Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Karang Genteng, Warga Soroti Sikap Acuh Pemerintah

0
6

Sampah Berserakan di Pinggir Jalan Karang Genteng, Warga Soroti Sikap Acuh Pemerintah

Lombok Barat | Redaksi.co Kondisi lingkungan di Dusun Karang Genteng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, memprihatinkan. Tumpukan sampah rumah tangga terlihat berserakan di sepanjang pinggir jalan utama dusun tersebut dan telah berlangsung selama kurang lebih satu pekan tanpa penanganan serius dari pihak terkait.

Pantauan Redaksi.co di lokasi menunjukkan sampah plastik, kantong kresek, hingga limbah rumah tangga menumpuk dan mengganggu pemandangan serta berpotensi menimbulkan bau tak sedap dan sumber penyakit. Ironisnya, kondisi ini terjadi di jalur yang setiap hari dilalui oleh Kepala Desa maupun perangkat desa setempat.

Warga setempat menilai pemerintah dusun dan desa terkesan cuek serta tidak memiliki inisiatif untuk segera mengambil langkah penanganan. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya pembersihan maupun koordinasi dengan dinas terkait.

Lebih lanjut, wartawan Redaksi.co telah mengunggah sekaligus melaporkan kondisi tersebut ke dalam grup WhatsApp “Membangun Lombok Barat”, yang beranggotakan berbagai unsur pemerintahan daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga kepala dinas terkait. Namun sangat disayangkan, laporan tersebut seolah tidak mendapat respons maupun tindak lanjut.

Padahal, menurut warga, sebelumnya tong sampah telah disediakan di lokasi tersebut. Namun tong tersebut diangkut oleh Dinas Kebersihan Lombok Barat dan hingga kini tidak dikembalikan ke tempat semula, sehingga warga kesulitan membuang sampah pada tempat yang semestinya.

Warga Dusun Karang Genteng berharap ke depan pemerintah dusun, pemerintah desa, serta Dinas Kebersihan Lombok Barat dapat lebih serius dan responsif dalam menangani persoalan sampah. Mereka menilai persoalan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat dan citra lingkungan desa.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, warga khawatir akan berdampak lebih luas, terutama di musim hujan, di mana sampah dapat menyumbat saluran air dan memicu berbagai penyakit.

Sumber: Redaksi.co

Abacah Uhel