Top 5 This Week

Related Posts

Diduga blokir kontak wartawan,penggunaan PPDB SMPN.52 Surabaya jadi sorotan

Redaksi.co||Surabaya – Transparansi penggunaan anggaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2025 di SMP Negeri 52 Surabaya menjadi sorotan. Pasalnya, saat dikonfirmasi terkait penggunaan dana tersebut, Bendahara BOS sekolah bernama Puri Dwi Yanti, S.Pd., disebut memilih bungkam dan diduga memblokir nomor wartawan.(18/5/2026)

Upaya konfirmasi dilakukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait penggunaan anggaran PPDB 2025 yang menjadi perhatian publik. Namun hingga berita ini ditulis, pihak bendahara belum memberikan jawaban maupun klarifikasi atas sejumlah pertanyaan yang disampaikan.


Ironisnya, nomor kontak wartawan yang sebelumnya aktif terhubung diduga justru diblokir setelah dilakukan permintaan konfirmasi. Sikap tersebut dinilai menimbulkan tanda tanya besar terkait keterbukaan informasi publik di lingkungan sekolah negeri.

Sebagai lembaga pendidikan yang dibiayai negara, penggunaan anggaran sekolah seharusnya dapat dijelaskan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat, terlebih jika menyangkut dana yang bersumber dari anggaran pemerintah.
Sejumlah pihak menilai, sikap tertutup terhadap konfirmasi media justru dapat memunculkan dugaan negatif di tengah masyarakat. Padahal, klarifikasi dari pihak sekolah sangat diperlukan agar tidak menimbulkan asumsi liar maupun persepsi miring terhadap pengelolaan anggaran PPDB.

Hingga saat ini, pihak SMP Negeri 52 Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada kepala sekolah maupun pihak terkait lainnya guna memperoleh informasi yang berimbang.(bersambung)

Popular Articles