Redaksi.co MAMUJU : Pemerintah Kecamatan Sampaga menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 sebagai tahapan penting dalam penyusunan Program Kerja Tahun Anggaran 2027. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan aspirasi masyarakat desa terakomodasi dan selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Mamuju.
Camat Sampaga, Muhammad Yusuf, menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas sebagai camat meski baru saja menerima amanah tambahan sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju. Menurutnya, kesinambungan pembangunan di Kecamatan Sampaga tetap menjadi prioritas utama.
Dalam sambutannya, Camat Sampaga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Pejabat Eselon II dan III serta rombongan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat yang telah melaksanakan Musrenbang Desa secara partisipatif dan penuh tanggung jawab.
“Usulan dari desa adalah fondasi utama Musrenbang Kecamatan. Saya berharap ini tidak berhenti sebagai dokumen formal semata, tetapi benar-benar menjadi program prioritas yang direalisasikan oleh OPD terkait,” tegas Muhammad Yusuf.
Musrenbang Kecamatan Sampaga berperan sebagai forum dialog strategis dalam menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat desa dengan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Mamuju 2025–2029, khususnya untuk tahun ketiga pelaksanaan pembangunan pada 2027. Pendekatan bottom-up yang diterapkan diharapkan menghasilkan perencanaan yang berbasis data dan kebutuhan nyata di lapangan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi Musrenbang Desa se-Kecamatan Sampaga, terdapat tiga usulan prioritas yang secara konsisten disepakati seluruh desa, yakni peningkatan infrastruktur jalan, perbaikan irigasi pertanian, serta pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan. Usulan peningkatan jalan lingkar dan penghubung antarwilayah seperti Bunde, Losso, Tanambuah, Kalonding, dan Salubarakna bahkan telah diajukan selama tiga tahun berturut-turut.
Selain itu, perbaikan sistem irigasi dinilai krusial untuk meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Sementara pembangunan dan rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) menjadi kebutuhan mendesak guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Menutup kegiatan Musrenbang, Camat Sampaga menegaskan bahwa hasil musyawarah ini akan menjadi suara resmi dan peta jalan pembangunan Kecamatan Sampaga dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju Tahun 2027. (ZUL)






