Top 5 This Week

Related Posts

Kaluku Nangka Menuju Destinasi Wisata Unggulan, Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci


PASANGKAYU, Redaksi.co – Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, terus berbenah dalam mengembangkan potensi wisata alam yang dimilikinya. Melalui Destinasi Wisata Batu Alam dan Arung Jeram Bambatunu, desa ini mulai menjelma sebagai salah satu tujuan wisata alternatif yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Keberadaan objek wisata tersebut telah membuka peluang usaha baru bagi warga.

Aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata mulai tumbuh seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, mulai dari pelaku UMKM, jasa pemandu wisata, hingga penyedia berbagai kebutuhan bagi para pengunjung. Kondisi ini turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan di tingkat desa.

Kepala Desa Kaluku Nangka, Nurdin, yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Pasangkayu, mengatakan pengembangan wisata berbasis potensi lokal menjadi langkah strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi generasi muda.

Menurutnya, keberhasilan pengembangan kawasan wisata tidak terlepas dari keterlibatan aktif masyarakat. Pemerintah desa bersama warga terus menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian lingkungan agar kawasan wisata tetap nyaman dan menarik bagi wisatawan.”Wisata Kaluku Nangka bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat desa, tetapi juga aset daerah yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Karena itu, sinergi semua pihak sangat diperlukan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Nurdin.

Ia menjelaskan, meskipun perkembangan wisata menunjukkan tren positif, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus menjadi perhatian bersama. Infrastruktur pendukung seperti peningkatan akses jalan, fasilitas sanitasi, area parkir, tempat istirahat pengunjung, hingga sarana penunjang lainnya masih memerlukan pengembangan agar mampu menunjang pertumbuhan jumlah wisatawan.

Selain pembangunan infrastruktur, promosi destinasi wisata juga dinilai perlu diperkuat melalui pemanfaatan media digital, kerja sama dengan berbagai pihak, serta dukungan pemerintah daerah sehingga potensi Wisata Kaluku Nangka semakin dikenal luas dan mampu bersaing dengan destinasi wisata lainnya di Sulawesi Barat.

Nurdin berharap Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, hingga pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui pembangunan fasilitas, pendampingan program, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi wisata.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, kami optimistis Wisata Kaluku Nangka mampu berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Desa, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan fasilitas, peningkatan kualitas pelayanan, serta promosi yang lebih masif menjadi langkah penting agar potensi besar yang dimiliki Desa Kaluku Nangka dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Pasangkayu.

Popular Articles