Wartawan Redaksi.co Ajak Pemerintah dan Donatur Bantu Rumah Yatim Piatu Bongor
Lombok Barat, Redaksi.co — Wartawan media online redaksi.co� mengajak pemerintah, pihak swasta, serta para donatur untuk turut membantu pembangunan rumah bagi tiga bersaudara yatim piatu di Dusun Bongor, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Tiga bersaudara tersebut diketahui bernama Rizal sebagai kakak tertua, Nazrel, dan adik perempuan mereka Mita Yuliana Dewi. Selama ini mereka hidup dalam kondisi serba keterbatasan dan menempati tempat tinggal yang kurang layak.

Rizal sebagai kakak tertua diketahui berjuang keras demi memenuhi kebutuhan kedua adiknya, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga biaya pendidikan. Kondisi itulah yang membuat wartawan Redaksi.co bersama warga sekitar tergerak untuk membantu membangun rumah sederhana bagi mereka.

Pembangunan rumah tersebut dilakukan secara swadaya dengan mengandalkan bantuan para donatur dan masyarakat sekitar.
Pembangunan awal dimulai dengan modal sebesar Rp10.000.000 sebagai langkah awal agar ketiga bersaudara tersebut dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

“Kami memulai pembangunan ini dengan kemampuan yang ada. Walaupun sederhana, kami berharap rumah ini nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang layak untuk mereka,” ujar wartawan Redaksi.co yang menggagas pembangunan tersebut.
Saat ini proses pembangunan masih terus berjalan dan masih membutuhkan banyak dukungan, baik berupa material bangunan maupun bantuan dana. Karena itu, pihak pelaksana berharap adanya perhatian dari pemerintah maupun para donatur swasta agar pembangunan rumah tersebut dapat segera diselesaikan.

Ajakan bantuan juga disampaikan kepada instansi terkait seperti pu.go.id�, baznas.go.id�, pemerintah daerah, serta pihak swasta lainnya yang memiliki program sosial kemasyarakatan.
“Kami berharap ada uluran tangan dari pemerintah maupun para dermawan. Anak-anak ini sangat membutuhkan perhatian bersama,” tambahnya.
Warga sekitar turut memberikan apresiasi atas aksi sosial tersebut. Mereka menilai kepedulian terhadap masyarakat kecil harus terus ditumbuhkan agar keluarga kurang mampu tidak merasa sendiri menghadapi kesulitan hidup.

Di tengah proses pembangunan yang masih berjalan, rumah sederhana itu menjadi simbol harapan baru bagi Rizal, Nazrel, dan Mita Yuliana Dewi. Batu bata yang disusun perlahan seakan menjadi penyangga mimpi mereka untuk hidup lebih layak di masa depan.
Reporter: Abach Uhel
Sumber: Redaksi.co

