Beranda blog Halaman 113

Jakarta Basah oleh Bahagia! Atlantis Ancol Jadi Lautan Keceriaan Saat HUT ke-499 Ibu Kota

0

JAKARTA,Redaksi.Co – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta tak hanya berlangsung di panggung-panggung hiburan dan pusat keramaian kota, Di kawasan wisata air Atlantis Water Adventures Ancol, ribuan percikan air dan tawa pengunjung menjadi simbol kebahagiaan warga yang merayakan bertambahnya usia ibu kota dengan cara yang berbeda, Senin (22/6/2026).

Sejak pagi, suasana Atlantis dipenuhi keluarga yang datang untuk menikmati liburan bersama,Anak-anak berlarian menuju berbagai wahana air favorit, sementara para orang tua tampak menikmati momen kebersamaan yang jarang didapat di tengah padatnya aktivitas perkotaan.

Gelombang antusiasme pengunjung terlihat di hampir seluruh area permainan, Kolam ombak, seluncuran air, hingga wahana keluarga menjadi pusat perhatian yang tak pernah sepi sepanjang hari, Setiap sudut kawasan dipenuhi gelak tawa dan ekspresi kegembiraan yang menggambarkan semangat perayaan Jakarta yang semakin dekat menuju usia lima abad.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jumlah pengunjung Atlantis pada momentum HUT Jakarta kali ini diperkirakan mencapai sekitar 300 orang, Meski tidak terjadi lonjakan ekstrem, tingkat kunjungan menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan di destinasi rekreasi yang menawarkan hiburan sekaligus kenyamanan bagi keluarga.

Bagi banyak pengunjung, Atlantis bukan sekadar tempat bermain air,Kawasan ini menjadi ruang berkumpul yang menghadirkan pengalaman kebersamaan antargenerasi, Sejumlah keluarga memanfaatkan momen ulang tahun Jakarta untuk mengabadikan kenangan melalui foto dan video di berbagai titik wahana.

Di tengah semarak perayaan, pengelola kawasan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan, Petugas keamanan serta tim penyelamat kolam ditempatkan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan lancar dan aman.

Perayaan HUT Jakarta ke-499 di Atlantis Ancol memperlihatkan sisi lain wajah ibu kota, Bukan hanya tentang pembangunan dan kemajuan kota, tetapi juga tentang ruang-ruang kebahagiaan yang mampu menyatukan masyarakat dalam suasana hangat dan penuh keceriaan.

Menjelang usia ke-500 tahun pada tahun depan, Jakarta seolah mengirimkan pesan sederhana melalui Atlantis Ancol: bahwa kota besar tetap membutuhkan ruang untuk tertawa, bermain, dan merayakan kebersamaan, Dan di antara riuh percikan air hari itu, semangat Jakarta terasa hidup dalam wajah-wajah bahagia para pengunjung.

*Selamatkan Anak Tenggelam, Anggota Polda Maluku Gugur dalam Aksi Kemanusiaan*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Polri berduka atas gugurnya personel Intelkam Polda Maluku, Briptu Nanda Tutupoho, yang meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang terseret arus laut di Pantai Nirun Lear Ngursoin, Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6/2026).

Peristiwa bermula sekitar pukul 14.40 WIT ketika seorang pelajar berinisial OPY (16) terjatuh dari tebing pantai dan terseret arus laut yang cukup kuat. Melihat kondisi tersebut, Briptu Nanda yang berada di lokasi tanpa ragu langsung terjun ke laut untuk memberikan pertolongan.

Dalam proses penyelamatan, Briptu Nanda ikut terseret arus. Seorang anggota Lanud D. Dumatubun, Serda Rangga, yang melihat kejadian tersebut turut membantu upaya penyelamatan. Berkat kerja sama warga dan tim penyelamat, korban anak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan saat ini masih menjalani perawatan medis. Sementara Briptu Nanda dan Serda Rangga sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho yang menunjukkan keberanian dan pengabdian luar biasa kepada masyarakat.

“Polri berduka atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang mengalami musibah. Tindakan almarhum merupakan cerminan nyata nilai-nilai kemanusiaan, keberanian, dan pengabdian yang menjadi jati diri setiap insan Bhayangkara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Menurutnya, pengorbanan Briptu Nanda menunjukkan bahwa anggota Polri senantiasa hadir untuk masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk ketika harus menghadapi risiko terhadap keselamatan diri sendiri.

“Almarhum bergerak karena panggilan kemanusiaan. Dengan keberanian dan ketulusannya, ia berupaya menyelamatkan nyawa sesama. Pengabdian seperti inilah yang menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri bahwa tugas melindungi masyarakat tidak mengenal batas ruang dan waktu,” lanjutnya.

Brigjen Pol. Trunoyudo juga menyampaikan penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga besar TNI Angkatan Udara atas gugurnya Serda Rangga yang turut membantu proses penyelamatan.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya Serda Rangga yang menunjukkan keberanian dan semangat kemanusiaan dalam upaya penyelamatan tersebut. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.

Polri mendoakan agar almarhum Briptu Nanda Tutupoho dan almarhum Serda Rangga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengorbanan keduanya akan selalu dikenang sebagai wujud pengabdian tulus demi keselamatan sesama.

Delapan Organisasi Relawan Prabowo Pimpin Konsolidasi Nasional Pro-08 Menuju Indonesia Emas 2045

0

Redaksi.co, Jakarta, 22 Juni 2026 | Delapan organisasi pendukung Presiden Prabowo Subianto resmi ditetapkan sebagai inisiator pelaksanaan Konsolidasi Nasional Pro-08 dalam agenda Pra-Konsolidasi yang berlangsung di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6).

Penetapan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama para pimpinan organisasi relawan dan pendukung Presiden Prabowo yang hadir dalam forum tersebut. Delapan organisasi yang mendapat mandat sebagai inisiator adalah Garda Rakyat (GARYAT) 08, Tim Dignas 19, Barisan Milenial 08, Wanita Pejuang, Gerakan Emak-Emak Kerakyatan (GEMAK), Laskar Adat Betawi, BAPINDO 08, dan Barisan Pemuda Rakyat.

Forum Pra-Konsolidasi juga mencatat dukungan dari sekitar 79 organisasi relawan dan kelompok pendukung Prabowo. Seluruh pimpinan organisasi tersebut memberikan amanah kepada delapan organisasi inisiator untuk mempersiapkan pelaksanaan Konsolidasi Nasional Pro-08 yang direncanakan berlangsung pada awal Juli 2026.

Panitia menyebutkan, Konsolidasi Nasional Pro-08 ditargetkan dihadiri sekitar 314 pimpinan nasional organisasi pendukung Presiden Prabowo dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda ini dimaksudkan untuk menghimpun kembali potensi, gagasan, serta energi positif para pendukung Presiden guna mendukung keberhasilan program-program prioritas nasional.

Menurut para peserta Pra-Konsolidasi, berbagai program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), KAMNEL, Sekolah Rakyat, Ketahanan Pangan Nasional, Program Tiga Juta Rumah Rakyat per Tahun, hingga Program Magang merupakan program yang memiliki orientasi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai landasan pemikiran pelaksanaan Konsolidasi Nasional Pro-08, forum tersebut juga menyepakati dokumen bertajuk Naskah Kebangsaan: Rakyat Bersama Prabowo, Solusi Indonesia Maju. Dokumen ini memuat analisis mengenai tantangan implementasi program-program prioritas pemerintah sekaligus menawarkan berbagai gagasan penguatan dukungan masyarakat terhadap agenda pembangunan nasional.

Dalam naskah tersebut disebutkan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat dipengaruhi oleh kualitas pelaksana program, efektivitas strategi komunikasi publik, serta kemampuan pemerintah dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap berbagai agenda pembangunan.

Sebagai tindak lanjut hasil Pra-Konsolidasi, para peserta mengusulkan pembentukan Forum Nasional 08 (FORNAS 08) sebagai wadah kolaborasi berbagai organisasi pendukung Presiden Prabowo. FORNAS 08 dirancang sebagai ruang bersama untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, edukasi publik, serta pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program-program prioritas pemerintah.

Konsolidasi Nasional Pro-08 yang akan digelar pada awal Juli mendatang diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis, peta jalan kolaborasi organisasi pendukung, serta deklarasi bersama untuk memperkuat dukungan terhadap agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.

Melalui semangat gotong royong, persatuan nasional, dan kolaborasi lintas organisasi, para peserta Pra-Konsolidasi berharap FORNAS 08 dapat menjadi rumah besar bagi berbagai elemen masyarakat yang ingin berkontribusi secara positif dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional.

“Bersama Rakyat, Bersama Prabowo, Solusi Indonesia Maju.”

(Tim Media Konsolidasi Nasional Pro-08)

Fakfak Raih Peringkat Kedua Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-Tanah Papua

0

FAKFAK, Redaksi.co – Kabupaten Fakfak kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Papua. Di bawah kepemimpinan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., daerah berjuluk Kota Pala ini berhasil meraih peringkat kedua dalam capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) tingkat kabupaten/kota se-Tanah Papua, Senin (22/6/2026).

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Program UCJ Ketenagakerjaan merupakan upaya strategis utuk memastikan setiap pekerja memperoleh perlindungan dari berbagai risiko kerja, sehingga dapat menjalankan aktivitasnya dengan rasa aman dan lebih sejahtera.
Informasi mengenai capaian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, melalui pesan WhatsApp yang diterima Redaksi.co. Dalam pesannya, ia mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih Kabupaten Fakfak.
“Alhamdulillah, kita mendapat urutan kedua untuk kabupaten/kota se-Tanah Papua,” tulis Bupati Samaun Dahlan.

Berdasarkan hasil penilaian, Kabupaten Raja Ampat menempati peringkat pertama, disusul Kabupaten Fakfak di posisi kedua, dan Kabupaten Kaimana di posisi ketiga.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam menghadirkan perlindungan sosial bagi para pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga sekaligus penggerak roda perekonomian daerah. Semakin luas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, semakin besar pula perlindungan yang diterima masyarakat terhadap risiko kecelakaan kerja, kehilangan penghasilan, maupun berbagai risiko sosial lainnya.

Capaian tersebut juga menunjukkan terjalinnya sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Fakfak, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan pekerja yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan demikian, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Fakfak mampu bersaing dengan daerah-daerah terbaik di Tanah Papua dalam memberikan pelayanan publik dan perlindungan sosial kepada masyarakat.

“Prestasi bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Sebab, pembangunan yang sejati adalah pembangunan yang mampu menghadirkan rasa aman, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.”

Melalui Program MBG, SPPG Budong-Budong Barakkang Terus Hadirkan Gizi Berkualitas bagi Masyarakat

0

Mamuju Tengah – Komitmen menghadirkan gizi berkualitas bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh SPPG Budong-Budong Barakkang melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada Senin (22/6/2026) pukul 07.00 WITA, SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Cahaya Mamuju Tengah kembali menyalurkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat di wilayah Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di SPPG yang beralamat di Jalan Poros Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong tersebut dipimpin oleh Kepala SPPG, Wis Eko Prayogi, dengan dukungan Staf Ahli Gizi, Hariati, serta Staf Ahli Akuntan, Dewi Susanti. Sebanyak 47 karyawan turut terlibat dalam proses penyiapan hingga pendistribusian makanan.

“Senyum penuh semangat dari Tiwi, tim pemorsian SPPG, saat menjalankan tugas menyiapkan makanan bergizi bagi ratusan penerima manfaat Program MBG”

Program MBG yang dijalankan SPPG Budong-Budong Barakkang menjangkau ratusan penerima manfaat dari kalangan peserta didik, tenaga pendidik, hingga kelompok sasaran 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Tercatat, sebanyak 372 siswa dan 35 guru menerima layanan program ini.

Adapun sekolah yang mendapat pelayanan makan bergizi antara lain TK Pancabakti Salugatta dengan 49 siswa, KB Tutwuri Salugatta sebanyak 21 siswa, SD Inpres Barakkang sebanyak 188 siswa, serta SD Inpres Salogatta dengan 114 siswa.

Selain peserta didik, program ini juga menyasar kelompok 3B di tiga desa. Di Desa Salogatta terdapat 29 ibu hamil, 94 ibu menyusui, dan 157 balita. Sementara di Desa Tinali tercatat 20 ibu hamil, 12 ibu menyusui, dan 109 balita. Sedangkan di Desa Barakkang terdapat 20 ibu hamil, 54 ibu menyusui, dan 106 balita yang turut menerima manfaat program.

Untuk menu makanan siap santap yang disajikan pada hari tersebut terdiri dari nasi putih, ayam krispy, tempe orek, tumis labu siam dan wortel, serta buah semangka. Menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan nutrisi para penerima manfaat guna mendukung tumbuh kembang dan kesehatan mereka.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian pendistribusian makanan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Program MBG melalui SPPG Budong-Budong Barakkang diharapkan dapat terus mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta berdaya saing di Kabupaten Mamuju Tengah.

Bupati Toha: PKM Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

0

Redaksi.co SEKAYU, MUBA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan Program Keluarga Maju (PKM) Tahun 2026 sebagai salah satu Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H. saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Musi Banyuasin terkait percepatan pelaksanaan Program Keluarga Maju (PKM), Senin (22/6/2026) di Ruang Rapat Serasan Sekate.

“Ini bukan sekadar program, tetapi tanggung jawab moral kita kepada masyarakat. Seluruh jajaran harus kompak, serius, dan hadir memberikan pelayanan terbaik. Program yang dijalankan harus tepat sasaran, tepat manfaat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta seluruh perangkat daerah pengampu memperkuat koordinasi, mempercepat tahapan pelaksanaan serta memastikan setiap bantuan yang diberikan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Sementara itu, Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai H. Abdur Rohman Husin selaku Ketua TKPK Kabupaten Musi Banyuasin menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan agar seluruh intervensi yang diberikan dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

“Penguatan koordinasi, pengendalian, monitoring dan evaluasi harus terus dilakukan sehingga pelaksanaan program dapat terukur, akuntabel dan memberikan hasil yang optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Musi Banyuasin Dr. H. Mursalin, S.E., M.M. menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp47,95 miliar untuk mendukung pelaksanaan Program Keluarga Maju Tahun 2026.

Menurutnya, PKM merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga yang dilaksanakan melalui bantuan usaha, pelatihan kerja dan bantuan pendidikan dengan sasaran masyarakat yang terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1 sampai dengan Desil 5.

“Persiapan pelaksanaan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Regulasi program telah memasuki tahap finalisasi dan masing-masing perangkat daerah pengampu juga sedang menyelesaikan petunjuk teknis sebagai pedoman operasional pelaksanaan program,” jelas Mursalin.

Secara keseluruhan, PKM Tahun 2026 menargetkan 6.455 penerima manfaat yang terdiri dari 3.920 penerima bantuan usaha melalui Dinas Sosial, 2.300 penerima pengembangan usaha melalui Dinas Koperasi dan UKM, 35 peserta pelatihan kerja melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta 200 penerima bantuan pendidikan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Mursalin menegaskan bahwa PKM tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, meningkatkan keterampilan kerja serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari sejauh mana program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi terhadap percepatan penurunan kemiskinan di Kabupaten Musi Banyuasin,” tambahnya.

Di sisi lain, Kabupaten Musi Banyuasin juga berhasil meraih predikat Kabupaten Terbaik I Provinsi Sumatera Selatan pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 dan akan mewakili Provinsi Sumatera Selatan pada Penilaian Tahap II Tingkat Nasional.

Program Keluarga Maju menjadi salah satu Program Unggulan Daerah yang akan menjadi fokus verifikasi Tim Penilai Nasional, khususnya terkait keterkaitan program dengan RPJMD dan RKPD, kesiapan pelaksanaan, ketepatan sasaran berbasis DTSEN, serta manfaat dan dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan penurunan kemiskinan.

“Tahun 2026 menjadi tahap pembuktian bahwa Program Keluarga Maju tidak hanya unggul dalam perencanaan, tetapi juga mampu menunjukkan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Mursalin.

(Alam/Tim)

Warga Bandung Meninggal Dunia di Atas Perahu Pemancingan Jatiluhur

0

“𝙳𝚒𝚍𝚞𝚐𝚊 𝙺𝚎𝚕𝚎𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝙰𝚝𝚊𝚜 𝙿𝚎𝚛𝚊𝚑𝚞, 𝚆𝚊𝚛𝚐𝚊 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐 𝙼𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝙳𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚍𝚒 𝙿𝚎𝚛𝚊𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛”

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝙿𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚍𝚞𝚔𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚍𝚒 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙳𝚊𝚗𝚊𝚞 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛, 𝚝𝚎𝚙𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝙺𝚙. 𝙲𝚒𝚐𝚊𝚍𝚒𝚗𝚐 𝚁𝚃 02/02 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙺𝚎𝚛𝚝𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚑, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚂𝚞𝚔𝚊𝚜𝚊𝚛𝚒, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚐𝚞 (21/6/2026) 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 16.00 𝚆𝙸𝙱.

𝚂𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚒𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚗𝚊𝚖𝚊 𝙴𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝙺𝚊𝚛𝚍𝚒𝚖𝚊𝚗 (57), 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐, 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚑𝚞 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚌𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗.

𝙺𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚞𝚕𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚒𝚔𝚊 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚛𝚘𝚖𝚋𝚘𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚑𝚎𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚛𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚌𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔 𝙹𝚘𝚓𝚘𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝚍𝚊𝚛𝚊𝚝𝚊𝚗.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸 : Hari Bhayangkara ke-80: Polres Purwakarta Gelar Turnamen Bulutangkis

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚑𝚞, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚐𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚑𝚞. 𝙽𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚋𝚊-𝚝𝚒𝚋𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚝𝚞𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚜𝚊𝚍𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒.

𝚁𝚎𝚔𝚊𝚗-𝚛𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚘𝚕𝚘𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚟𝚊𝚔𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚔𝚎 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛. 𝙱𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚕𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚐𝚒𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚗𝚢𝚎𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚍𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒 𝚘𝚋𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚛𝚎𝚍𝚊 𝚗𝚢𝚎𝚛𝚒.

𝚂𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 16.15 𝚆𝙸𝙱, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊. 𝙹𝚎𝚗𝚊𝚣𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚎𝚟𝚊𝚔𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎 𝚁𝚂𝚄𝙳 𝙱𝚊𝚢𝚞 𝙰𝚜𝚒𝚑 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚊𝚔𝚑𝚒𝚛𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚛𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊.

𝙿𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚘𝚕𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚞𝚝𝚘𝚙𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚞𝚛𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒, 𝚍𝚊𝚗 𝚓𝚎𝚗𝚊𝚣𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚋𝚊𝚠𝚊 𝚔𝚎 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚍𝚞𝚔𝚊 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚒𝚖𝚊𝚔𝚊𝚖𝚔𝚊𝚗.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗, 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚘𝚕𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚊𝚛𝚊 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚔𝚜𝚒.

  • “𝙿𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚙𝚘𝚗𝚜 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚎𝚟𝚊𝚔𝚞𝚊𝚜𝚒, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜,” 𝚞𝚓𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚊𝚛𝚒 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚠𝚊𝚕 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊-𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚞𝚋𝚞𝚑 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗. 𝙳𝚞𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊, 𝚔𝚘𝚛𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚊𝚔𝚒𝚋𝚊𝚝 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝚊𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚑𝚞.

𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚖𝚋𝚊𝚞 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚏𝚒𝚜𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚝𝚊𝚖𝚒𝚗𝚊, 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Gerbang Masa Depan Jakarta Dibuka: Ancol dan JIS Kini Menyatu dalam Satu Napas Kota Modern

0

JAKARTA,Redaksi.Co – Di tengah gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Jakarta, sebuah babak baru pembangunan ibu kota resmi dimulai dari pesisir utara.

Bukan sekadar meresmikan akses baru, Jakarta menunjukkan arah masa depannya melalui hadirnya konektivitas yang menghubungkan dua ikon besar kota: kawasan wisata Ancol dan Jakarta International Stadium (JIS).

Peresmian gerbang penghubung tersebut menjadi simbol transformasi Jakarta menuju kota yang semakin terintegrasi, di mana mobilitas, pariwisata, olahraga, dan ruang publik bertemu dalam satu ekosistem yang saling terkoneksi.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menjawab tantangan perkotaan modern yang membutuhkan akses cepat, nyaman, dan ramah lingkungan.

Kini masyarakat yang datang menggunakan kereta rel listrik (KRL) dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis menuju kawasan Ancol maupun JIS tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi, Kehadiran jalur konektivitas tersebut diyakini akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan penggunaan transportasi publik di Jakarta Utara.

Tidak hanya memudahkan mobilitas warga, koneksi baru ini juga diprediksi akan menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.

Aktivitas wisata, hiburan, olahraga, hingga sektor usaha mikro di sekitar kawasan diyakini akan semakin bergairah seiring meningkatnya arus pengunjung yang datang melalui akses terpadu tersebut.

Pengamat tata kota menilai integrasi kawasan seperti ini merupakan model pembangunan yang akan menjadi wajah Jakarta di masa depan, Sebuah kota tidak lagi hanya membangun gedung atau jalan, tetapi juga membangun keterhubungan antar pusat aktivitas masyarakat sehingga tercipta pengalaman kota yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Momentum peresmian ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta tengah mempersiapkan diri menyongsong usia ke-500 tahun sebagai kota global.

Dengan semakin terhubungnya fasilitas publik, transportasi massal, pusat olahraga, dan destinasi wisata, Jakarta Utara diproyeksikan berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru yang mampu menarik perhatian nasional maupun internasional.

Lebih dari sekadar gerbang fisik, konektivitas Ancol–JIS menjadi representasi perubahan paradigma pembangunan ibu kota: dari kota yang terfragmentasi menuju kota yang terkoneksi, dari mobilitas yang rumit menuju akses yang lebih mudah, serta dari ruang-ruang terpisah menjadi satu ekosistem perkotaan yang hidup dan berdaya saing tinggi,
“Gerbang ini bukan hanya membuka jalan menuju Ancol atau JIS, tetapi juga membuka jalan menuju Jakarta masa depan yang lebih modern, inklusif, dan terhubung.”

*Polda Metro Jaya Siapkan 4.057 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta*

0

Jakarta,Redaksi.co – Polda Metro Jaya menyiapkan 4.057 personel gabungan untuk melayani dan mengamankan rencana aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Senin (22/6/2026).

Ribuan personel tersebut disiagakan di sejumlah titik kegiatan, antara lain kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI dan Kementerian Kehutanan RI. Berdasarkan rencana pelayanan, personel yang dilibatkan terdiri dari 3.701 personel Polda Metro Jaya, 156 personel Polres, serta 200 personel BKO TNI.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kehadiran personel bertujuan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat masyarakat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

“Polda Metro Jaya menyiapkan 4.057 personel gabungan untuk melayani masyarakat yang akan menyampaikan pendapat. Pengamanan dilakukan secara humanis, persuasif, dan tetap mengedepankan keselamatan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat pengguna jalan,” ujar Kombes Budi.

Lebih lanjut Kombes Budi menjelaskan, personel juga disiapkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan, seperti kemacetan, pelanggaran lalu lintas, konvoi, pemblokiran jalan, hingga gangguan terhadap fasilitas umum. Meski demikian, seluruh langkah pengamanan tetap dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat dinamika di lapangan. Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk menghindari sementara kawasan yang menjadi titik kegiatan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak,” jelasnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau peserta aksi agar menyampaikan pendapat secara tertib, tidak mudah terprovokasi, tidak membawa barang berbahaya, serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya.

“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban bersama. Silakan menyampaikan aspirasi sesuai aturan, namun tetap jaga keamanan, ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” tutup Kombes Budi.

*Polda Metro Tegaskan Pelimpahan RS dan TT ke Kejati DKI Sesuai Prosedur KUHAP*

0

Jakarta, Redaksi.co – Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya melimpahkan tanggung jawab tersangka dan barang bukti atau tahap II terhadap tersangka RS dan TT ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Senin (22/6/2026).

Pelimpahan tersebut dilakukan terkait perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik serta dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan dokumen elektronik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dia menegaskan penyidik berpedoman pada Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana atau KUHAP.

“Kami pastikan seluruh tahapan yang dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya sudah sesuai dengan prosedur KUHAP,” ujar Kombes Iman.

Kombes Iman juga menanggapi adanya dugaan intervensi dalam proses penyidikan. Menurutnya, istilah yang lebih tepat adalah adanya upaya menghalangi, mengganggu, atau menghambat proses penyidikan, namun penyidik tetap menghadapi dinamika tersebut secara bijak dan sesuai prosedur hukum.

Ia mengajak seluruh pihak memberikan edukasi hukum yang benar kepada masyarakat. Jika ada pihak yang menilai terdapat hal tidak tepat dalam proses hukum, tersedia mekanisme resmi seperti praperadilan maupun saluran pengawasan internal.

“Kalau ada hal-hal yang dianggap tidak tepat, ada mekanisme praperadilan. Semua ketentuan prosedur ada rambu-rambunya,” katanya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa Polri tidak anti kritik dan terbuka terhadap saran maupun masukan. Namun, ia mengingatkan agar kritik tetap disampaikan berdasarkan fakta hukum, bukan melalui narasi provokatif, hoaks, atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Kombes Budi menjelaskan, upaya paksa yang dilakukan penyidik merupakan bagian dari rangkaian proses hukum yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebelum dilakukan penahanan, penyidik wajib melakukan pemeriksaan fisik dan psikis terhadap tersangka untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Pemeriksaan dan perawatan medis di RS Polri Kramat Jati dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia. Proses hukum ini ditegaskan bukan menyasar personal, profesi, atau ketokohan seseorang, melainkan berdasarkan laporan masyarakat yang didukung alat bukti, keterangan saksi, ahli, dan bukti lainnya.