Gebyar Zakat Maal, Sachrudin: Perkuat Kepedulian dan Solidaritas Sosial
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat. Melalui zakat, hubungan sosial antarwarga dapat terjalin lebih erat, terutama antara masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki dengan saudara-saudara yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri kegiatan Gebyar Zakat Maal yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang di Aula Al-Amanah, Jumat (13/03/2026).


Menurutnya, zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah sebagai kewajiban umat Muslim, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang sangat besar dalam membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan serta menciptakan kehidupan sosial yang lebih harmonis.
“Melalui zakat akan terbangun rasa saling peduli dan saling mencintai antara masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Inilah yang menjadikan zakat sebagai instrumen penting dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, potensi zakat di Kota Tangerang sangat besar. Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), potensi zakat di Kota Tangerang diperkirakan mencapai sekitar Rp2,2 triliun. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara optimal.
“Zakat merupakan instrumen keuangan umat yang memiliki tujuan besar, yaitu membantu penanggulangan kemiskinan serta memperkuat kesejahteraan masyarakat. Jika potensi ini dapat dioptimalkan, maka zakat akan menjadi jaring pengaman ekonomi umat yang sangat kuat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin, juga menekankan bahwa penyaluran zakat perlu terus dikembangkan melalui berbagai program yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian masyarakat.
Oleh karena itu, ia mendorong BAZNAS Kota Tangerang untuk terus mengoptimalkan program-program pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik agar mereka dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya.
“Zakat tidak hanya membantu sesaat, tetapi juga harus mampu mendorong kemandirian para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi,” ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut, Sachrudin bersama para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang juga turut menunaikan zakat melalui counter layanan zakat yang disediakan di lokasi acara.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS Kota Tangerang agar pengelolaannya dapat dilakukan secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Dengan menunaikan zakat melalui BAZNAS, kita tidak hanya menjalankan kewajiban ibadah, tetapi juga ikut berkontribusi dalam memperkuat solidaritas sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” pungkasnya.(*/red)







