PPP Kabupaten Bogor Perkuat Kaderisasi Milenial dan Gen Z

0
13

Bogor, Redaksi.co – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) PPP ke-53 yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPC PPP Kabupaten Bogor.

Kamis, (22/1/2026)

Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Rachmat Yasin menjelaskan, peringatan harlah ini menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan panjang PPP yang telah melalui berbagai dinamika dan tantangan selama 53 tahun, khususnya di Kabupaten Bogor. Hari ini kita memperingati sekaligus mensyukuri perjalanan PPP selama 53 tahun. Partai ini telah melewati berbagai rintangan, tetapi kami mampu melewatinya PPP masih tetap eksis dan memiliki nilai jual, jelasnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus harapan agar semangat kebersamaan dan eksistensi PPP terus terjaga, tidak hanya di Kabupaten Bogor, tetapi juga di tingkat Jawa Barat hingga nasional. PPP Kabupaten Bogor akan memfokuskan strategi politik pada generasi muda, khususnya dari kalangan milenial dan Generasi Z. Menurutnya, komposisi pemilih pada pemilu mendatang akan didominasi oleh kelompok usia muda. Karena itu, kami mulai mengedepankan perekrutan anak-anak muda usia 17 hingga 25 tahun untuk diberikan pelatihan dan pembinaan. Mereka diharapkan menjadi estafet kepemimpinan akan datang. Selama ini, kaderisasi di PPP kerap berasal dari lingkungan keluarga kader lama, sementara minat generasi muda yang benar-benar baru terjun ke dunia politik masih relatif rendah. Jujur saja, kami cukup kesulitan merekrut kader muda, ungkapnya.

Meski begitu, DPC PPP Kabupaten Bogor tetap optimistis. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan membentuk Madrasah Kader Partai sebagai wadah pendidikan politik bagi generasi muda. Proses pendaftaran dilakukan secara terbuka dan disebarluaskan secara daring. Dengan adanya Madrasah Kader, minat mulai tumbuh. Sehingga siapa pun yang berminat bisa mendaftar. Ini menjadi bagian dari upaya perubahan di tubuh partai.

Perubahan tersebut menjadi sebuah keharusan karena PPP tidak bisa lagi hanya bergantung pada pemilih tradisional. Dominasi pemilih milenial dan Gen Z menuntut partai untuk beradaptasi dengan pendekatan yang lebih relevan dan kekinian.

Terkait target politik, PPP Kabupaten Bogor menargetkan perolehan delapan kursi DPRD pada pemilu mendatang. Meski demikian, peluang untuk menambah kursi tetap terbuka, kami tetap berikhtiar. Mudah-mudahan minimal bisa bertahan dan maksimal bisa bertambah, tutupnya.

(Okta)