Jakarta, Redaksi.co — Upaya memperkuat sinergi antara aparat penegak peraturan daerah dan insan pers terus digalakkan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Utara menerima kunjungan silaturahmi Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) dalam rangka membangun persamaan persepsi, edukasi, dan publikasi terkait penegakan ketertiban umum (tatibum).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam menyikapi berbagai persoalan sosial dan ketertiban yang masih terjadi di wilayah Jakarta Utara.
Ketua PWJU, Habibah binti Ganna, menegaskan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah membangun kesepahaman dalam hal edukasi publik serta optimalisasi peran media dalam menyampaikan informasi yang konstruktif kepada masyarakat.
“Kami ingin ada persamaan persepsi antara PWJU dan Satpol PP, khususnya dalam hal edukasi dan publikasi,Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan mendukung terciptanya ketertiban umum,” ujarnya.
Kasatpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara, Budhi Novian, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif PWJU,Ia menilai sinergi dengan insan pers sangat penting dalam membangun komunikasi yang efektif kepada masyarakat.
“Terima kasih atas silaturahmi rekan-rekan PWJU,Semoga ke depan kita bisa bersama-sama mencari solusi atas berbagai problematika tatibum yang ada di wilayah Jakarta Utara,” ungkap Budhi.
Wakil Ketua I PWJU, Liyas Manuri Aji, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi mitra strategis dan corong informasi bagi Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara.
“PWJU berkomitmen mendukung sinergitas, edukasi, dan publikasi kinerja Satpol PP. Kami siap bersama-sama membangun persamaan persepsi dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Pembina PWJU, Chaerul Hasibuan, menekankan bahwa hubungan antara Satpol PP dan PWJU merupakan kemitraan kerja yang saling mendukung, terutama dalam aspek pengawasan dan penguatan fungsi kontrol sosial.
Di sisi lain, Kabid SDM PWJU, Wahyu Hasibuan, menyoroti masih adanya dugaan pengelolaan aset daerah oleh oknum yang memiliki kepentingan pribadi sehingga berpotensi merugikan pemerintah daerah. Ia berharap hal tersebut menjadi perhatian serius.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Budhi Novian menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan melalui rapat internal.
“Kami mengapresiasi seluruh masukan dan informasi yang diberikan, Insyaallah akan kami rapatkan untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Satpol PP dan PWJU dalam menciptakan wilayah Jakarta Utara yang lebih tertib, aman, dan bersih, sejalan dengan visi besar Provinsi DKI Jakarta sebagai kota yang asri, sehat, dan berdaya saing.







