Pengelola SPBU Lambanan Tegaskan Tak Ada Pungli dan Kerja Sama dengan Pengepul

0
24

Redaksi. MAMASA : Pengelola SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, Yusri, angkat bicara menanggapi sejumlah isu yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan praktik tidak wajar dalam pelayanan bahan bakar minyak (BBM).

Yusri dengan tegas membantah adanya praktik pemberian uang pelicin kepada operator SPBU. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi di lingkungan SPBU Lambanan.

Selain itu, ia juga meluruskan kabar mengenai antrean kendaraan sejak subuh hari. Menurutnya, distribusi BBM ke SPBU Lambanan dilakukan setiap hari dan paling lambat tiba sekitar pukul 14.00 WITA. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan terjadinya antrean panjang sejak dini hari.

Lebih lanjut, Yusri memastikan bahwa SPBU Lambanan tidak memiliki kerja sama dalam bentuk apa pun dengan pengepul maupun pihak industri tertentu. Pelayanan BBM, kata dia, dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Terkait pelayanan bagi masyarakat non-kendaraan, pihak SPBU hanya melayani warga yang mengantongi surat rekomendasi resmi dari instansi terkait. Kebijakan ini diberlakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap tepat sasaran.

Menanggapi isu keberadaan calo di area SPBU, Yusri menegaskan bahwa tidak ada praktik percaloan di SPBU Lambanan. Ia bahkan mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan adanya praktik tersebut.

“Jika terbukti ada, silakan laporkan. Kami dari pihak perusahaan siap bertanggung jawab,” tegas Yusri, Selasa 10 Februari 2026.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen manajemen SPBU Lambanan dalam menjaga transparansi dan pelayanan yang adil kepada masyarakat Kabupaten Mamasa. (ZUL)