Refleksi Hari Raya Idul Adha di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dimaknai sebagai momentum untuk meneladani keikhlasan berkorban dan memperkuat solidaritas kemanusiaan.
Semangat ini tercermin nyata dari dedikasi para tenaga kesehatan yang tetap siaga melayani masyarakat, menyingkirkan ego pribadi demi menyelamatkan nyawa saat sebagian besar orang berkumpul bersama keluarga.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati M.Kes, mengatakan esensi dari Idul Adha telah melampaui rutinitas ibadah, melainkan sebuah refleksi spiritual yang mendalam.
“Hari Raya Idul Adha adalah momentum emas untuk mengasah kepekaan sosial kita melaui sikap berbagi dan ikhlas. Meneladani keteguhan kisah Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS, momen berbagi ini diharapkan mampu mengikis jarak sosial sehingga kita dapat lebih dekat dengan sesama manusia, sekaligus menjadi sarana meningkatkan mardatillah atau kedekatan diri kepada Allah SWT,” ungkap dr.Erliyati , sabtu (31/05/26).
Melalui momentum keagamaan ini, RSUDMA Sumenep, berkomitmen untuk terus memupuk semangat kebersamaan dan memperkokoh rasa kepedulian sosial, tidak hanya di lingkungan internal antar pegawai, tetapi juga menyentuh masyarakat luas di sekitar wilayah dinas kerja.
“Semangat kurban menjadi landasan moral bagi seluruh jajaran civitas RSUDMA Sumenep untuk terus memberikan pelayanan kesehatan dengan hati dan penuh ketulusan,” ujar Erliyati.
Untuk diketahui selama libur cuti Idul Adha pihak manajemen RSUDMA Sumenep tetap memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, Petugas medis, perawat, dan staf pendukung di IGD, rawat inap, hingga ICU mengorbankan waktu libur demi memastikan keselamatan dan kesembuhan pasien.
(HR)

