Top 5 This Week

Related Posts

Aroma Kongkalikong Lahan BLK Sulbar: Siapa Anggota DPRD Berinisial ‘S’ yang Dibidik Mahasiswa?

Redaksi.co SULBAR : Panggung politik dan hukum Sulawesi Barat kian diguncang isu panas. Kasus dugaan kongkalikong pembebasan lahan Balai Latihan Kerja (BLK) Sulbar yang sempat meredup, kini kembali meledak dan menggelinding liar ke publik.

Kali ini, giliran elite politik yang dibuat ketar-ketir. Fraksi Mahasiswa yang dikenal vokal, secara mengejutkan membongkar adanya keterlibatan “orang kuat” di lingkaran kekuasaan. Mereka mendesak Polda Sulbar untuk segera memeriksa oknum anggota DPRD Provinsi berinisial “S” yang diduga kuat ikut menikmati “kue” skandal lahan tersebut!

Gerah dengan penanganan kasus yang dinilai jalan di tempat dan mirip “drama korea” yang bertele-tele, mahasiswa akhirnya habis kesabaran. Ketua Umum Fraksi Mahasiswa, Alim Bahri, membongkar bahwa pihaknya mencium aroma konspirasi yang sengaja ditutupi.

Kami sudah lelah dengan proses yang terkesan jalan di tempat. Kami mendesak Polda Sulbar agar tidak tebang pilih dalam menangani kasus ini. Segera periksa dan panggil oknum anggota DPRD Provinsi berinisial S!” tuntut Alim Bahri dengan nada tinggi saat ditemui di Mamuju, Sabtu (23/05/2026).

Alim menyebut, proyek yang harusnya menjadi angin segar untuk masa depan anak muda Sulbar ini justru dijadikan ladang bancakan. Bagi mahasiswa, ini bukan sekadar korupsi biasa, melainkan pengkhianatan terbesar terhadap rakyat.

Merasa aksi demonstrasi mereka di Dinas Perkim dan Gedung DPRD sebelumnya kurang direspons, Fraksi Mahasiswa kini melempar psywar (perang urat syaraf) tingkat tinggi ke korps berbaju cokelat. Mereka menuntut nyali Kapolda Sulbar untuk segera menetapkan tersangka tanpa pandang bulu.

Hot Poin Tuntutan Mahasiswa:

No Compromise: Hukum harus tegak, bersihkan intervensi politik!

Buka Mulut ‘S’: Panggil dan periksa legislator berinisial S yang namanya kini jadi bola liar.

Ultimatum Merah: Jika dalam beberapa hari ke depan polisi masih melempem, ribuan massa siap digerakkan untuk menduduki Mapolda Sulbar!

Ini adalah harga mati! Kami meminta Polda Sulbar menunjukkan taringnya. Jika tidak ada perkembangan signifikan, kami pastikan akan melumpuhkan dan menduduki Polda Sulbar dengan massa yang jauh lebih besar,” ancam Alim berapi-api.

Akankah Polda Sulbar berani menyentuh oknum anggota DPRD berinisial S tersebut, atau kasus ini akan menguap begitu saja di balik meja kekuasaan? Publik kini menanti dengan napas tertahan! (ZUL)

Popular Articles