Kosti Gelar KLB Luar Biasa ,Jaga Marwahah Kembali Ke Khiittah 2008

0
17

 


Jakarta — Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) sebagai upaya menjaga marwah organisasi dan mengembalikan KOSTI ke khittah pendiriannya tahun 2008 yang menjunjung nilai silaturahmi, musyawarah, dan kebersamaan.

Mantan Ketua Umum KOSTI Pusat ke-3, Joko Rinto, menegaskan KLB tidak bertujuan merebut kekuasaan, melainkan perjuangan moral untuk membenahi organisasi yang dinilai telah menyimpang dari nilai dasarnya.
“Kita tidak merebut apa-apa. Yang kita perjuangkan adalah mengembalikan marwah silaturahmi KOSTI,” ujar Joko Rinto.

Ia menyoroti sejumlah kejanggalan dalam kongres sebelumnya di Sidoarjo, termasuk penolakan peserta sah dari daerah serta proses yang dinilai tidak transparan. Menurutnya, persoalan utama terletak pada sistem dan mekanisme yang dianggap melanggar AD/ART organisasi.

Upaya mediasi yang sempat diinisiasi para pendiri KOSTI dengan menunjuk Laksamana TNI (Purn) Setiawan sebagai mediator juga disebut tidak berjalan karena adanya penolakan.
Dengan kondisi tersebut, forum menilai KLB menjadi langkah konstitusional untuk menyelamatkan KOSTI sebagai rumah besar komunitas sepeda tua di Indonesia.

“Ini awal perjuangan yang berat, tetapi mulia. Mari kita jaga semangat dan kembalikan KOSTI ke jati dirinya,” pungkas Joko Rinto.