Kamis, Maret 19, 2026
Beranda blog Halaman 15

PERPINA bersama Yayasan Miftahul Jannah gelar kegiatan santunan kepada 100 anak yatim ya

0

SIARAN PERS

PEREMPUAN PEMIMPIN INDONESIA (PERPINA)

 

PERPINA Berikan Santunan kepada 100 Anak Yatim di Masjid Miftahul Jannah

 

Jakarta — Dalam semangat berbagi di bulan penuh berkah, PERPINA bersama Yayasan Miftahul Jannah menyelenggarakan kegiatan santunan kepada 100 anak yatim yang dilaksanakan di Masjid Miftahul Jannah pada Sabtu, 7 Maret 2026.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERPINA, Veve Safitri, bersama Dewan Penasehat PERPINA, Dewi Motik Pramono. Acara tersebut menjadi wujud kepedulian sosial dan komitmen perempuan pemimpin Indonesia untuk terus menebarkan nilai kasih sayang, empati, dan solidaritas kepada anak-anak yatim.

 

Dalam sambutannya, Veve Safitri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus digerakkan oleh PERPINA.

 

“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan, memberikan semangat, serta memastikan mereka merasakan kasih sayang dari banyak orang yang peduli. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Veve Safitri.

 

Sementara itu, Dewan Penasehat PERPINA, Dewi Motik Pramono, menekankan pentingnya peran perempuan dan keluarga dalam membangun lingkungan yang penuh kepedulian terhadap anak-anak.

 

Menurutnya, perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak, khususnya anak yatim, merupakan investasi sosial yang sangat penting dalam membangun generasi masa depan yang kuat dan berkarakter.

 

Selain pemberian santunan, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama, kebersamaan dengan anak-anak yatim, serta makan bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

 

PERPINA berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap kesejahteraan anak-anak Indonesia.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat akan sabda Rasulullah SAW bahwa orang yang memelihara anak yatim akan berada dekat dengan beliau di surga, sebagaimana dekatnya jari telunjuk dan jari tengah.

 

Dishub Aceh Barat Lakukan Pemeriksaan Kelayakan Kendaraan Armada Umum Jelang Arus Mudik

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Perhubungan melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau rampcheck terhadap armada bus angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Komplek Terminal Bus Meulaboh, Selasa ,10/3/2026

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Barat melalui Kepala Seksi Angkutan, M. Yuthi, SE, bersama Kepala UPTD Terminal Penumpang dan Barang, Teuku Amir, mengatakan pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh armada bus yang beroperasi dalam kondisi layak jalan saat melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.

“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi kendaraan benar-benar layak beroperasi, sehingga masyarakat yang mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar M. Yuthi.

Ia menjelaskan, setiap tahunnya momen mudik Lebaran selalu diiringi dengan lonjakan jumlah penumpang yang cukup signifikan. Kondisi ini menuntut kesiapan berbagai moda transportasi agar mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan.

Dalam konteks tersebut, kata M. Yuthi, rampcheck atau inspeksi kelayakan kendaraan menjadi langkah penting untuk menekan potensi kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi teknis kendaraan yang tidak memenuhi standar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan terhadap penyelenggara transportasi agar tetap mematuhi aturan dan standar operasional yang berlaku.

Pemeriksaan meliputi sejumlah aspek penting, di antaranya kondisi rem, lampu kendaraan, ban, sistem kemudi, kelengkapan administrasi kendaraan, hingga kesiapan pengemudi.

Kegiatan rampcheck ini turut melibatkan berbagai pihak terkait, di antaranya Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Barat, Organda, Dinas Kesehatan, serta Jasa Raharja, sebagai bentuk sinergi dalam memastikan keselamatan transportasi selama arus mudik Lebaran ****

Program BRI Peduli Hadirkan Kendaraan Operasional bagi TK Bhayangkari Polres Metro Bekasi Kota

0

redaksi.co

BEKASI – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Bekasi menyerahkan bantuan kendaraan operasional guna menunjang kegiatan pendidikan di lingkungan Polres Metro Bekasi Kota, beberapa hari lalu.

Bantuan tersebut disalurkan dalam program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa kendaraan penunjang pendidikan bagi TK Bhayangkari Polres Metro Bekasi Kota. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan BRI kepada jajaran kepolisian setempat dan disaksikan oleh sejumlah personel kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, pihak BRI menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk bagi anak-anak usia dini di lingkungan keluarga besar kepolisian.

“Melalui program BRI Peduli TJSL, kami berharap bantuan kendaraan ini dapat membantu operasional kegiatan pendidikan di TK Bhayangkari, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal,” ujar perwakilan BRI seperti dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (9/4/2026).

Di tempat yang sama, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia di Polres Metro Bekasi Kota menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BRI.

Bantuan kendaraan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kegiatan sekolah, termasuk mobilitas dalam kegiatan pendidikan dan sosial.

Penyerahan bantuan ini berlangsung di lingkungan kantor Polres Metro Bekasi Kota dengan dihadiri sejumlah pejabat kepolisian serta perwakilan dari BRI.

Suasana acara berlangsung sederhana namun penuh keakraban, mencerminkan sinergi antara sektor perbankan dan institusi kepolisian.

Program TJSL yang dijalankan BRI selama ini menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga pelestarian lingkungan, sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

(Red//Kornellius)

Investasi Trading Emas PT BPF Ternyata Dugaan Bodong, Banyak Korban

0

redaksi.co

Bantul, 9 Maret 2026 – Seorang warga Kabupaten Bantul berinisial S mengaku menjadi korban dugaan praktik investasi bodong berkedok trading yang dijalankan oleh perusahaan bernama PT Best Profit Futures (BPF)

Korban mengalami kerugian hingga sekitar Rp200 juta setelah mengikuti investasi yang ditawarkan sebagai trading emas.

Korban menjelaskan bahwa awalnya ia tertarik bergabung karena ditawari investasi yang disebut memiliki sistem legal dengan potensi keuntungan dari aktivitas trading emas.

Pada tahap awal, korban diminta menyetor dana sebesar Rp100 juta sebagai modal investasi.

Namun, setelah dana disetorkan, korban kembali diminta melakukan penambahan dana (top up) dengan alasan posisi transaksi sedang mengalami tekanan pasar sehingga membutuhkan tambahan modal agar tidak mengalami kerugian lebih besar.

Korban kemudian kembali menyetor dana sebesar Rp100 juta, sehingga total dana yang telah disetorkan mencapai Rp200 juta.

Beberapa waktu setelah penambahan dana tersebut, korban mengaku terkejut karena akun investasinya tiba-tiba terkunci.

Pihak perusahaan kemudian menyampaikan bahwa posisi investasi korban telah terjual secara otomatis oleh sistem, sehingga seluruh dana yang ditanamkan dinyatakan mengalami kerugian.

Korban menilai mekanisme tersebut tidak transparan dan menimbulkan kecurigaan karena dilakukan tanpa pemberitahuan yang jelas. Ia juga menyebut bahwa selama proses berlangsung dirinya masih aktif berkomunikasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Korban mengaku memiliki bukti transfer serta bukti transaksi terkait aktivitas investasi tersebut.

Kecurigaan semakin menguat karena kantor perusahaan yang disebut berlokasi di Pekanbaru, Riau, tidak pernah didatangi secara langsung oleh korban.

Atas kejadian tersebut, korban telah melakukan konsultasi hukum di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 9 Maret 2026. Berdasarkan arahan dari pihak kepolisian, korban disarankan untuk melayangkan somasi terlebih dahulu kepada pihak perusahaan sebagai langkah awal penyelesaian.

Apabila somasi tersebut tidak direspons dengan itikad baik, korban menyatakan siap untuk melanjutkan proses hukum dengan membuat laporan resmi kepada aparat penegak hukum.

Korban berharap pihak perusahaan dapat menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan dana yang telah diinvestasikan. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Sementara itu, dari hasil penelusuran korban melalui berbagai sumber informasi, diduga terdapat sejumlah korban lain dengan nilai kerugian yang lebih besar, di antaranya:

– Le Hong dengan kerugian sekitar Rp2,6 miliar

– Abdul Rahmat Gultom sekitar Rp1,2 miliar

– Adi Putra Siregar sekitar Rp130 juta

– Saur Rudy Hutasoit sekitar Rp100 juta

Jika akumulasi kerugian tersebut benar adanya, maka total kerugian yang dialami para korban diduga telah mencapai miliaran rupiah.

Kondisi ini memperkuat dugaan adanya praktik kejahatan kerah putih (white collar crime) yang dilakukan secara terstruktur oleh oknum di dalam perusahaan tersebut.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memastikan legalitas dan transparansi perusahaan investasi sebelum menanamkan dana.

(red/tim)

Investasi Trading Emas PT BPF Ternyata Dugaan Bodong, Banyak Korbananan

0

redaksi.co

Bantul, 9 Maret 2026 – Seorang warga Kabupaten Bantul berinisial S mengaku menjadi korban dugaan praktik investasi bodong berkedok trading yang dijalankan oleh perusahaan bernama PT Best Profit Futures (BPF).

Korban mengalami kerugian hingga sekitar Rp200 juta setelah mengikuti investasi yang ditawarkan sebagai trading emas.

Korban menjelaskan bahwa awalnya ia tertarik bergabung karena ditawari investasi yang disebut memiliki sistem legal dengan potensi keuntungan dari aktivitas trading emas.

Pada tahap awal, korban diminta menyetor dana sebesar Rp100 juta sebagai modal investasi.

Namun, setelah dana disetorkan, korban kembali diminta melakukan penambahan dana (top up) dengan alasan posisi transaksi sedang mengalami tekanan pasar sehingga membutuhkan tambahan modal agar tidak mengalami kerugian lebih besar.

Korban kemudian kembali menyetor dana sebesar Rp100 juta, sehingga total dana yang telah disetorkan mencapai Rp200 juta.

Beberapa waktu setelah penambahan dana tersebut, korban mengaku terkejut karena akun investasinya tiba-tiba terkunci.

Pihak perusahaan kemudian menyampaikan bahwa posisi investasi korban telah terjual secara otomatis oleh sistem, sehingga seluruh dana yang ditanamkan dinyatakan mengalami kerugian.

Korban menilai mekanisme tersebut tidak transparan dan menimbulkan kecurigaan karena dilakukan tanpa pemberitahuan yang jelas. Ia juga menyebut bahwa selama proses berlangsung dirinya masih aktif berkomunikasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Korban mengaku memiliki bukti transfer serta bukti transaksi terkait aktivitas investasi tersebut.

Kecurigaan semakin menguat karena kantor perusahaan yang disebut berlokasi di Pekanbaru, Riau, tidak pernah didatangi secara langsung oleh korban.

Atas kejadian tersebut, korban telah melakukan konsultasi hukum di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 9 Maret 2026. Berdasarkan arahan dari pihak kepolisian, korban disarankan untuk melayangkan somasi terlebih dahulu kepada pihak perusahaan sebagai langkah awal penyelesaian.

Apabila somasi tersebut tidak direspons dengan itikad baik, korban menyatakan siap untuk melanjutkan proses hukum dengan membuat laporan resmi kepada aparat penegak hukum.

Korban berharap pihak perusahaan dapat menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan dana yang telah diinvestasikan. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Sementara itu, dari hasil penelusuran korban melalui berbagai sumber informasi, diduga terdapat sejumlah korban lain dengan nilai kerugian yang lebih besar, di antaranya:

– Le Hong dengan kerugian sekitar Rp2,6 miliar.

– Abdul Rahmat Gultom sekitar Rp1,2 miliar.

– Adi Putra Siregar sekitar Rp130 juta.

– Saur Rudy Hutasoit sekitar Rp100 juta.

Jika akumulasi kerugian tersebut benar adanya, maka total kerugian yang dialami para korban diduga telah mencapai miliaran rupiah.

Kondisi ini memperkuat dugaan adanya praktik kejahatan kerah putih (white collar crime) yang dilakukan secara terstruktur oleh oknum di dalam perusahaan tersebut.

Kasus ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memastikan legalitas dan transparansi perusahaan investasi sebelum menanamkan dana.

(red/tim)

Ketika Horor dan Komedi Berpadu di Film “Tiba-Tiba Setan”

0


Jakarta, -Perpaduan horor dan komedi kembali hadir lewat film Tiba-Tiba Setan, yang mengangkat konflik keluarga, misteri harta warisan, dan teror supranatural dalam satu cerita penuh ketegangan sekaligus humor.
Film ini menjadi debut penyutradaraan panjang Etienne Caesar, yang sebelumnya dikenal sebagai asisten sutradara di sejumlah film populer seperti Ghost Writer, Pelukis Hantu, dan Cek Toko Sebelah.
Ceritanya mengikuti sekelompok saudara yang mendatangi hotel tua terbengkalai demi mencari harta karun peninggalan ayah mereka. Tanpa sepengetahuan anggota keluarga lain, salah satu dari mereka menyewa penjaga hotel untuk berpura-pura menjadi hantu guna menakut-nakuti saudara-saudaranya. Rencana itu justru berujung kacau setelah roh seorang wanita yang pernah dibunuh di lokasi tersebut benar-benar bangkit dan meneror mereka.
Dalam peluncuran poster dan trailer di XXI Kota Kasablanka, Etienne mengatakan film ini dirancang menghadirkan horor yang tak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga situasi absurd yang dekat dengan dinamika keluarga. Ia mengakui menjaga keseimbangan komedi dan ketegangan menjadi tantangan utama selama produksi.
Keunikan cerita membuat sejumlah pemain tertarik bergabung. Ratu Felisha menyebut naskah film terasa unik karena mampu menghadirkan emosi naik turun antara tawa dan tegang. Poppy Sovia menambahkan, suasana hotel tua lokasi syuting menghadirkan aura yang kuat dan kerap memicu rasa merinding.
Sementara itu, komedian Lolox menilai premis film sangat absurd—bermula dari pura-pura hantu hingga bertemu yang asli. Film ini juga dibintangi Tanta Ginting, Oki Rengga, dan Naura Hakim. Oki mengaku proses syuting terasa menyenangkan karena dikerjakan bersama rekan-rekan dekat, sehingga suasana kerja lebih santai dan produktif.
“Tiba-Tiba Setan” dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026, menawarkan pengalaman menonton yang memadukan rasa tegang dan tawa dalam satu sajian.

Rumah Hukum Indonesia, Audensi Bersama DPMPD Ketapang, Dorong Pembentukan PosBakum Desa di Kab. Ketapang.

0

Rumah Hukum Indonesia, Audensi Bersama DPMPD Ketapang, Dorong Pembentukan PosBakom Desa di Kab. Ketapang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rumah Hukum Indonesia (RHI) Kabupaten Ketapang Ahmad Upin Ramadan, CPLA Beserta Sketaris DPD RHI Kabupaten Ketapang Buntung, CPLA, Ketua Harian DPD RHI Kabupaten Ketapang Jailani, CPLA, Dan Ketua DPC RHI Sekabupaten Ketapang melakukan kunjungan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Ketapang dalam rangka memperkuat koordinasi sekaligus mendorong percepatan pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa (Posbakumdes) di wilayah Kabupaten Ketapang.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara DPD RHI Kabupaten Ketapang dan DPMDes guna menghadirkan layanan bantuan hukum yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat desa.

Posbakumdes diharapkan dapat menjadi sarana konsultasi, edukasi, serta pendampingan hukum bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan hukum di tingkat desa.

Kepala Dinas DPMDes Kabupaten Ketapang, Edi Radiansyah, S.H., M.H, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa DPMDes siap bersinergi dengan DPD RHI dalam mendorong percepatan pembentukan Posbakumdes di Kabupaten Ketapang.

“DPMDes mendukung upaya pembentukan Posbakumdes sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat desa dalam memahami dan mengakses layanan hukum. Ke depan, kami siap bersinergi dengan LBH RHI untuk membantu mencetak paralegal-paralegal desa yang nantinya dapat menjadi penggerak dan pendamping hukum di tengah masyarakat,” ujar Edi.

Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan pembentukan Posbakumdes dapat segera terealisasi di berbagai desa di Kabupaten Ketapang. Keberadaan Posbakumdes tidak hanya memberikan akses bantuan hukum bagi masyarakat, tetapi juga mendorong terbentuknya pola pembinaan hukum yang lebih kuat di tingkat desa.

DPD RHI Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta menghadirkan sistem bantuan hukum yang inklusif dan berkelanjutan di desa-desa.

Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat desa di Kabupaten Ketapang semakin memahami hak dan kewajiban hukumnya, serta memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan konsultasi dan pendampingan hukum secara profesional dan berkeadilan.

Bupati Aceh Barat Tarmizi Bersama Sekda Aceh Muhammad Nasir Tinjau Gedung Rumah Sakit Regional Meulaboh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA meninjau Gedung Rumah Sakit Regional Meulaboh di kawasan Gampong Seuneubok kecamatan Johan Pahlawan Senin 9/3/2026

Muhammad Nasir mengatakan, tujuan dari pihaknya melakukan peninjauan RS Regional Meulaboh adalah untuk mengetahui secara teknis kondisi gedung dan anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian pembangunan rumah sakit tersebut.

“Karena tahun kemarin kita menganggarkan Rp 50 miliar untuk penyelesaian tahapan, agenda kita sesuai arahan dari pak pak gubernur tahun ini kita diarahkan untuk mengalokasikan anggaran sebesar 90 milyar dari pengembalian dana TKD, maka dari itu kita mengecek RS Regional Meulaboh ini,” kata Nasir.

Dikatakan Nasir, pihak nya saat ini sedang melakukan koordinasi dan penghitungan anggaran untuk kelanjutan pembangunan rumah sakit pada tahun 2026 ini agar nantinya dapat segera berfungsi atau launching.

“Terkait dengan men power nanti kita akan berkolaborasi antara Pemkab Aceh Barat dengan Pemerintah Aceh, juga dengan Aceh Jaya, Nagan Raya untuk kebutuhan operasional dan SDM yang diperlukan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi mengatakan, untuk tahun ini Pemerintah Aceh baru menganggarkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk perencanaan, dan nantinya dana tambahan akan dianggarkan kembali menunggu dana pengembalian TKD dari pemerintah pusat.

“Kita butuh untuk tahun ini Rp 90 miliar supaya bisa akhir tahun depan bis akita lakukan soft launching, kita bisa gunakan IGD, ruangan poli, ruang administrasi, tuang rawat inap dan kemudian ada ruang operasi,” kata Tarmizi.

Jika nantinya sudah ada pengembalian Dana OTSUS kata Tarmizi, maka baru akan bisa dilakukan pembangunan multi years setelah itu baru bisa dilakukan serah terima rumah sakit menjadi milik Pemkab Aceh Barat.

“Tadi Pak Sekda terkejut melihatnya RS Regional Meulaboh ternyata progresnya sudah sejauh ini, jadi makanya kita ajak kesini supaya dilihat, dan akan fokus setelah lebaran nanti akan duduk dengan dinas Kesehatan untuk rapat review terkait kebutuhan riil anggaran,” katanya ****

Bupati Tarmizi Hadiri Kegiatan Gerakan Pangan Murah Dan Pasar Tani Aceh Barat,

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani Aceh Barat yang digelar oleh Pemerintah Aceh bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat di arena eks PKAB Aceh Barat, Senin 9/3/2026

Kegiat ini di hadiri Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP, MPA

Kegiatan tersebut menyediakan sekitar 600 paket pangan murah bagi masyarakat. Selain itu, pasar tani juga menghadirkan berbagai sayur-mayur segar hasil petani lokal Aceh Barat, sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mendukung produk pertanian daerah.

Paket pangan murah yang disediakan oleh Dinas Pangan Aceh berisi beberapa kebutuhan pokok seperti minyak goreng, telur ayam, beras premium, dan gula pasir yang dijual dengan harga sekitar Rp162.000 per paket, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM mengatakan, Program ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui kolaborasi lintas pemerintah serta penguatan peran tim pengendalian harga pangan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil di tengah masyarakat,

“Sebelum bencana Hidrometeorologi terjadi tren inflasi aceh barat turun, namun pasca bencana mulai naik”

Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas pelaksanaan program tersebut di Aceh Barat.

“Kami rakyat Aceh Barat mengucapkan terima kasih atas gerakan pangan murah ini. Bantuan dari Pemerintah Aceh sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Tarmizi.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi dapat menjadi agenda rutin setiap bulan. Tarmizi bahkan meminta dinas terkait untuk mengupayakan agar pasar tani dan gerakan pangan murah terus digelar secara berkala, ujar Tarmizi

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pangan murah, tetapi juga membuka peluang bagi petani lokal untuk memasarkan produk sayuran organik langsung kepada konsumen.

Selain itu, Tarmizi juga mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai kebutuhan dapur seperti cabai, bawang, dan tomat.

“Ke depan kita ingin kebutuhan rumah tangga seperti cabai, sayur, bawang, dan tomat tidak perlu lagi selalu dibeli di pasar. Semua bisa ditanam di pekarangan rumah, bahkan bagi yang tidak memiliki lahan bisa menggunakan polybag,” katanya.

Gerakan menanam di pekarangan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat.

Dengan adanya pasar tani dan gerakan pangan murah ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap ketahanan pangan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian lokal di daerah tersebut ****

Brimob Polda Metro Jaya Terjang Banjir 2 Meter di Bangka V, Evakuasi Warga di Tengah Kepungan Air

0

Jakarta, Redaksi.Co – Banjir setinggi hampir dua meter merendam kawasan Jalan Bangka V, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026) siang.

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga lumpuh dan memaksa sebagian masyarakat dievakuasi dari rumah mereka yang terendam air.

Merespons laporan masyarakat, Tim SAR Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga terdampak banjir.

Sebanyak 10 personel Brimob tiba di lokasi sekitar pukul 10.20 WIB. Setibanya di kawasan terdampak, tim segera melakukan pemantauan situasi sekaligus mengevakuasi warga yang masih terjebak di dalam rumah.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik mencapai sekitar 200 sentimeter. Kondisi tersebut menyulitkan warga untuk beraktivitas dan membuat sebagian rumah tidak dapat dihuni sementara waktu.

Personel Brimob dengan sigap membantu warga keluar dari rumah mereka menuju tempat yang lebih aman,Evakuasi dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh warga dapat menyelamatkan diri dari kepungan air.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga terus memantau perkembangan kondisi banjir untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa kehadiran personel Brimob merupakan bagian dari respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Personel kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga. Kami berupaya membantu proses evakuasi sekaligus memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Budi.

Ia juga menambahkan bahwa jajaran Polda Metro Jaya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan penanganan banjir dapat berjalan secara optimal dan masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan.

Hingga saat ini, Tim SAR Brimob Polda Metro Jaya masih berada di lokasi untuk membantu warga serta melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir di kawasan Jalan Bangka V, Jakarta Selatan.