Perdana, Bumkam Ita Mancia Kokas Salurkan Komoditas Pertanian dan Perikanan Lewat Skema Kemitraan

0
63

Fakfak, Redaksi.co – Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) Bersama Ita Mancia Kokas (Katong Orang Kokas), bekerja sama dengan Pemerintah Distrik serta pemerintah kampung se-Distrik Kokas, resmi memulai distribusi perdana hasil pertanian dan perikanan masyarakat melalui skema kemitraan, Minggu (8/02/2026).

Kegiatan tersebut ditandai dengan penerimaan sekaligus pengiriman pertama komoditas lokal yang telah memiliki kontrak kerja sama dengan PT HSI sebagai mitra distribusi. Perusahaan ini menangani suplai kebutuhan logistik (sesmik) untuk wilayah Kokas dan Sorong Selatan.

Ketua Bumkam Bersama Ita Mancia Kokas, Abdul Tanggih Iriwanas, menjelaskan bahwa langkah ini menjadi titik awal dalam menyalurkan potensi besar yang dimiliki masyarakat Kokas, khususnya pada sektor pertanian dan perikanan yang selama ini belum terkelola secara optimal.

Pada distribusi perdana, komoditas yang dikirim masih didominasi hasil pertanian segar, di antaranya kangkung, sawi, labu siam, tomat, rica atau cabai, jeruk, serta berbagai jenis sayuran lainnya. Dari sektor perikanan, masyarakat turut memasok ikan komo dan ikan asar sebagai produk unggulan lokal.

Sementara itu, beberapa komoditas lain seperti ayam potong dan daging sapi sebenarnya sudah masuk dalam daftar permintaan pasar, namun pengirimannya akan dilakukan pada tahap berikutnya menyesuaikan kesiapan produksi.

Meski menjadi langkah awal, volume distribusi saat ini baru mencapai sekitar 10–15 persen dari total potensi produksi Kokas. Karena itu, tahap pertama ini lebih difokuskan pada pembuktian kualitas produk sebagai jaminan bagi mitra kerja sama, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Harapan kami bukan hanya satu mitra saja. Semakin banyak pihak yang melirik potensi pertanian dan perikanan Kokas, sehingga seluruh produksi masyarakat bisa tersalurkan,” ujar Tanggih.

Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung. Ke depan, kerja sama distribusi direncanakan diperluas ke sejumlah wilayah lain, termasuk kawasan LNG Tangguh dan permintaan pasar di Kabupaten Fakfak.

Tanggih berharap distribusi perdana ini menjadi langkah berkelanjutan agar potensi lokal benar-benar menjadi sumber penghasilan tetap bagi petani dan nelayan.

“Intinya, kita ingin hasil masyarakat bisa dipasarkan secara pasti dan kesejahteraan warga Kokas semakin meningkat,” tutupnya.