Redaksi.co MAMUJU : Keresahan warga mencuat di salah satu kawasan permukiman Kota Mamuju terkait keberadaan sebuah tempat usaha bernama Galeri Salon yang beroperasi di lingkungan yang berdekatan langsung dengan fasilitas ibadah dan pendidikan keagamaan, seperti masjid, madrasah, serta Pondok Tahfidz Al-Qur’an.
Sejumlah warga menilai aktivitas di tempat tersebut terkesan berbeda dari usaha salon pada umumnya. Dugaan adanya praktik menyimpang yang berkedok layanan kecantikan pun berkembang di tengah masyarakat. Kecurigaan itu dipicu oleh aktivitas keluar-masuk pengunjung yang dinilai tidak lazim serta jam operasional yang berlangsung hingga larut malam.
“Kami khawatir dengan kondisi ini karena lingkungan kami dikenal sebagai kawasan religius dan pendidikan. Setiap hari ada anak-anak yang mengaji dan belajar di sekitar sini,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, situasi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan sosial dan dikhawatirkan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan moral anak-anak serta mencoreng citra lingkungan yang selama ini dikenal agamis. Terlebih, lokasi usaha disebut berada sangat dekat dengan pusat kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan.
Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran secara menyeluruh. Warga mendesak agar dilakukan pengecekan perizinan usaha, pengawasan aktivitas operasional, serta penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran hukum atau penyalahgunaan izin usaha.
Warga menegaskan bahwa mereka tidak menolak keberadaan usaha kecil maupun aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, mereka berharap setiap bentuk usaha dapat berjalan sesuai aturan, norma, dan nilai yang berlaku di lingkungan tersebut.
“Yang kami inginkan hanya ketertiban dan suasana yang kondusif, apalagi menjelang Ramadan. Kami ingin anak-anak bisa belajar dan beribadah dengan tenang,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Galeri Salon terkait dugaan yang beredar. Masyarakat berharap pemerintah setempat segera mengambil langkah nyata guna menjaga ketertiban umum serta keharmonisan lingkungan. (ZUL)







