Redaksi.co MAMUJU : Suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Sabtu (7/11/2026), pecah dalam kemeriahan. Ratusan nelayan beserta Anak Buah Kapal (ABK) sejenak meliburkan diri dari aktivitas melaut untuk menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Pesta Syukuran Hasil Laut.
Perayaan tahunan ini tidak hanya diwarnai berbagai lomba dan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi momentum penting penguatan ekonomi dan solidaritas masyarakat pesisir Sulawesi Barat.
Dua tokoh penting Mamuju hadir langsung di tengah-tengah warga pesisir. Anggota DPR RI, Zulfikar Suhardi, hadir membakar semangat para nelayan sekaligus memberikan kejutan bantuan nyata. Tak tanggung-tanggung, Zulfikar menggelontorkan dana dukungan kegiatan sebesar Rp50 juta serta menyerahkan langsung 20 unit cool box untuk menjaga kualitas mutu ikan hasil tangkapan nelayan.
“Bantuan ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian kami untuk memperkuat sarana aktivitas penangkapan ikan serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir di Sulawesi Barat,” ujar Zulfikar dalam sambutannya.
Sementara itu, Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memprioritaskan pembenahan fasilitas, kemudahan pelayanan publik, dan program perikanan yang berpihak pada rakyat kecil.
Kabar baik juga datang dari sektor pelayanan publik. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju kini memangkas rantai birokrasi, khususnya dalam kemudahan penerbitan surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi di SPBN maupun SPBU.
​Langkah efisiensi ini mendapat apresiasi hangat dari komunitas nelayan lokal. Koordinator Nelayan Lembang, Abd. Rahman (Bapak Ardi), mengaku kini para nelayan tak lagi terbebankan oleh urusan administratif yang berbelit.
​”Kami sangat merasakan perubahan ini. Pengurusan surat rekomendasi BBM bersubsidi sekarang jauh lebih mudah, cepat, dan transparan. Nelayan bisa lebih fokus melaut tanpa dipusingkan urusan administrasi,” ungkap Bapak Ardi.
​Untuk menjaga kestabilan supply, DKP Mamuju juga memperketat validasi data kelompok di lapangan agar kuota subsidi tepat sasaran.
Tidak berhenti di perayaan dan bantuan teknis, DKP Mamuju saat ini tengah menyiapkan langkah strategis penataan kawasan pesisir, salah satunya melalui pengembangan Kampung Nelayan Modern di kawasan Kasiwa dan sekitarnya.
Program ini diproyeksikan menjadi pendorong utama transformasi ekonomi pesisir Mamuju melalui peningkatan infrastruktur perikanan, penguatan kelembagaan, serta pembukaan usaha ekonomi produktif bagi keluarga nelayan.
Pesta syukuran di TPI Binanga hari ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi kuat antara wakil rakyat, pemerintah daerah, dan masyarakat nelayan adalah kunci utama mewujudkan kesejahteraan sektor kelautan yang berkelanjutan. (ZUL)

