Redaksi.co MAMUJU : Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat menjadi ajang memperkuat komitmen sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta mengawal pembangunan di Sulawesi Barat.
Kegiatan yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 itu digelar di Baruga Lapangan Tri Brata Mako Polda Sulawesi Barat, Senin (1/6/2026), dan dihadiri Gubernur Sulawesi Barat Dr. H. Suhardi Duka, MM, Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, unsur Forkopimda, pejabat lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, para Kapolres, serta jajaran pejabat utama Polda Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Barat menegaskan pentingnya menjaga kolaborasi antara pemerintah dan kepolisian dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, Sulawesi Barat yang terdiri dari enam kabupaten membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat sebagai fondasi utama percepatan pembangunan.
“Polisi tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai penegak hukum, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian harus terus diperkuat demi menjaga stabilitas dan mengawal pembangunan di Sulawesi Barat,” ujar Suhardi Duka.
Ia menilai keberadaan Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi yang kondusif sehingga program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., mengajak seluruh jajaran dan pemangku kepentingan untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu yang telah membangun fondasi Polda Sulawesi Barat selama satu dekade terakhir.
Menurutnya, perjalanan 10 tahun Polda Sulbar merupakan hasil kerja keras berbagai pihak yang harus dijaga dan diteruskan melalui peningkatan sinergi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.
“Semangat kebersamaan dan kolaborasi harus terus diperkuat agar Polda Sulawesi Barat semakin optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban yang kondusif di daerah ini,” kata Kapolda.
Peringatan satu dekade berdirinya Polda Sulawesi Barat juga ditandai dengan langkah strategis di bidang pendidikan dan keselamatan berlalu lintas. Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Sinergi Pembentukan Sekolah Pelopor Tertib Berlalu Lintas tingkat SMA, SMK, dan MA se-Sulawesi Barat.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Gubernur Sulawesi Barat, Kapolda Sulawesi Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Barat, Kepala BPTD Kelas III Sulawesi Barat, serta Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sulselbar.
Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mencetak generasi muda yang sadar hukum, disiplin, dan bertanggung jawab di jalan raya.
Memasuki usia ke-10 tahun, Polda Sulawesi Barat tidak hanya memperingati perjalanan institusi, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, memperkuat pelayanan publik, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Tanah Malaqbi. (ZUL)

