Warga Acam Akan Melakukan Aksi Lebih Besar Jika Tambak Udang PT DGS Tak di Tutup

0
249

JEMBER, Redakdi. co – Merasa sudah puluhan tahun menderita karena lahan pertanian tercemari dan rusak akibat limbah tambak DGS, Warga Desa Mayangan dan Kepanjen tak sabar hingga melakukan aksi demo di depan pintu utama tambak, meminta kepada Bupati Jember ambil tindakan tegas dan memihak kepada rakyat kecil, jum’at 09 mei 2025.

oplus_0

Dalam aksinya Arif yang mewakili masyarakat, dihadapan awak media meminta kepada Pemkab Jember segera melakukan penutupan Tambak, karena di anggap limbah dari tambak sudah puluhan tahun mencemari lingkungan dan merugikan nelayan serta merusak lahan pertanian yang luasnya sekitar 200 Hertare.

Saat berlangsungnya aksi selain menyampaikan aspirasinya, ratusan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan meminta seluruh karyawan untuk keluar dan melarang tambak beroperasi sampai ada ketegasan langsung dari bupati.

oplus_0

“Kami meminta kepada Pemkab Jember segera melakukan kajian dan melakukan langka tegas serta lebih berpihak kepada rakyat kecil, jangan sampai kami rakyat kecil yang menutup, ” Dan jika tidak segera di tindak lanjuti makan kami akan melakukan aksi dengan massa yang lebih besar,”tegas arif.

“Kalau bisa segera mungkin agar tambak tersebut ditutup, ia juga meminta kepada pihak tambak menganti rugi kepada warga yang terdampak.

“Kami minta kepada PT DGS agar membayar ganti rugi, karena petani dan nelayan sudah berpuluhan di rugikan dan jika tuntutan kami tidak segerah ditanggapi, kami akan melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar, “ucap Arif.

Lanjut Arif, “Bukan berarti kami anti Investor, akan tetapi menolak aktivitas industri yang banyak merugikan masyarakat. dan jika ini dibiarkan terus menerus kami rakyat kecil mau makan apa ? ” Tegas Arif.