JAKARTA, Redaksi.co — Horor tidak lagi berhenti di ruang ritual. Film “Kuasa Gelap Perjanjian Darah” memperluas medan terornya dengan menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang menjadi sumber ancaman baru dan menyeret para tokohnya ke dalam konflik yang mempertaruhkan nyawa serta keyakinan.
Sutradara Rizal Mantovani kembali membawa Romo Rendra yang diperankan Lukman Sardi dan Romo Thomas (Jerome Kurnia) ke dalam kasus supranatural yang jauh lebih besar, Kali ini keduanya harus menghadapi konsekuensi masa lalu keluarga Daniel (Venly Arauna) yang menjadi pintu masuk bagi teror Rephaim.

Bukan hanya soal mengusir makhluk gaib, film ini juga menempatkan krisis iman dan pilihan manusia sebagai pusat cerita. Romo Rendra bahkan harus berhadapan dengan keraguan dalam dirinya sendiri ketika tugas penyelamatan membawa dirinya semakin dekat dengan ancaman tersebut.
Rephaim digambarkan sebagai entitas yang menuntut penyembahan manusia dengan taruhan nyawa,Konflik itu membuat teror dalam film berkembang dari persoalan personal menjadi ancaman yang dapat mengguncang sebuah kota.
Sensasi horor juga diperkuat melalui format penayangan IMAX, 4DX, dan Magnify 8, yang menawarkan pengalaman visual, suara, serta efek yang lebih imersif.
Diproduksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, “Kuasa Gelap: Perjanjian Darah” dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Film ini turut menampilkan Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal.
“Kuasa Gelap: Perjanjian Darah” bukan sekadar cerita tentang eksorsisme, Film ini mempertaruhkan iman, masa lalu, dan nyawa manusia ketika teror Rephaim mulai keluar dari batas ritual dan mengancam lebih banyak orang.
