Ustadzah 70 Tahun di Pakusari Dijemput untuk Terima Insentif Guru Ngaji

0
141

JEMBER, Redaksi.co – Program penyaluran honorarium atau insentif bagi guru ngaji di Kabupaten Jember terus digulirkan secara merata oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Pada Kamis, 16 Oktober 2025, kegiatan tersebut berlanjut di wilayah Kecamatan Pakusari.

Sebanyak 289 guru ngaji dari tujuh desa yaitu Pakusari, Kertosari, Subo, Bedadung, Patemon, Jatian, dan Sumber Pinang, menerima secara langsung insentif dari Pemkab Jember.

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan media adalah Desa Pakusari, di mana sebanyak 45 orang guru ngaji menerima insentif tersebut. Menariknya, salah satu penerima yang sudah lanjut usia dijemput langsung menggunakan mobil pribadi oleh perangkat desa.

“Umi ini sebenarnya sehat, mas. Beliau ingin datang sendiri ke lokasi, tapi karena usianya sudah hampir 70 tahun, jalannya agak tertatih-tatih. Jadi saya sangat berterima kasih kepada petugas yang berkenan menjemput langsung,” ujar salah satu warga yang mendampingi Umi Siti Soleha, ustadzah di Gunung Sepikul, Pakusari.

Kepala Desa Pakusari, Bapak Misjo, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk perhatian dan pelayanan kepada warganya.

“Meskipun bisa diberikan melalui sistem COD, kami tetap berupaya membantu dengan menjemput langsung, karena beliau ingin menerima sendiri insentif tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah desa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para guru ngaji untuk terus mendidik dan menanamkan nilai-nilai agama kepada generasi muda di Desa Pakusari.

“Kami berharap para ustadz dan ustadzah semakin semangat dalam memberikan bekal ilmu agama agar lahir generasi yang beriman dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Bapak Misjo juga menyampaikan salam dan rasa terima kasih kepada Gus Bupati Jember atas program perhatian kepada para pengajar agama di wilayahnya.

“Saya mewakili para kiai, ustadz, dan ustadzah se-Desa Pakusari mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember. Mudah-mudahan di lain waktu Gus Bupati berkenan hadir langsung ke desa kami untuk bersilaturahmi dengan para alim ulama yang sudah rindu bertemu beliau,” pungkasnya.