang, telah diserahkan kepada Bambang Karyanto melalui proses jual beli. Bahkan, Kades Imam Ayatullah disebut menerima uang sebesar Rp60 juta dari Bambang Karyanto.

Ketua Umum LSM POSE RI, **Desri, SH**, menegaskan bahwa pernyataan Kades Imam Ayatullah semakin menguatkan dugaan penjualan aset desa.

“Kades sudah membenarkan bahwa tanah hasil perjuangan masyarakat eks HGU PT Bina Sains Cemerlang telah berpindah tangan kepada Bambang Karyanto. Ini menunjukkan indikasi jual beli lahan yang seharusnya untuk kepentingan desa,” ujar Desri.

Desri mendesak aparat penegak hukum, khususnya Unit Tipikor Polda Sumsel, untuk segera memeriksa kasus ini secara menyeluruh.

“Kami telah melaporkan hal ini secara resmi. Jika tidak ada transaksi jual beli, perpindahan penguasaan lahan dan surat-suratnya diduga tidak melalui musyawarah mufakat masyarakat. Ada indikasi permufakatan jahat oleh oknum kades untuk menguasai hasil plasma secara pribadi,” tambahnya.

Tak hanya dugaan penjualan aset tanah, LSM POSE RI juga menerima laporan terbaru dari masyarakat mengenai hilangnya dua unit motor inventaris desa.

Kedua motor tersebut adalah 1 unit motor trail Honda CRF dan 1 unit motor Honda Vario, yang merupakan kendaraan dinas Kades dan Sekretaris Desa (Sekdes). Motor tersebut dibeli menggunakan dana Alokasi Dana Desa dan Kelurahan (ADDK) yang bersumber dari APBD Kabupaten Musi Banyuasin.

“Saat serah terima dengan kades lama, motor tersebut ada. Tapi sekarang sudah lama tidak kelihatan. Ada yang bilang katanya sudah dijual,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Desri menegaskan bahwa hilangnya motor inventaris desa ini menambah panjang daftar dugaan penyelewengan yang dilakukan oknum Kades Suka Maju.

“Kami akan melaporkan kasus ini ke Tipikor Polda Sumsel dan Kejati Sumsel. Oknum kades ini harus segera ditindak secara hukum. Jika tidak, aset desa Suka Maju bisa habis. Masyarakat sudah sangat resah,” tegasnya.

Masyarakat Desa Suka Maju dilaporkan semakin resah dengan berbagai dugaan penyelewengan yang dilakukan oknum Kades.

Desri meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas.
“Kami meminta transparansi dalam pengelolaan aset desa. Jangan sampai kepentingan pribadi mengorbankan hak-hak masyarakat,” tandasnya.

LSM POSE RI berencana melaporkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika tidak ada tindakan serius dari pihak berwajib.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika perlu, kami akan bawa kasus ini ke tingkat nasional,” ujar Desri.(*)

“Remake Ada Apa Dengan Cinta (AADC) Hadir! Rangga & Cinta Perkenalkan Generasi Baru”

0

redaksi.co | Jakarta – Miles Films kembali akan meramaikan perfilman di tanah air kita dengan membuat remake film Ada Apa Dengan Cinta (AADC). Dalam konferensi pers perkenalan pemain film Rangga & Cinta. The Rebirth Of Ada Apa Dengan Cinta? di Plaza Senayan XXI Jumat 28/2/2025. Yang disutradarai oleh Riri Riza, serta diproduseri oleh Mira Lesmana, Nicholas Saputra, dan Toto Prasetyanto ini akan dibintangi oleh wajah-wajah baru dan sebagian besar baru pertama kali akan tampil di layar lebar.

Mereka adalah El Putra Sarira yang akan berperan sebagai Rangga, Leya Princy sebagai Cinta, Jasmine Nadya sebagai Alya, Kyandra Sembel sebagai Maura, Katyana Mawira sebagai Milly, Daniella Tumiwa sebagai Karmen, Rafly Altama sebagai Mamet, dan Rafi Sudirman sebagai Borne. Nama-nama tersebut menambah panjang daftar talenta-talenta muda yang telah dilahirkan oleh Miles Films sebelumnya dan kemudian sukses di dunia film dan hiburan tanah air.

Sejumlah nama besar seperti Surya Citra Media, Trinity Entertainment Network, Jagartha, Dwidaya Amadeo Gemintang, Barunson E&A, Imajinari, Melyana Tjahyadikarta, Niken Rachmad, dan Ignatius Andy turut berperan dalam perjalanan produksi Rangga & Cinta

Antusiasme pecinta film Tanah Air kembali membuncah dengan hadirnya Rangga & Cinta, film yang menandai kelahiran kembali kisah legendaris AADC. Di tengah nostalgia yang kuat, film ini tampil dengan wajah-wajah baru sebagai pemeran utama, membawa semangat segar untuk generasi sekarang.

“Saya senang sekali melihat banyak pihak yang ingin merayakan kelahiran kembali kisah AADC melalui film ini. Saya juga sangat berterima kasih atas kepercayaan dan keyakinan mereka terhadap keputusan memilih wajah-wajah baru sebagai pemeran utama,” ungkap Mira.

Sutradara Riri Riza mengungkapkan, “Adalah sebuah kebahagiaan tersendiri bisa menemukan bakat-bakat baru dalam film-film yang kami produksi. Saya berharap, melalui film Rangga & Cinta, akan kembali hadir talenta muda baru yang akan bisa menjadi aktor-aktor profesional dan turut memajukan perfilman Indonesia.”

Ko-Produser Nicholas Saputra memberikan apresiasinya kepada pemeran film Rangga & Cinta yang saat ini tengah menjalani proses syuting, “Keseriusan mereka menjalani persiapan syuting ini tidak main-main. Mereka tidak hanya multitalenta, tapi juga berkomitmen tinggi. Saya senang sekali bisa ikut terlibat dan menyaksikan para aktor muda dan kru berkolaborasi melahirkan kembali drama remaja yang telah menjadi ikon perfilman nasional dan melekat di hati masyarakat.”

Film ini tidak hanya menyuguhkan nostalgia, tetapi juga menghadirkan perspektif baru yang relevan dengan dinamika kehidupan masa kini. Dengan dukungan mitra-mitra besar dan antusiasme penonton, Rangga & Cinta siap menjadi salah satu film paling dinanti tahun ini.

Keputusan berani untuk menghadirkan aktor baru dalam film ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan dukungan yang solid dan visi yang jelas, Rangga & Cinta diharapkan mampu menghidupkan kembali keajaiban kisah cinta yang telah melekat di hati banyak penonton.

Jangan lewatkan informasi terbaru seputar film ini, karena perjalanan cinta yang tak lekang oleh waktu ini akan segera hadir di layar lebar!

Hasil Sidang Isbat,Ulama Dayah Aceh Barat Tetapkan 1 Ramadhan tanggal 2 Maret 2025

0

Aceh barat.redaksi.co
Ulama Dayah Aceh Barat menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Hari Minggu 2 Maret 2025.keputusan ini diambil dalam sidang Isbat yang di gelar di Gedung Rukyatul Hilal di desa Suka Geudebang Meulaboh Aceh Barat 28/2/2025.

Sidang Isbat di Aceh Barat secara independen dilaksanakan oleh para Ulama Dayah serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat,Mereka menggunakan metode Rukyatul Hilal atau mengamati langsung hilal ( bulan sabit ),guna menentukan awal Ramadhan.

Proses pemantauan hilal di lakukan menjelang waktu Maghrib dengan memanfaatkan posisi strategis Gedung Rukyatul Hilal suak Geudebang yang pemandangannya luas ke arah ufuk barat, meskipun cuacanya cukup cerah,namun Hilal tidak berhasil terlihat dari lokasi pengamatan tersebut.

Berdasar Hasil Rukyatul Hilal yang tidak terlihat dan dengan berpedoman pada kaidah Fiqh yang di anut,para ulama Dayah di Aceh Barat memutuskan untuk menggenapkan bulan syaban menjadi 30 hari,dan dengan demikian awal Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada Minggu 2 Maret 2025.

” Setelah melakukan Musyawarah dan mempertimbangkan hasil Rukyatul hilal yang belum nampak terlihat,kami menetapkan 1 Ramadhan pada 2 Maret 2025 , “Kata Abu Sayuti salah satu ulama Dayah dan juga wakil MPU Aceh Barat dalam keterangannya usai sidang Isbat.

Penetapan ini berbeda dengan keputusan Pemerintah Pusat yang menetapkan 1 Ramadhan pada Sabtu 1 Maret, meskipun demikian, masyarakat Aceh Barat di himbau tetap menghormati perbedaan tersebut dan tetap menjaga kerukunan dalam menjalankan ibadah Ramadhan.

Sidang Isbat di Aceh Barat mencerminkan kuatnya tradisi Rukyatul Hilal yang selalu di junjung tinggi oleh para ulama Dayah dalam menentukan awal Bulan Hijriah,perbedaan penetapan ini di harapkan tidak mengurangi ke kusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Dengan keputusan ini masyarakat Aceh Barat akan melaksanakan shalat tarawih pada Sabtu malam 1 Maret 2025 dan puasa pada Minggu 2 Maret 2025. ****

Polantas Peduli: Ditlantas Polda Malut Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Nurani Qalbi

0

REDAKSI. CO – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program Polantas Peduli. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Panti Asuhan Nurani Qalbi yang berlokasi di Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan, Jumat (28/2/2025)

Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Malut menyerahkan bantuan berupa alat tulis bagi anak-anak panti, bingkisan kebutuhan pokok, serta bantuan tunai untuk mendukung operasional panti.

Program ini dipimpin oleh Kasubbid Kamsel Ditlantas Polda Malut, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, S.I.K., M.H., yang hadir mewakili Dir Lantas Polda Malut, Kombes Pol Doni Hermawan, S.H., S.I.K., M.Si.

Selain memberikan bantuan, AKBP Adnan juga menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak dan pengurus panti.

Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting agar generasi muda lebih sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan anak-anak di Panti Asuhan Nurani Qalbi serta semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat,” ujar AKBP Adnan.

Program Polantas Peduli sendiri merupakan inisiatif Ditlantas Polda Malut yang bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan anggota kepolisian, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat.

Kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya Ditlantas dalam membangun kepedulian terhadap sesama.

PCNU Aceh Barat Mendukung Seruan Forkopimda dan Berharap Dilaksanakan Selama Ramadhan

0

Aceh Barat.Redaksi .co.
Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama ( PCNU ) Aceh Barat mendukung penuh seruan Bersama Forkopimda Aceh Barat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan seruan lainnya dari Pemerintah untuk dilaksanakan dengan baik selama bulan Ramadhan berlangsung.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua PCNU Aceh Barat Tgk.H. Khairul Azhar SAg. MA kepada redaksi.co Jumat 28/2/2025.

Menurut Waled Khairul,sapaan akrabnya, Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama Aceh Barat menghimbau serta mengajak masyarakat dalam Kabupaten Aceh Barat dalam melaksanakan berbagai macam ibadah di bulan suci ini harus memiliki Keimanan dan Keislaman yang lebih kuat.

” Bonus bonus Ramadhan yang diberikan oleh Allah kepada kita dapat dilaksanakan dengan baik dan kita raih secara utuh, dan tentu semua itu akan di balas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT.kata Waled.

Lebih lanjut ia juga mengatakan himbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Barat terkait peraturan selama Ramadhan,dimana Forkopimda telah mengeluarkan seruan bersama,bahwa selama Ramadhan berlangsung Kita harus saling menghormati dan saling menjaga kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa.

” Apa yang telah di serukan oleh pemerintah untuk saling menjaga kesucian puasa ini,PCNU berkomitmen untuk mengawal serta mendukung penuh seruan itu,dan PCNU juga mendukung himbauan MPU Aceh terhadap tidak bolehnya bercampur antara kaum laki laki dan kaum perempuan di Warung,Kedai kopi atau cafe pada saat berbuka puasa.

Ini semua kita lakukan untuk menjaga Aceh Barat secara khusus dan Aceh secara umum dari hal yang tidak kita inginkan bersama,dan kami harap semua warung dan cafe di Aceh Barat agar dapat menyediakan fasilitas ibadah, fasilitas MCK,yang memadai.

“Sehingga masyarakat atau pengunjung yang ingin menikmati berbuka puasa di tempat itu dapat melaksanakan ibadah secara sempurna usai berbuka puasa.pungkasnya.****

Aksi Driver Online Palembang Tolak Program Akses Grab Hemat, Pintu Kantor Grab Tertutup Rapat

0

 

Palembang,Redaksi.co   Grab meluncurkan Program Akses Grab Hemat yang membuat polemik dikalangan Mitra Grab, Program tersebut berbayar yang membuat Mitra Grab sangat keberatan, Organisasi Singo Jalanan Palembang sebagai persatuan dan wadah keluh kesa melakukan Aksi di kantor Grab menyampaikan aspirasi agar Progam tersebut di hapuskan, Jum’at (28/02/2025).

Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Organisasi Singo Jalanan (OSJ) Rusdi dan Koordinator Aksi Sulaiman J, perserta Aksi berjumlah 300 orang Aksi ini menuntut dua hal :

1. Menutup/menghapuskan layanan Akses Grab Hemat berbayar.
2. Menutup penerimaan Mitra Driver yang dilakukan secara terus menerus.

“Kalu wong Grab punyo hati nurani kabulkelah tuntutan kami, orderan lah saro, dipotong kurang lebih 20% di suruh bayar pulok Rp. 3000,- agek kalu lah lewat uji coba naik Rp. 14.000,- nak berapo lagi bawak duit kerumah, belum nak ngejoke bensin motor,” ujar Rusdi Ketua Umum Organisasi Singo Jalanan.

Program ini sangat-sangat memberatkan bagi Driver apalagi dijaman serba susah dan mahal seperti sekarang, setiap dapet orderan Aplikator memotong sekitar 20% dari ongkos yang di terima Driver, ditambah Driver harus membayar kalau ikut Program Akses Grab Hemat, sedangkan program ini juga berdampak bagi Mitra Grab Reguler membuat orderan mereka menjadi sepi/anyep,

“Kami juga minta agar Grab menutup penerimaan Mitra Driver dikarenakan sudah banyak Mitra dilapangan sedangkan pasar/custamer Grab tidak bertambah sehingga orderan yang di dapat Driver sangat sedikit tidak cukup untuk membawa pulang bagi Keluarga,” ungkap Sulaiman sebagai Koordinator Aksi

Dalam aksi di depan kantor Grab yang di pimpin Ketum Rusdi berlangsung kondusif, para peserta aksi menginginkan tuntutan itu bisa dikabulkan mengingat susahnya mencari orderan sekarang, jangankan untuk bayar kontrakan rumah bahkan untuk makanpun dalam kondisi susah.

“Kami ingin Aksi ini bisa membuka mata hati manajeman Grab, semua karyawan, buruh, dan PNS tahun ini semua naik upah sedangkan Ojol malah diturunkan dan diminta membayar, sama saja menjadikan Mitra sebagai Budak Aplikator bukan sebagai Mitra yang sama-sama menguntungkan,” ungkap Sulaiman J.

Sangat disayangkan pihak Manajeman Grab menutup rapat pintu mereka, tidak mau menemui peserta Aksi atau perwakilan peserta Aksi.

“Sangat-sangat kecewa aspirasi kami tidak diterima ini membuktikan bahwa program Akses Grab Hemat benar-benar menyengsarakan Driver maka dari itu kami akan melakukan Aksi terus menerus dengan mengerahkan peserta lebih banyak agar hati mereka terbuka,” Tegas Rusdi

“Saya mengucapkan terima kasih buat Aparat Penegak Hukum (APH) yang di pimpin Kasat Intelkan AKBP M.P Nasution dan Kanit Intelkam Khamdan serta jajaran Polrestabes dan Sekta IT2 yang telah mengawal Aksi Kami dan juga Saya ucapkan terima kasih untuk peserta aksi yang rela menyampaikan asprasinya untuk kesejahteraan teman-teman Driver Online,” ungkap Sulaiman.

Aksi ini berakhir dengan kondusif dan dilakukan penyegelan kantor Grab oleh peserta Aksi karena kekecewaan peserta Aksi kepada pihak Manajeman Grab cabang Palembang.

(Alam seri/TIM)

Dadan Hindayana : Empat Standar yang Diwajibkan BGN untuk Mitra MBG

0

Redaksi.Co || Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan empat standar kemitraan untuk menjaga kualitas makanan. Standar tersebut meliputi pemenuhan terkait kebutuhan kalori untuk setiap tahap kebutuhan.

Kemudian, yang kedua, memenuhi komposisi gizi, yaitu 30 persen protein, 40 persen karbohidrat, dan 30 persen serat. Ketiga, higienis, dan terakhir keamanan.

“Nah, ini yang menjadi patokan kami,” kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, saat ditemui di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (27/2/2025).

Dadan menyebut, masalah keracunan dan makanan yang belum matang sering terjadi karena Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum terbiasa memasak dalam jumlah besar.

“Karena untuk bisa memasak, yang biasa masak 1-10, untuk bisa masak 1.000-3.000, butuh waktu membiasakan sampai kematangannya cukup, sampai rasanya sama,” ucap dia.

Dari berbagai uji coba yang dilakukan, SPPG yang baru dibuka biasanya menghadapi masalah kematangan makanan. Dadan menegaskan bahwa BGN tidak memaklumi hal tersebut, namun pengalaman lebih dalam memasak untuk jumlah besar sangat diperlukan.

“Oleh sebab itu, kami evaluasi setiap hari, dan kami menyarankan untuk yang baru-baru, tidak mulai langsung banyak, tetapi harus mulai dari kecil. Jadi, kalau mereka menjadi mitra, kemudian ingin melakukan penyaluran makan bergizi, maka kami sarankan mulai dari 100-190,” imbuh dia.

Jika SPPG sudah mampu memasak lebih dari 500 porsi, mereka akan diminta untuk meningkatkan jumlah masakan, sehingga makanan yang diproses bisa lebih sehat dan bergizi.

“Rata-rata yang muncul di berita terakhir ini adalah semua satuan pelayanan yang baru melaksanakan. Yang baru-baru, yang lama-lama sudah tidak. Kenapa? Karena sudah terbiasa,” ujar Dadan.

“Jadi, memang untuk program yang besar seperti ini, selain pengetahuan, kebiasaan pun penting,” ujar dia.***

Editor : AS

Pemberdayaan Masyarakat Desa dengan Memaksimalkan Penyerapan ADD pada Sektor Kewirausahaan

0

 

Muba,Redaksi.co – Dalam upaya meningkatkan perekonomian desa, pemerintah mendorong pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) secara optimal pada sektor kewirausahaan. PLT Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Drs. Yuliarto,, M.Si menekankan pentingnya strategi pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan usaha produktif yang berkelanjutan.Pada giat kunjungan Team ke ruang kerjanya (Jum’at,28/02/2025)

Menurut Drs.Yuliarto, ADD memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dikelola dengan baik dan tepat sasaran. “Dana desa jangan hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diarahkan pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui penguatan sektor kewirausahaan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga desa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah desa perlu lebih kreatif dalam menggali potensi lokal untuk dijadikan usaha yang bernilai ekonomi tinggi. Beberapa desa di Musi Banyuasin telah berhasil mengembangkan berbagai unit usaha berbasis sumber daya lokal, seperti pengolahan hasil pertanian, peternakan, hingga industri kreatif berbasis digital.

“Kami terus mendorong kepala desa dan perangkatnya untuk menggandeng berbagai pihak, termasuk pendamping desa dan dunia usaha, agar program pemberdayaan ini berjalan efektif. Selain itu, kami juga menyediakan pelatihan dan pendampingan agar masyarakat memiliki keterampilan yang cukup untuk mengelola usaha mereka secara mandiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Drs.Yuliarto juga mengingatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. “Kami akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar pemanfaatan ADD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

“Apalagi dengan adanya program kerja Bapak Bupati yang saat ini masih mengikuti retreat usai dilantik, mengusung tema Muba maju lebih cepat saya optimis kinerja OPD DPMD pasti di perhatikan untuk realisasi sasaran anggaran”tandasnya.

Dengan langkah ini, diharapkan desa-desa di Musi Banyuasin semakin mandiri secara ekonomi dan mampu menciptakan inovasi yang berkelanjutan dalam dunia usaha. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung perkembangan kewirausahaan desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
(Alam seri /team)

Waspada Kelompok Intoleran! Spanduk Anti-Khilafah Terpasang di Sudut Kota Palembang

0

Redaksi.co | Palembang – Mendekati datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H yang diperkirakan akan dimulai pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025, maka agenda kegiatan – kegiatan keagamaan akan meningkat baik dilingkungan sekolah, maupun dilingkungan masyarakat dalam bentuk kegiatan Pesantren Ramadhan, Majelis Taklim ataupun bentuk Majelis Kajian Ilmu Islam, dengan meningkatnya kegiatan keagamaan tersebut diperlukan perhatian khusus bagi pihak sekolah dan masyarakat agar dalam pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan, Majelis taklim atau Majelis Kajian Ilmu Islam, tidak disusupi oleh kelompok Intoleran dan Radikal yang akan memanfaatkan momentum Bulan Ramadhan 1446 H.

Mendekati pelaksanaan Bulan Ramadhan 1446 H Adanya beberapa spanduk yang terpasang di sudut – sudut Kota Palembang yang berisikan kalimat – kalimat yang mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kelompok Intoleran dan Radikal di wilayah Sumsel.

Spanduk tersebut bertuliskan sebagai berikut “Waspada Jangan Lengah !!! Disaat Media dan orang terlena disitulah bahaya laten kelompok paham khilafah bergerak secara masif menyusup di sekitar kita” selain itu spanduk lainnya juga bertuliskan “Kami Warga Sumsel Menolak Khilafah!!! NKRI harga mati!!!.”

Spanduk – spanduk tersebut sudah terpasang dari beberapa hari yang lalu ucap salah seorang warga yang bernama Adil saat ditemui oleh awak media Jumat 28 Maret 2025, dirinya tidak mengetahui siapa yang telah memasang spanduk tersebut akan tetapi apa yang dituliskan dalam spanduk tersebut berisikan hal baik mengingatkan warga agar tidak terpengaruh dengan kelompok intoleran dan Radikal yang dapat menggangu ke utuhan bangsa dan negara.

“Ia,.berharap pada pelaksanaan bulan Ramadhan 1446 H dapat dijalankan oleh umat muslim dengan situasi yang aman dan kondusif dan menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa 1446 H,”pungkasnya.