Top 5 This Week

Related Posts

PABPDSI NTB dan BNN NTB Perkuat Sinergi, Kawal Program Desa Bersinar

PABPDSI NTB dan BNN NTB Perkuat Sinergi, Kawal Program Desa Bersinar

MATARAM, NTB – Redaksi.co Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika hingga tingkat desa terus dilakukan. Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi NTB bersama PABPDSI Kabupaten Lombok Barat resmi memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam mendukung program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong keterlibatan kelembagaan desa, khususnya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), untuk ikut mengambil peran dalam pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di tengah masyarakat.

PABPDSI menegaskan kesiapannya untuk membantu, mengawal sekaligus menyukseskan program pemerintah dalam menciptakan desa yang bersih dan bebas dari narkoba.

Ketua Divisi Hukum PABPDSI Provinsi NTB, Rohadi Wijaya, S.H., CPLA, mengatakan persoalan narkotika tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa dan BPD.

“Dengan ditandatanganinya MoU ini, PABPDSI siap membantu, mengawal dan menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan Desa Bersinar. BPD memiliki posisi strategis karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa,” ungkap Rohadi.

Ia menilai program Desa Bersinar harus dijalankan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Menurut Rohadi, BPD bersama pemerintah desa dan masyarakat harus mampu membangun lingkungan yang memberikan perlindungan terhadap generasi muda dari ancaman narkotika.

“Yang paling penting adalah bagaimana program ini bisa menyentuh masyarakat secara langsung. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, masyarakat dan desa. Karena itu, PABPDSI akan mendorong agar BPD di setiap desa dapat ikut berperan aktif dalam mendukung program Desa Bersinar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rohadi menegaskan bahwa keberadaan BPD tidak hanya berkaitan dengan fungsi pemerintahan dan pengawasan di desa. BPD juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri Kepala BNN Provinsi NTB Marjuki, S.I.K., M.Si., Ketua PABPDSI Provinsi NTB M. Zubaer, S.Pd., M.AP., Ketua Divisi Hukum PABPDSI Provinsi NTB Rohadi Wijaya, S.H., CPLA, serta Sekretaris Jenderal PABPDSI Provinsi NTB L. Erwin Rahadi, S.Com., S.Pd.

Kerja sama BNN NTB dan PABPDSI ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi langkah-langkah konkret dalam mendorong terbentuknya desa-desa yang memiliki ketahanan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Melalui sinergi tersebut, PABPDSI NTB menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan desa yang sehat, aman, produktif dan bebas dari narkoba.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melindungi generasi muda NTB dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan masyarakat dan bangsa.

“Desa Bersinar bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi gerakan bersama. Dari desa kita cegah narkoba, dari desa kita selamatkan generasi bangsa,” pungkas Rohadi Wijaya.

Jurnalis: Suhaili
Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Suhaili .
Suhaili .
Nama : H.suhaili Umur : 47 tahun Pekerjaan : Pers Asal : Taman ayu gerung lombok barat ntb

Popular Articles