Top 5 This Week

Related Posts

Bukan Sekadar Parkir, SOMEAH Dinilai Bisa Bangun Kepercayaan Wisatawan di Sukabumi

Redaksi.co, Sukabumi – Upaya membangun citra pariwisata Kabupaten Sukabumi tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam. Kualitas pelayanan, keamanan, transparansi tarif, dan keramahan masyarakat menjadi bagian penting yang menentukan pengalaman wisatawan.

Hal tersebut menjadi perhatian Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, saat menghadiri peluncuran Program Parkir Wisata SOMEAH di Pantai Istana Presiden Citepus, Senin (3/8/2026).

Menurut Budi, program dengan semangat Sopan, Aman, Endah, Amanah tersebut seharusnya tidak berhenti pada penataan sistem parkir. Lebih jauh, SOMEAH dapat menjadi bagian dari perubahan budaya pelayanan di berbagai destinasi wisata Kabupaten Sukabumi.

“Pariwisata itu soal rasa. Kalau dari parkir saja sudah dipalak, disambut jutek, bagaimana mau bilang Sukabumi indah? Tapi kalau aman, someah, pasti mereka cerita ke teman-temannya,” ujar Budi.

Ia menilai pengalaman wisatawan selama berada di destinasi memiliki pengaruh terhadap citra daerah. Wisatawan yang mendapatkan pelayanan baik berpotensi menyampaikan pengalaman tersebut kepada orang lain, sementara pengalaman negatif dapat memengaruhi persepsi terhadap destinasi secara keseluruhan.

Karena itu, Budi mengatakan tanggung jawab menciptakan suasana wisata yang nyaman tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah. Pengelola destinasi, pedagang, juru parkir, hingga masyarakat di sekitar kawasan wisata memiliki peran yang sama.

Menurutnya, penerapan standar pelayanan yang jelas perlu berjalan beriringan dengan penyediaan fasilitas dan informasi yang mudah diakses wisatawan.

Salah satu langkah yang diapresiasi Budi adalah pemasangan papan informasi tarif parkir di lokasi wisata. Kejelasan tarif dinilai dapat memberikan kepastian kepada wisatawan sekaligus membantu mencegah munculnya persoalan akibat ketidakjelasan biaya.

“Sekarang semua jelas. Parkir motor berapa, mobil berapa. Wisatawan jadi tidak was-was. Ini langkah bagus,” katanya.

Budi berpandangan, persoalan retribusi maupun biaya pelayanan tidak semata-mata berkaitan dengan nominal. Yang tidak kalah penting adalah adanya transparansi serta pelayanan yang membuat wisatawan merasa dihargai.

“Orang bayar itu kalau merasa dihargai. Diberi rasa aman, diberi kenyamanan. Nah SOMEAH ini jawabannya,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membangun standar pelayanan yang lebih baik di kawasan wisata Sukabumi. Sebab, potensi alam yang besar perlu ditopang dengan tata kelola dan pelayanan yang mampu memberikan pengalaman positif kepada pengunjung.

Budi optimistis penerapan nilai Sopan, Aman, Endah, dan Amanah secara konsisten dapat memperkuat kepercayaan wisatawan terhadap destinasi di Kabupaten Sukabumi.

Dengan demikian, SOMEAH tidak hanya dimaknai sebagai program penataan parkir, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya pelayanan yang ramah, transparan, dan bertanggung jawab di sektor pariwisata daerah.(YM007)***

Editor : AS

Popular Articles