Wamendag Dyah Roro Esti: UMKM Indonesia Siap Tembus Pasar Global Lewat Kerja Sama APEC

0
94

Redaksi.co, Jakarta | Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri membuka Workshop on Best Practices on Trade Facilitation for MSMEs, including Women-Owned SMEs: Shaping Better Opportunity for Regional and Global Value Chains yang digelar di The Westin Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 21 ekonomi anggota APEC dan menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi antarnegara dalam mendorong UMKM berperan lebih besar di rantai nilai global. Dalam sambutannya, Wamendag menyampaikan apresiasi atas partisipasi para delegasi dan menekankan pentingnya kerja sama lintas negara di APEC.

“APEC adalah forum strategis yang menaungi 21 negara ekonomi besar. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat saling belajar dan memperkuat daya saing UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia perdagangan yang semakin dinamis. Ini menunjukkan betapa pentingnya memberikan ruang dan dukungan yang lebih besar bagi UMKM terutama yang dikelola oleh perempuan,” ujarnya.

Dyah Roro mengatakan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dengan kontribusi sekitar 60 persen terhadap PDB nasional. Ia juga menyoroti peran perempuan dalam sektor ini, di mana 64 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan.

Digitalisasi menjadi kunci untuk membawa UMKM naik kelas dan menembus pasar ekspor. Kementerian Perdagangan, terus memperkuat program UMKM Bisa Ekspor serta memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan di 33 negara guna memperluas akses produk Indonesia ke pasar global.

Selain penguatan kapasitas UMKM, pemerintah juga mengoptimalkan berbagai perjanjian dagang internasional. Wamendag menyebut sejumlah kerja sama strategis yang telah disepakati, seperti Indonesia-Peru CEPA, Indonesia-Canada CEPA, serta Indonesia-EU CEPA.

“Bisnis itu pasti ada tantangan, tetapi peluangnya juga besar. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai fasilitas, tinggal bagaimana kita memaksimalkannya. Dunia kini semakin terbuka terhadap produk Indonesia, dan saatnya UMKM kita tampil di panggung global,” tutupnya.