Mudik ke Kampung Halaman, Bahlil Resmi Buka Pawai Takbiran Idul Fitri di Fakfak.

0
60

Fakfak, Redaksi.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menghadiri sekaligus membuka secara resmi pawai malam takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Fakfak, Sabtu (21/3/2026) malam.

Kehadiran Bahlil di tanah kelahirannya itu terasa istimewa. Di tengah agenda mudik Lebaran, ia menyempatkan diri untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan malam kemenangan bersama masyarakat.

Dalam sambutannya, Bahlil mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta merawat nilai-nilai toleransi yang selama ini telah menjadi kekuatan masyarakat Fakfak.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi membuka pawai takbiran malam ini. Atas nama pribadi, keluarga, dan pemerintah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa momen Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang kembali memperkuat hubungan sosial dan nilai kekeluargaan di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Bahlil sempat menyampaikan bahwa pulang ke kampung halaman saat Lebaran memiliki makna yang sangat mendalam baginya sebagai putra daerah.

“Bagi saya, hari raya di Jakarta itu penting, tetapi jauh lebih penting bisa pulang ke kampung,” ungkapnya.

Pawai takbiran berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan warga dari berbagai kalangan. Lantunan takbir menggema sepanjang rute pawai, diiringi kendaraan hias dan obor yang menambah semarak suasana malam Idul Fitri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, serta Komandan Korem 182/Jazira Onim, Irwan Budiana, bersama jajaran Forkopimda dan pengurus PHBI Fakfak.

Ketua PHBI Fakfak, Mohjak Rengen, menjelaskan bahwa rute pawai dimulai dari pertigaan Dulanpokpok menuju Bandara Torea Lama, melintasi kawasan Danaweria Seberang dan Kantor Distrik Fakfak Tengah, hingga berakhir di Jalan Dr. Salasa Namudat.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Pemerintah daerah pun mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban, sehingga tradisi pawai takbiran dapat berjalan lancar.

Momentum ini kembali menegaskan bahwa semangat persatuan dan toleransi di Fakfak tetap terjaga, menjadi kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat di daerah tersebut