Top 5 This Week

Related Posts

Dugaan Penggelapan dan Korupsi PMI Lombok Barat Terendus APH, Kejaksaan Panggil Seluruh Pengurus

Dugaan Penggelapan dan Korupsi PMI Lombok Barat Terendus APH, Kejaksaan Panggil Seluruh Pengurus

Lombok Barat, Redaksi.co – Aroma dugaan penggelapan dan korupsi dalam pengelolaan darah di tubuh Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat (Lobar) mulai tercium aparat penegak hukum. Kasus ini kini menjadi perhatian serius pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram setelah adanya laporan terkait dugaan penyimpangan dana, baik di tingkat markas maupun Unit Donor Darah (UDD) PMI Lobar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kejari Mataram pada Selasa (05/05) memanggil sejumlah pengurus PMI Lombok Barat untuk dimintai keterangan. Pemeriksaan ini mencakup berbagai unsur, mulai dari ketua, sekretaris, hingga jajaran pengurus lainnya, termasuk pihak Unit Donor Darah PMI.

Pantauan di lapangan, sejak pagi hingga menjelang siang, para pengurus PMI Lobar terlihat mendatangi kantor Kejari Mataram. Salah satu yang hadir adalah Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnaen, yang datang bersama sejumlah pengurus lainnya.

Di sela-sela proses pemeriksaan, Haris Karnaen memilih irit bicara kepada awak media.

Iya nanti saja, soalnya (pengambilan keterangan, red) masih berjalan,” ujarnya singkat.

Sikap serupa juga ditunjukkan pihak Kejari Mataram yang hingga kini masih enggan memberikan keterangan resmi terkait materi pemeriksaan maupun perkembangan kasus tersebut.

Usai menjalani pemeriksaan, Haris Karnaen tampak bergegas meninggalkan lokasi tanpa memberikan pernyataan lanjutan. Ia langsung menuju kendaraannya dan meninggalkan area kejaksaan, tanpa memberikan bocoran kepada awak media terkait kasus yang tengah bergulir.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat peran vital PMI dalam pelayanan kemanusiaan, khususnya dalam pengelolaan darah. Dugaan penyimpangan dana di lembaga tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar dan diharapkan dapat diusut secara transparan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak Kejari Mataram.

Sumber : Media Nasional Investigasi-Redaksi.co

Jurnalis : Abah Uhel

Suhaili .
Suhaili .
Nama : H.suhaili Umur : 47 tahun Pekerjaan : Pers Asal : Taman ayu gerung lombok barat ntb

Popular Articles