Redaksi.co, Jakarta | Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halalbihalal bertema “Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia” di Gedung Utama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Ahmad Riza Patria, Ketua Dewan Etik Majelis Nasional KAHMI H.M. Jusuf Kalla, Ahmad Puteh, serta sejumlah pengurus dan alumni HMI dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ahmad Riza Patria menegaskan KAHMI harus tetap menjadi organisasi yang mampu menjaga persatuan bangsa sekaligus menghadirkan solusi atas persoalan nasional.

“Kita boleh mengkritisi kebijakan pemerintah, tetapi harus tetap menjadi pemimpin yang solutif. KAHMI harus menjadi organisasi pemersatu bangsa,” ujar Riza.

Ia juga menilai Jusuf Kalla sebagai tokoh bangsa yang memiliki pengalaman dalam menyelesaikan konflik dan memperkuat persatuan nasional, termasuk saat penyelesaian konflik di Aceh.

Sementara itu, Jusuf Kalla menekankan pentingnya keadilan sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Keadilan disebut dua kali dalam Pancasila. Itu menandakan bahwa keadilan menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan bangsa ini,” kata JK.

Menurutnya, perdamaian dan kekuatan bangsa hanya dapat terwujud apabila pemerintah mampu berlaku adil kepada seluruh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, JK juga mengingatkan generasi muda agar terus kreatif, inovatif, dan menguasai teknologi untuk menyongsong Indonesia Emas.

“Kalau kita tidak inovatif dan tidak kreatif, maka usaha tidak akan pernah berhasil,” tuturnya.