Pemda Fakfak Dukung Ekonomi Rakyat, Bupati Dorong KUR bagi masyarakat pelaku UMKM

0
96

FAKFAK,Redaksi.co — Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar pada Kamis, 16/10/2025, di Taman Satu Tungku Tiga Batu, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk terus mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Dukungan terhadap UMKM, kata Bupati, menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas harga di tingkat daerah.

Bupati mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah telah menjalin kerja sama strategis dengan Bank BRI untuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, hingga awal Oktober 2025 tercatat 6.020 pelaku UMKM di Kabupaten Fakfak telah memperoleh dukungan modal usaha dari BRI dengan total penyaluran mencapai Rp377 miliar.

“Target kami sampai akhir Desember nanti, penyaluran KUR harus menembus Rp500 miliar. Ini bukti bahwa pemerintah daerah hadir untuk mendorong ekonomi masyarakat,” ungkap Bupati.

Ia menegaskan, dukungan pembiayaan KUR ini diberikan tanpa jaminan atau agunan, dengan bunga rendah hanya 6 persen per tahun. “Saya sudah evaluasi, dari ribuan penerima hanya empat yang tersendat. Tidak ada yang macet. Ini luar biasa,” tambahnya.

Bupati Samaun menilai, kebangkitan UMKM di berbagai sektor saat ini merupakan hasil nyata dari keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil. Ia juga menegaskan agar setiap kegiatan pemerintahan maupun event masyarakat harus melibatkan UMKM lokal.

“Dimana pun ada kegiatan, saya minta UMKM dilibatkan. Contohnya waktu kegiatan di Lapangan Basket, para pelaku usaha kecil bisa meraup pendapatan hingga Rp1,8 juta hingga Rp6 juta per malam. Ini bukti ekonomi rakyat benar-benar berputar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemda bersama Wakil Bupati tengah menyiapkan lokasi-lokasi baru bagi sentra UMKM, seperti di kawasan Tanjung Wagom dan Kelapa Dua, agar para pelaku usaha memiliki tempat yang layak untuk beraktivitas dan berkembang.

“Pemerintah sudah siapkan fasilitas dan kesempatan. Sekarang giliran masyarakat yang harus bergerak, bekerja, dan berusaha. Kita dorong anak muda Fakfak agar tidak hanya bermain handphone, tetapi punya semangat berwirausaha,” tutup Bupati.