Hadapi Verifikasi KPU, DPW PRIMA Jawa Tengah melakukan Konsolidasi Daerah Kebut Pemberkasan Sipol
SEMARANG – Menyongsong tahapan krusial Pemilihan Umum, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Jawa Tengah menyatakan kesiapannya untuk menghadapi verifikasi administrasi dan faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Fokus utama partai saat ini adalah merampungkan input data ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan konsolidasi struktur di 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh perwakilan dewan pimpinan pusat Majelis Rakyat Adil Makmur, Alit Julianto, S.H., serta Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Tengah, Supriadi, S.H.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan persiapan verifikasi administrasi dan faktual menjadi sorotan utama. Supriadi, S.H., selaku Korwil Jateng, membedah secara rinci kendala teknis yang dihadapi struktur di tingkat kabupaten/kota, mulai dari sinkronisasi data Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan KTP elektronik hingga pemenuhan syarat sebaran kepengurusan.
“Jawa Tengah adalah salah satu barometer nasional. Kami mengidentifikasi beberapa titik krusial dalam pemberkasan Sipol yang membutuhkan ketelitian ekstra. Tidak ada ruang untuk kesalahan administrasi. Saya instruksikan seluruh DPC (Dewan Pimpinan Cabang) untuk melakukan cek silang data anggota sebelum batas akhir pengunggahan,” tegas Supriadi di sela-sela pengarahan.
Sementara itu, Alit Julianto, S.H. dari Majelis Rakyat Adil Makmur menekankan bahwa verifikasi KPU bukan sekadar urusan teknis administratif, melainkan benteng pertama yang harus dijebol untuk memperjuangkan aspirasi rakyat biasa. Ia mengingatkan bahwa persoalan verifikasi seringkali menjadi “lubang jarum” bagi partai baru, namun ia optimistis dengan militansi kader di Jawa Tengah.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa mesin partai di Jateng tidak hanya siap secara data di atas kertas, tetapi juga siap secara faktual di lapangan. Kawan-kawan harus siap menghadapi verifikasi faktual di mana eksistensi kantor dan kebenaran anggota akan diperiksa. Ini soal marwah partai rakyat,” ujar Alit Julianto.
Bagas ardiyanto saputra Ketua DPW PRIMA Jawa Tengah menegaskan bahwa proses verifikasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ujian awal bagi mesin partai. Tantangan terbesar yang dihadapi di lapangan adalah memastikan validitas Kartu Tanda Anggota (KTA) yang harus sinkron dengan data kependudukan (KTP) serta memenuhi syarat sebaran “satu per seribu” jumlah penduduk di setiap wilayah.
“Kami menyadari Jawa Tengah adalah medan yang luas dengan densitas penduduk yang tinggi. Persoalan teknis seperti sinkronisasi data anggota yang tersebar di pelosok desa hingga kendala teknis pengunggahan dokumen ke Sipol menjadi tantangan tersendiri. Namun, militansi kawan-kawan struktur di tingkat DPC (Kabupaten/Kota) hingga Kecamatan menjadi kunci optimisme kami,” ujarnya dalam rapat koordinasi wilayah di Semarang, kemarin.
dalam konsolidasi tersebut DPW PRIMA Jawa tengah hanya mengundang kordinator dapil pada tingkatan wilayah jawa tengah. sebagai langkah awal pemenagan prima di jawa tengah.
Persoalan tidak berhenti pada input data. Ancaman verifikasi faktual—di mana tim KPU akan turun langsung memeriksa keberadaan kantor dan kebenaran anggota—membutuhkan kesiapan mental kader di akar rumput. DPW PRIMA Jateng harus memastikan bahwa anggota yang didaftarkan bukan sekadar nama di atas kertas, melainkan rakyat yang sadar dan siap menyatakan, “Ya, saya anggota PRIMA” saat diverifikasi.
Di tengah himpitan syarat administratif yang seringkali dinilai memberatkan partai-partai non-parlemen, PRIMA Jateng memilih untuk tidak mengeluh. Narasi yang dibangun adalah narasi perlawanan: bahwa verifikasi yang sulit adalah saringan untuk memisahkan partai yang serius memperjuangkan rakyat dengan partai yang hanya numpang lewat.
“PRIMA adalah partainya rakyat biasa. Kami tidak memiliki sumber daya finansial oligarki, tapi kami punya semangat gotong royong. Verifikasi KPU ini akan kami jawab dengan kerja kolektif untuk membuktikan bahwa partai rakyat bisa lolos dan berpartisipasi dalam Pemilu,” tutupnya.
Dengan semangat “Menangkan Pancasila”, DPW PRIMA Jateng kini berada di garis start, siap membuktikan bahwa kerja keras struktur rakyat mampu menembus tembok tebal regulasi pemilu
Sumber DPK Kab. Ketapang.






