Top 5 This Week

Related Posts

Ribuan Massa Datangi DPRD Sulbar, Desak Pemerataan Program MBG hingga Daerah 3T

MAMUJU — Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sulawesi Barat (ASMARA) menggelar aksi damai di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Minggu (29/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak agar program nasional itu segera menjangkau seluruh wilayah pelosok, khususnya daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Dengan membawa berbagai spanduk, poster, serta atribut berisi dukungan terhadap Program MBG, massa bergerak menuju Kantor DPRD Sulbar untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan dan anggota dewan. Selama berlangsungnya aksi, suasana tetap tertib dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan.

Dalam orasinya, para peserta aksi menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, mereka menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program tersebut.

Namun demikian, massa menilai pemerataan pelaksanaan Program MBG masih menjadi persoalan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah pelosok Sulawesi Barat. Mereka menyoroti masih banyak anak-anak di daerah terpencil yang belum merasakan manfaat program tersebut meski telah berjalan lebih dari satu tahun.

Salah seorang orator, Amirulla, menegaskan bahwa seluruh anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh makanan bergizi tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka.

Kami hadir bukan untuk menolak Program Makan Bergizi Gratis. Sebaliknya, kami datang untuk memberikan dukungan penuh agar program ini benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Sudah lebih dari satu tahun program ini berjalan, tetapi anak-anak di pelosok belum menikmati hidangan MBG. Semua anak negeri memiliki hak yang sama tanpa membedakan apakah mereka tinggal di kota maupun di daerah 3T,” tegas Amirulla dalam orasinya.

Menurutnya, pemerataan Program MBG merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial sebagaimana amanat konstitusi. Anak-anak yang tinggal di desa-desa terpencil juga berhak memperoleh asupan gizi yang layak sebagai investasi bagi masa depan bangsa.

Selain menyoroti pemerataan penerima manfaat, massa juga menekankan bahwa Program MBG tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Mereka menilai keberadaan dapur MBG di desa-desa dapat membuka lapangan pekerjaan baru, memberdayakan tenaga kerja lokal, memperkuat pelaku UMKM, serta menciptakan pasar yang berkelanjutan bagi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“MBG bukan hanya tentang makanan bergizi. Ini adalah ekosistem ekonomi kerakyatan. Ketika dapur MBG hadir di desa-desa, petani dapat menjual hasil panennya, nelayan memperoleh kepastian pasar, peternak ikut berkembang, UMKM diberdayakan, lapangan kerja terbuka, dan roda perekonomian desa bergerak. Karena itu, masyarakat di pelosok juga harus menjadi bagian dari program ini,” ujar perwakilan massa.

Setibanya di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, perwakilan ASMARA diterima untuk melakukan audiensi dengan anggota DPRD Sulbar. Dalam pertemuan tersebut, massa meminta DPRD Sulbar untuk mengawal serta memperjuangkan percepatan pemerataan Program Makan Bergizi Gratis kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah 3T.

Popular Articles