Top 5 This Week

Related Posts

Bukan Sekadar Jualan, Market Day SDN Gunung Sunda Jadi Ruang Belajar Kemandirian Siswa

Redaksi.co, Sukabumi || Halaman sekolah berubah menjadi ruang belajar yang lebih dinamis ketika siswa kelas 5 SDN Gunung Sunda, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, mengikuti kegiatan Market Day, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan tahunan yang digelar setiap Agustus tersebut tidak semata-mata menjadi ajang siswa menjajakan makanan. Di balik aktivitas transaksi sederhana, para siswa diperkenalkan pada sejumlah keterampilan praktis, mulai dari berkomunikasi, bekerja sama, mengelola uang, hingga mengambil keputusan.

Dengan bimbingan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI/PABP), Dani, serta pendampingan wali kelas, siswa menyiapkan dan menawarkan berbagai jenis makanan kepada warga sekolah.

Pilihan produk yang dijajakan cukup beragam. Sejumlah makanan tradisional khas Sunda tetap menjadi bagian dari kegiatan, sementara siswa juga menghadirkan berbagai jajanan yang lebih populer di kalangan anak-anak.

Wali Kelas 5 SDN Gunung Sunda, Listiyani, mengatakan variasi produk yang ditawarkan siswa tahun ini berkembang dibanding pelaksanaan sebelumnya.

“Kalau yang diutamakan itu makanan khas Sunda seperti bala-bala, leupeut, atau combro. Mungkin untuk tahun sekarang lebih bervariasi lagi, mulai dari sosis-sosisan, terus bakso yang kayak basreng gitu, dan masih banyak lagi makanan lainnya,” ujar Listiyani.

Menurutnya, keberagaman produk tersebut menunjukkan adanya ruang bagi siswa untuk berkreasi sekaligus belajar mengenali kebutuhan dan minat konsumen dalam konteks sederhana yang sesuai dengan usia mereka.

Namun, nilai utama kegiatan tersebut bukan semata-mata terletak pada hasil penjualan. Market Day dirancang sebagai pengalaman belajar yang mempertemukan pengetahuan di kelas dengan situasi nyata.

Siswa belajar menghitung uang, menentukan harga, melayani pembeli, menyampaikan informasi mengenai produk, serta bekerja dalam kelompok. Proses tersebut secara tidak langsung melatih keberanian dan tanggung jawab mereka.

Listiyani menilai pengalaman semacam itu penting untuk membangun keterampilan yang tidak selalu dapat diperoleh melalui pembelajaran teoritis.

“Harapan ke depannya dari kegiatan ini, semoga anak-anak dapat manfaatnya, seperti mereka berlatih tentang berjualan, cara mengelola uang, dan berkomunikasi. Mereka juga melatih keberanian,” katanya.

Antusiasme siswa terlihat dari aktivitas mereka selama kegiatan berlangsung. Masing-masing berusaha menawarkan produk dan berinteraksi dengan calon pembeli di lingkungan sekolah.

Bagi sekolah, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang dapat membantu siswa memahami bahwa keterampilan berhitung, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab memiliki penerapan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Market Day juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dari proses. Mereka tidak hanya berhadapan dengan persoalan bagaimana menjual produk, tetapi juga belajar menghadapi pembeli, mengatur pembagian tugas, serta mempertanggungjawabkan hasil kegiatan.

Melalui kegiatan tahunan tersebut, SDN Gunung Sunda berharap pengalaman yang diperoleh siswa dapat menjadi bekal dalam membangun karakter mandiri, kreatif, percaya diri, dan memiliki kemampuan dasar kewirausahaan sejak usia sekolah. (Yosep M)

Editor : AS

Popular Articles