Top 5 This Week

Related Posts

TK Tunas Larasati Belum Rampung 100 Persen, Irda Beri Klarifikasi Soal Keterlambatan Pekerjaan

Redaksi.co MAMASA : Pekerjaan pembangunan TK Tunas Larasati di Desa Saloaho, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, tahun 2025, menjadi perhatian setelah hingga kini pekerjaan tersebut disebut belum rampung 100 persen.

Di tengah sorotan tersebut, pihak TK Tunas Larasati melalui Irda memberikan klarifikasi mengenai kondisi pekerjaan. Ia sekaligus meminta agar informasi mengenai dirinya yang disebut beredar di media sosial Facebook dapat diluruskan dan diklarifikasi secara berimbang.

Irda membenarkan bahwa pekerjaan belum mencapai penyelesaian 100 persen. Namun, ia menegaskan bahwa material yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut telah tersedia, termasuk keramik atau tehel.

“Belum sampai seratus persen. Barang-barang sampai tehel ada semua,” demikian inti penjelasan Irda.

Menurut Irda, keterlambatan pekerjaan bukan disebabkan oleh tidak tersedianya material. Ia menyebut kendala justru terjadi pada tenaga kerja yang menangani pekerjaan tersebut.

Salah seorang tukang, menurut keterangannya, mengalami masalah kesehatan sehingga tidak dapat melanjutkan pekerjaan sebagaimana yang diharapkan. Upaya melanjutkan pekerjaan dengan tenaga kerja lain juga disebut menghadapi kendala setelah tukang tersebut harus menghadapi persoalan keluarga, menyusul istrinya yang menjalani perawatan dan dirujuk ke Polewali.

Kondisi tersebut, kata Irda, turut berpengaruh terhadap proses penyelesaian pekerjaan. Ia menyebut pencairan dana tahap terakhir belum dilakukan, sehingga pekerjaan belum dapat diselesaikan sepenuhnya.

Meski demikian, Irda menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan.

Ia bahkan mengaku telah menggunakan uang pribadi untuk membantu memenuhi sejumlah kebutuhan selama proses penyelesaian pekerjaan berlangsung.

“Saya sebagai manusia juga mengerti kalau orang belum punya uang. Jadi saya bersabar bagaimana caranya saya menyelesaikan ini, karena saya punya tanggung jawab,” ujar Irda.

Dalam keterangannya, Irda juga menyampaikan adanya persoalan dengan salah seorang tukang yang menurutnya telah menerima sejumlah uang, namun pekerjaan yang diharapkan belum diselesaikan.

Irda menyebut persoalan tersebut telah disampaikan kepada kepala desa dan pihak kepolisian. Ia juga mengatakan bahwa pihak yang bersangkutan sempat menyatakan kesediaan untuk mengembalikan uang tersebut.

Meski demikian, informasi mengenai persoalan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut agar duduk perkara dapat diketahui secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Irda juga menyampaikan bahwa dirinya telah dimintai keterangan oleh pihak inspektorat terkait persoalan pekerjaan tersebut.

Menurut keterangannya, terdapat komunikasi mengenai kemungkinan pencairan tahap terakhir dengan catatan pekerjaan tetap diupayakan untuk diselesaikan.

Status pencairan, progres pekerjaan, serta mekanisme penyelesaian pekerjaan menjadi bagian yang perlu diperjelas melalui dokumen dan keterangan resmi dari pihak terkait.

Di tengah berkembangnya persoalan tersebut, Irda secara khusus meminta agar informasi mengenai dirinya yang disebut beredar di Facebook dapat diperbaiki atau diklarifikasi apabila terdapat informasi yang tidak sesuai.

Ia berharap persoalan tersebut tidak hanya dilihat dari satu sisi. Menurutnya, komunikasi langsung dengan pihak yang berkepentingan diperlukan agar alasan keterlambatan pekerjaan dapat diketahui secara menyeluruh.

Irda juga menyayangkan apabila persoalan berkembang di ruang publik tanpa adanya komunikasi langsung dengan dirinya.

Ia berharap pihak-pihak yang memiliki kepentingan atau informasi mengenai pekerjaan tersebut dapat menghubunginya untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai kondisi di lapangan.

Irda menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menghindari tanggung jawab dan masih berupaya menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, persoalan pekerjaan TK Tunas Larasati masih memerlukan penjelasan dari seluruh pihak terkait, terutama mengenai progres pekerjaan, status pencairan dana tahap terakhir, penggunaan dana, kondisi material, serta tanggung jawab masing-masing pihak.

Keterangan yang berimbang dan dukungan dokumen menjadi penting agar persoalan tersebut dapat dilihat berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi, bukan semata-mata berdasarkan informasi yang berkembang di media sosial. (ZUL)

Popular Articles