Sinergi 3 Pilar Purworejo: Operasi Ketupat Candi 2026 dan Inovasi Layanan “Projo” untuk Pemudik

0
8

PURWOREJO || Redaksi.co – Semangat pelayanan kemanusiaan terpancar di depan Kantor Setda Kabupaten Purworejo pada Kamis (12/03) sore. Melalui Apel Gelar Pasukan, Polres Purworejo secara resmi memulai Operasi Terpusat “Ketupat Candi 2026”. Langkah nyata ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menyambut Idulfitri 1447 H.

​Apel ini dipimpin langsung oleh “3 Pilar” kekuatan Kabupaten Purworejo:

1. ​Bupati Purworejo: Hj. Yuli Hastuti, S.H.

​2. Dandim 0708: Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja.

​3. Kapolres Purworejo: AKBP Windy Syafutra.

BACA JUGAPasar Ramadan 1447 H Digelar di KDKMP Desa Suren, Dorong UMKM dan Sentra Pandai Besi

Operasi yang berlangsung selama 13 hari (13–25 Maret 2026) ini mengerahkan 456 personel kepolisian yang disiagakan di 9 titik strategis, meliputi Pospam Ketawang, Nampu, Pasar Krendetan, Plaza, Maron, hingga Pos Terpadu Kutoarjo dan Pos Pelayanan di Terminal serta Stasiun.

​Inovasi Digital & Layanan “Projo” yang memanjakan para pemudilk telah dipersiapkan

​Tahun ini, pengamanan mudik tampil beda dengan sentuhan inovasi digital dan fasilitas unik bagi para pemudik:

• ​Chatbot Pak Polisi (Polda Jateng): Layanan aduan cepat via WhatsApp di nomor 0877-110-110-10.

​• Projo-Bengkel Mobile: Bantuan untuk kendala teknis kendaraan di jalan.

• ​Projo-BBM Delivery: Solusi bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar.

​• Projo-Medis: Fasilitas cek kesehatan gratis.

​• Projo-Kopimie: Tempat istirahat mewah dengan fasilitas kursi pijat otomatis, ruangan ber-AC, serta kopi dan mie instan gratis.

​• Garasi Projo: Layanan penitipan mobil dan motor gratis bagi warga yang ingin mudik tanpa rasa khawatir meninggalkan kendaraan di rumah.

​”Kami ingin masyarakat merasa aman dan terlayani dengan maksimal. Operasi ini adalah operasi kemanusiaan,” ungkap Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra.

Komitmen Keamanan: Pemusnahan Ribuan Botol Miras

​Sebagai bentuk komitmen menjaga kekhusyukan ibadah, jajaran Forkopimda langsung melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat 2026. Sebanyak 4.416 botol minuman keras (ciu hingga wiski) dimusnahkan untuk meminimalisir gangguan keamanan selama masa Lebaran.

​Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, berpesan agar seluruh petugas mengedepankan empati. “Pastikan setiap warga bisa berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

​Dengan kesiapan personel dan berbagai inovasi layanan, Kabupaten Purworejo siap mewujudkan jargon: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” (*/WS)

Sumber: Humas Polres Purworejo

Redaksi Penyzlaras: Wahidun