Top 5 This Week

Related Posts

Sachrudin Ajak Warga Perkuat Budaya Peduli Lingkungan di Festival Kali Sabi

Sambut Menteri Lingkungan Hidup di Festival Kali Sabi, Sachrudin Ajak Warga Perkuat Budaya Peduli Lingkungan

 

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, lembaga sosial, dan masyarakat.

 

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat membuka Festival Kali Sabi 2026 yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, di kawasan Kali Sabi, Kecamatan Cibodas, Minggu (12/7/2026).

 

Dalam sambutannya, Sachrudin mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Festival Kali Sabi sebagai momentum untuk memperkuat budaya hidup bersih dan meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

 

“Mari kita mulai dari langkah-langkah sederhana, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air. Jika dilakukan bersama, langkah kecil ini akan memberikan dampak besar bagi lingkungan,” ujar Sachrudin.

 

Ia menegaskan, menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pelestarian dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

 

Pada kesempatan tersebut, Sachrudin juga menyampaikan apresiasi kepada Banksasuci Foundation sebagai penggagas Festival Kali Sabi. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mengampanyekan pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

 

“Terima kasih kepada Banksasuci Foundation yang terus menjadi penggerak kebaikan dan inspirasi bagi masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM dalam festival ini juga menjadi ruang promosi sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga. Kolaborasi seperti inilah yang harus terus diperkuat,” katanya.

 

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, menekankan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan sangat ditentukan oleh tumbuhnya kesadaran masyarakat. Menurutnya, berbagai program pemerintah akan lebih efektif apabila didukung perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga alam.

 

“Yang paling utama pada akhirnya adalah kesadaran masyarakat. Agustus nanti kami mengajak seluruh masyarakat mengikuti Tobat Nasional Ekologis. Selama ini kita telah melakukan kesalahan secara kolektif terhadap lingkungan yang menjadi sumber kehidupan. Mari kita hentikan kebiasaan yang merusak lingkungan dan mulai memperbaikinya bersama,” ujar Jumhur.

 

Mengusung tema “Bersih Kalinya, Sehat Warganya”, Festival Kali Sabi 2026 diisi dengan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan, seperti aksi bersih-bersih sungai, penanaman pohon, penebaran ribuan bibit ikan lele, senam sehat bersama, serta bazar UMKM.

 

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

 

(*/Red)

Popular Articles