Rabu, Maret 18, 2026
Beranda blog Halaman 14

Gabungan Lembaga di Muba Bakal Gelar Aksi Terkait Dugaan Manager PT Hindoli Jadi Aktor Kerusuhan

0

 

Redaksi.co MUBA,- Sejumlah gabungan lembaga di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyatakan akan menggelar aksi sebagai bentuk protes atas dugaan keterlibatan “N” oknum manager PT Hindoli yang disebut-sebut menjadi aktor kerusuhan hingga membuat warga resah.

Rencana aksi tersebut disampaikan setelah berbagai laporan dari masyarakat terkait insiden keributan yang terjadi di sekitar wilayah operasional perusahaan perihal fee lahan sumur minyak masyarakat. Peristiwa tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan serta memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Mauzan alias Bonang, salah satu perwakilan lembaga di Muba menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dugaan keterlibatan ini “N” manager PT Hindoli tidak boleh dibiarkan tanpa adanya klarifikasi yang jelas.Kami menerima banyak laporan dan keluhan dari warga yang merasa tidak nyaman atas kejadian tersebut” ujar Bonang selaku ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (GEMPITA) Muba, Selasa, (10/03/26).

Lebih lanjut,” Karena itu, gabungan lembaga di Muba berencana menggelar aksi pada tanggal 12 maret 2023 dan meminta kepada aparat penegak hukum untuk memeriksa manager tersebut secara transparan, ungkap Bonang.

Sementara itu, Ketu DPD LAN Fitriandi mengatakan, dalam aksi nanti massa juga akan menyampaikan beberapa tuntutan, di antaranya meminta pihak perusahaan memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik serta melakukan evaluasi terhadap oknum manager yang diduga menjadi pemicu kerusuhan.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan penyelidikan secara objektif terhadap manager tersebut agar tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan. Tujuan kami bukan menciptakan kegaduhan, tetapi meminta kejelasan dan keadilan agar masyarakat Muba tidak terus-menerus diliputi rasa resah dan diadu domba,” ujar Fitriandi singkat.

Gabungan lembaga tersebut juga mengimbau agar seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif serta tidak terprovokasi menjelang rencana aksi yang akan digelar dalam waktu dekat.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Hindoli belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan oknum manager dalam peristiwa kerusuhan yang menjadi perhatian masyarakat di Musi Banyuasin tersebut.

(Alam/Tim)

Jember Berbenah Menuju Kota ASRI, Penataan Spanduk hingga Lapak Dilakukan Secara Humanis

0

JEMBER, redaksi.co – Upaya mempercantik wajah kota terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember. Memasuki bulan suci Ramadan, langkah penataan ruang publik semakin digencarkan melalui Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang dengan pendekatan yang persuasif dan humanis, Selasa (10/3/2026).

Gerakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan Jember yang semakin tertib, nyaman, dan ramah bagi masyarakat. Penataan difokuskan pada fungsi fasilitas publik seperti trotoar, area pedestrian, hingga kawasan bantaran sungai agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Jember, Bambang Rudiyanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sinergi ini melibatkan unsur Bapenda, Dinas PUPR, Bina Marga, Dinas Perhubungan hingga Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pembina pedagang kaki lima (PKL).

“Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat. Tujuannya bukan melarang orang berusaha, tetapi mengajak bersama-sama menjaga fungsi trotoar sebagai ruang pejalan kaki dan menciptakan lingkungan kota yang tertata,” ujar Bambang yang akrab disapa Rudy.

Menurutnya, beberapa langkah yang dilakukan dalam penataan tersebut meliputi pembersihan lapak dan terpal yang tidak tertata, penertiban spanduk dan papan reklame yang tidak sesuai aturan, hingga penataan kabel fiber optic serta menjaga kebersihan kawasan bantaran sungai.

Para pedagang juga diimbau untuk merapikan kembali tenda, terpal, serta perlengkapan dagang setelah selesai berjualan agar tidak mengganggu estetika kota maupun fungsi jalan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang lebih rapi, nyaman, dan aman bagi seluruh warga.

Penataan ini merupakan bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Pemerintah berharap kesadaran kolektif masyarakat terus tumbuh sehingga wajah Kota Jember semakin tertata dan menunjukkan kemajuan daerah.

“Harapan kami, momentum Ramadan ini menjadi penguat kebersamaan dalam menjaga ketertiban dan keindahan kota. Dengan kolaborasi semua pihak, Jember akan terus bergerak maju menjadi kota yang asri dan membanggakan,” pungkas Rudy.

SDN Jampang Hambulu Gelar Pesantren Kilat Guna Perkuat Karakter Siswa

0

Bogor, Redaksi.co – Untuk menanamkan cinta rosul, SDN Jampang Hambulu yang berlokasi di Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor menggelar pesantren kilat. Guna menanamkan keagamaan sejak dini.

Selasa, (10/3/2026)

​Kepala Sekolah SDN Jampang Hambulu, Sri Rochmini, S.Pd.SD., M.Pd., menjelaskan bahwa pesantren ramadan merupakan program rutin sekolah untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat akhlak mulia, serta membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan berakhlakul karimah. Momentum ramadan ini kami manfaatkan untuk membina keimanan dan ketakwaan siswa melalui berbagai kegiatan yang bernilai ibadah dan pembelajaran karakter. Harapannya, anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari, ujarnya.

Lebih lanjut, ​selama kegiatan pesantren ramadan, siswa mengikuti beragam rangkaian kegiatan seperti tadarus Al-Quran, sholat duha berjamaah, tausiyah keagamaan, praktik ibadah, serta pembelajaran tentang adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang kelas dengan pendampingan langsung dari guru dan tenaga pendidik. Ini diharapkan mampu memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi siswa, sekaligus mempererat kebersamaan antara guru dan siswa dalam suasana penuh keberkahan. ​Melalui kegiatan ini, kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang religius, harmonis, dan kebersamaan, pungkasnya.

(Okta)

Perkuat Kepedulian Sosial, GASMEN dan BAZNAS RI Santuni 500 Anak Yatim di Jakarta Timur

0

Redaksi.co, Jakarta | Semangat berbagi di bulan suci Ramadan dimanfaatkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Sahabat Komendan (GASMEN) dengan menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) dan media AsamManis.News, organisasi tersebut memberikan santunan kepada 500 anak yatim sekaligus mengadakan buka puasa bersama warga di Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada hari ke-20 Ramadan.

Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan warga di tingkat lingkungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPP GASMEN, Dr. Eka Satria Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anak yatim dan para janda.

“Alhamdulillah pada Ramadan ke-20 ini kami dapat melaksanakan kegiatan santunan di wilayah Utan Kayu Selatan. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujar Eka.

Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya digerakkan oleh GASMEN, tetapi juga melibatkan BAZNAS RI sebagai mitra strategis dalam menjalankan program sosial dan kemanusiaan.

Eka juga mengapresiasi dukungan serta kepercayaan yang diberikan BAZNAS RI sehingga kegiatan santunan bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu dapat terlaksana dengan baik.

“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama antar lembaga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini juga merupakan bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kami ingin terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk ikut membantu pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memajukan bangsa,” ungkapnya.

Ke depan, GASMEN berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.

“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan mereka, dan memastikan kegiatan sosial seperti ini dapat memberi manfaat yang lebih luas,” tutup Eka.

Pemkab Aceh Barat Buka Kegiatan Advokasi Dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG)

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Daerah Dr. Kurdi secara resmi membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) Kewenangan Kabupaten/Kota yang berlangsung di Aula Dharma Wanita Persatuan (DWP), Selasa 10/3/2026

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat pemahaman dan komitmen perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender dalam proses pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Dr. Kurdi menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi penting dalam pembangunan untuk memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan, akses, partisipasi, serta manfaat yang setara dari setiap kebijakan dan program pembangunan.

“Pengarusutamaan gender merupakan langkah strategis agar pembangunan yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat,” ujar Dr. Kurdi.

Ia menjelaskan bahwa komitmen terhadap penerapan PUG telah ditegaskan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Instruksi tersebut mengamanatkan kepada seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Sejalan dengan amanat tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong agar perspektif gender menjadi bagian penting dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

Menurutnya, penerapan PUG tidak hanya sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga bertujuan memastikan bahwa program pembangunan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara adil, inklusif, dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan advokasi kebijakan dan penguatan kapasitas ini, diharapkan para perencana pembangunan, focal point PUG, serta perangkat daerah dapat semakin memahami cara menyusun analisis gender serta mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran responsif gender dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Dengan demikian, setiap kebijakan dan program yang kita rancang dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Barat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Sekda juga mengajak seluruh perangkat daerah agar tidak memandang PUG sebagai sekadar beban administrasi. Sebaliknya, PUG harus dipahami sebagai pendekatan yang membantu pemerintah merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, perencana pembangunan, serta focal point PUG di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Melalui sosialisasi ini, diharapkan implementasi PUG di Aceh Barat dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Kominfo Muba Bahas Percepatan Transformasi Digital dalam Forum Perangkat Daerah 2027

0

 

Redaksi.co SEKAYU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Forum Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2027 guna menyelaraskan rencana program pembangunan bidang komunikasi dan informatika dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Forum yang berlangsung di Virtual Room Kantor Kominfo Muba, Selasa (10/03/2026) tersebut mengangkat tema “Akselerasi Program Pembangunan untuk Mewujudkan Musi Banyuasin Maju Lebih Cepat dan Sejahtera.” Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan rencana kerja perangkat daerah tahun 2027.

Kepala Dinkominfo Muba melalui Kabid Komunikasi Publik Jerry Rinoldy, ST., MT., menjelaskan bahwa forum ini bertujuan merumuskan program dan kegiatan strategis yang dapat mendorong percepatan transformasi digital serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kita ingin memastikan bahwa program yang dirancang mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan berbasis digital,” ujarnya.

Dalam paparannya, Dinkominfo Muba menargetkan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan digital dengan Indeks Pemerintahan Digital yang diproyeksikan mencapai 3,4 pada tahun 2030, serta peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) dan penguatan implementasi Satu Data Muba.

Forum tersebut juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, belum optimalnya literasi digital masyarakat, tantangan keamanan dan privasi data, serta keterbatasan sistem dan infrastruktur pengelolaan data.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Dinkominfo Muba merancang 5 program, 11 kegiatan, dan 37 subkegiatan yang akan menjadi bagian dari Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027.

Sementara itu, Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin dalam forum tersebut berperan melakukan verifikasi serta memberikan arahan strategis agar program yang diusulkan selaras dengan visi, misi, dan strategi pembangunan daerah.

Perencana Ahli Muda Bappeda Muba Tri Mulyadi, S.P., M.Si. menegaskan bahwa seluruh rancangan program yang disusun dalam forum perangkat daerah merupakan gambaran kebutuhan pembangunan yang ideal.

“Namun pada tahap selanjutnya seluruh usulan tersebut tetap akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin pada Tahun Anggaran 2027,” jelasnya.

Melalui forum ini, diharapkan perencanaan pembangunan sektor komunikasi dan informatika di Kabupaten Musi Banyuasin dapat semakin terarah serta mampu mendukung percepatan transformasi digital daerah.

(Alam/Tim)

Gandeng Kemenag dan KNPI, Mahasiswa Purworejo Hidupkan Semangat Ramadhan Lewat Lomba Anak

0

PURWOREJO || Redaksi.co — Suasana Ramadhan 1447 H di Kabupaten Purworejo terasa semakin semarak. Forum Mahasiswa Kampus Purworejo (Formakap) sukses menggelar Formakap Kids Festival Ramadhan 2026 yang berlokasi di Mie Gonchang, Purworejo, Minggu (8/3/2026).

​Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak tingkat TK/PAUD hingga SD/MI untuk menyalurkan bakat, mengasah kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sejak usia dini.

​Acara yang berlangsung maraton sejak pukul 12.00 hingga petang ini diawali dengan prosesi pembukaan oleh panitia. Dalam laporannya, Panitia Penyelenggara, Dwi Cinta Lestari, menyampaikan harapan agar festival ini mampu memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta kecil yang datang didampingi orang tua mereka.

​Ketua Umum Formakap, Rahmat Fauzi Malik, menegaskan bahwa agenda ini adalah bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam pembangunan karakter generasi muda.

​”Kami bersyukur atas antusiasme luar biasa dari peserta. Formakap ingin menjadi jembatan bagi anak-anak untuk berkembang secara kreatif namun tetap memegang teguh nilai religius,” ujarnya.

Apresiasi senada datang dari Ketua KNPI Kabupaten Purworejo, Muhammad Musyafa, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Purworejo, Wan Abdul Hanan. Keduanya sepakat bahwa inisiatif mahasiswa ini sangat krusial dalam membentuk mentalitas positif dan kecintaan anak terhadap ajaran Islam melalui cara yang menyenangkan.

​Inti acara diisi dengan berbagai cabang perlombaan yang memicu adrenalin dan kreativitas peserta:

  • Lomba Mewarnai: Diikuti oleh kategori TK/PAUD dan SD kelas 1–3 yang menampilkan kepiawaian dalam memadukan warna pada gambar bernuansa Islami.
  • Lomba Adzan: Menampilkan lantunan suara merdu para muazin cilik yang dinilai berdasarkan tajwid, makhraj, irama, hingga adab.
  • Lomba Da’i Cilik: Menjadi ajang unjuk keberanian bagi orator muda dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan penuh percaya diri.

​Menjelang pengumuman juara, suasana menjadi cair dan ceria berkat kehadiran Nikmatul Baroroh. Ia menyampaikan kultum unik menggunakan media boneka sebagai sarana dakwah, sehingga pesan moral lebih mudah dicerna oleh anak-anak.

BACA JUGA: Jembatan Gantung Garuda di Desa Plipir Rampung, Permudah Akses Warga

​Rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah pada pukul 16.15 WIB. Sebagai pamungkas, peserta disuguhi “Sesi Berkisah” atau refleksi inspiratif yang memberikan tausiyah penyejuk hati sebelum waktu berbuka puasa tiba.

​Kesuksesan Formakap Kids Festival Ramadhan 2026 ini tidak lepas dari dukungan berbagai mitra strategis, di antaranya Mie Gonchang, Asta Grafika, serta Kementerian Agama Kabupaten Purworejo. Melalui kegiatan ini, Formakap berharap dapat terus konsisten membina generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan berkarakter islami. (*/WS)

Repoter: Wahidun

Jelang Hari Raya Bupati Tarmizi Serahkan Kunci Huntara Kepada Masyarakat Korban Bencana

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM menyerahkan kunci rumah hunian sementara (huntara) kepada masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Selasa 10/3/2026

Penyerahan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.

Sebanyak enam unit hunian sementara lengkap dengan fasilitas pendukung diserahkan kepada warga terdampak bencana. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako guna membantu kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan.

Bupati Tarmizi mengatakan, hunian sementara tersebut akan ditempati warga sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap (huntap) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Untuk sementara masyarakat akan menempati huntara ini sambil menunggu pembangunan huntap. Kami juga memastikan bantuan sembako bagi masyarakat tetap diperhatikan,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, pembangunan huntara di beberapa wilayah lain seperti di Gampong Lawet mengalami sedikit keterlambatan akibat faktor teknis, terutama terkait ketersediaan listrik dan distribusi material.

Menurutnya, akses menuju wilayah tersebut cukup sulit karena harus melewati jembatan gantung yang hanya dapat dilalui sepeda motor. Sementara kendaraan roda empat harus memutar melalui jalur yang lebih jauh.
“Huntara di Lawet sedikit terlambat karena kendala teknis dan akses distribusi material. Untuk menuju lokasi harus melewati jembatan gantung yang hanya bisa dilalui sepeda motor,” jelasnya.

Tarmizi berharap, keberadaan hunian sementara yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dapat memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kita berharap masyarakat sudah memiliki tempat tinggal sementara yang layak sebelum Lebaran,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sebanyak 49 unit hunian telah direncanakan dalam program penanganan pascabencana tersebut, sementara dana penanganan juga telah disalurkan. Pemerintah daerah juga terus mendorong percepatan pembangunan huntap oleh pemerintah pusat.

Selain itu, Pemkab Aceh Barat juga mengusulkan program penguatan kebun dan pembangunan tanggul pengaman dengan nilai usulan mencapai Rp200 miliar guna mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan, mengingat potensi bencana hidrometeorologi masih dapat terjadi.

“Ketika hujan turun, masyarakat harus tetap waspada. Walaupun kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana sudah cukup terlatih, namun kewaspadaan tetap diperlukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga akan melakukan pendataan ulang lahan persawahan, termasuk kemungkinan pencetakan sawah baru serta pembangunan tanggul pengaman guna melindungi lahan pertanian masyarakat.

Dalam penanganan bencana ini, kata Tarmizi, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tim PLN sangat penting untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

“Kolaborasi semua pihak sangat membantu, mulai dari penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana,” pungkasnya ****

Harapan Warga Terwujud, Jalan Basuki Rahmat Dusun Krajan Kini Mulai Diperbaiki

0
0-4064x3074-0-0#

Jember, redaksi.co – Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan, Jalan Basuki Rahmat yang berada di Dusun Krajan, Kecamatan Jombang, tepatnya di RW 05 RT 02, akhirnya mendapat perbaikan. Kondisi ini pun disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan oleh warga setempat yang selama ini harus melewati jalan rusak dalam aktivitas sehari-hari.

Perbaikan jalan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat. Pasalnya, selama bertahun-tahun warga harus menghadapi kondisi jalan berlubang dan tidak nyaman dilalui, terutama saat musim hujan yang membuat jalan semakin sulit dilintasi.

Salah satu warga, Musthofa (60), mengaku tidak menyangka jalan yang selama ini hanya menjadi harapan akhirnya bisa diperbaiki. Ia mengatakan, selama ini dirinya sering bertanya-tanya kapan jalan tersebut akan mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Dulu saya sempat berpikir, kapan jalan ini bisa diperbaiki. Alhamdulillah sekarang lamunan itu akhirnya terwujud di era kepemimpinan Gus Bupati Fawait,” ungkap Musthofa dengan penuh rasa syukur.

Sementara itu, Sugeng, Kepala Desa setempat menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya infrastruktur desa yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari pemerintah daerah yang telah merealisasikan perbaikan Jalan Basuki Rahmat ini. Jalan ini merupakan akses penting bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Kepala Desa.

Ia juga berharap dengan adanya perbaikan jalan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat di Dusun Krajan.

Warga pun berharap perbaikan jalan tersebut dikerjakan dengan kualitas yang baik sehingga dapat bertahan lama dan tidak cepat rusak kembali.

“Harapan kami, semoga pekerjaan ini bisa kuat dan tahan lama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang panjang,” pungkasnya. (Sofyan).

PERPINA bersama Yayasan Miftahul Jannah gelar kegiatan santunan kepada 100 anak yatim ya

0

SIARAN PERS

PEREMPUAN PEMIMPIN INDONESIA (PERPINA)

 

PERPINA Berikan Santunan kepada 100 Anak Yatim di Masjid Miftahul Jannah

 

Jakarta — Dalam semangat berbagi di bulan penuh berkah, PERPINA bersama Yayasan Miftahul Jannah menyelenggarakan kegiatan santunan kepada 100 anak yatim yang dilaksanakan di Masjid Miftahul Jannah pada Sabtu, 7 Maret 2026.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PERPINA, Veve Safitri, bersama Dewan Penasehat PERPINA, Dewi Motik Pramono. Acara tersebut menjadi wujud kepedulian sosial dan komitmen perempuan pemimpin Indonesia untuk terus menebarkan nilai kasih sayang, empati, dan solidaritas kepada anak-anak yatim.

 

Dalam sambutannya, Veve Safitri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus digerakkan oleh PERPINA.

 

“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan, memberikan semangat, serta memastikan mereka merasakan kasih sayang dari banyak orang yang peduli. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Veve Safitri.

 

Sementara itu, Dewan Penasehat PERPINA, Dewi Motik Pramono, menekankan pentingnya peran perempuan dan keluarga dalam membangun lingkungan yang penuh kepedulian terhadap anak-anak.

 

Menurutnya, perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak, khususnya anak yatim, merupakan investasi sosial yang sangat penting dalam membangun generasi masa depan yang kuat dan berkarakter.

 

Selain pemberian santunan, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama, kebersamaan dengan anak-anak yatim, serta makan bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

 

PERPINA berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama peduli terhadap kesejahteraan anak-anak Indonesia.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat akan sabda Rasulullah SAW bahwa orang yang memelihara anak yatim akan berada dekat dengan beliau di surga, sebagaimana dekatnya jari telunjuk dan jari tengah.