Hilang Kontak di Laut Selatan, Sekoci Puger Masuki Hari ke-10 Tanpa Jejak

0
290
0-4064x3074-0-0#

JEMBER, redaksi.co – Misteri hilangnya satu sekoci milik Hadi Swandono, warga Puger Kulon, memasuki hari ke-10 tanpa satu pun titik terang. Empat awak yang berada di dalamnya diantaranya, JR (34) asal Puger Kulon, MM (25) asal Wonosari, GS (45) asal Lojejer, dan SR (42) asal Muncar, Banyuwangi. hingga kini belum memberikan kabar apa pun. Padahal dalam operasi normal penangkapan ikan, sekoci umumnya kembali dalam tempo dua hari (01/12/2025)

Selama sepuluh hari terakhir, tidak ada satu pun komunikasi masuk. Keadaan ini membuat pemilik sekoci, Hadi Swandono, serta keluarga para awak berada dalam tekanan kuat. Ia menegaskan bahwa selama bertahun-tahun melaut, belum pernah terjadi kejadian sekoci hilang kontak selama ini.

“Dua hari itu normal. Bahkan kalau cuaca buruk, tetap ada kabar. Tapi ini hilang tiba-tiba, tanpa jejak,” ujar Hadi.

Hadi mengaku kebingungan karena hingga hari ke-10 belum ada langkah pencarian dari pihak berwenang. Ia mengatakan tidak mengetahui prosedur pelaporan yang tepat.

“Saya benar-benar tidak tahu harus lapor ke siapa. Sudah tanya ke beberapa orang, tapi belum ada arahan pasti. Sementara nyawa empat orang ini sedang dipertaruhkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya berniat melakukan pencarian secara mandiri, namun terkendala biaya operasional.

“Saya ingin mencari sendiri, tapi kami tidak punya biaya untuk operasional kapal,” ujar Hadi.

Sejumlah nelayan Puger menilai hilangnya kontak selama lebih dari tiga hari sudah masuk kategori darurat, terlebih kondisi cuaca di perairan selatan Jember belakangan tidak stabil dan rawan gelombang tinggi.

“Kalau lebih dari tiga hari tidak ada kabar, biasanya itu sudah tanda bahaya,” ungkap salah satu nelayan yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan sekoci dan empat awaknya masih belum diketahui. Redaksi masih menunggu konfirmasi lanjutan dari pihak berwenang terkait upaya pencarian dan langkah yang akan diambil.

Reporter: Sofyan