Fakfak, Redaksi.co – Satu tahun kepemimpinan Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., MAP bersama Wakil Bupati Drs. Donatus Nimbitkebdik, MTP dalam bingkai visi Fakfak Membara 2025–2029 ditandai dengan peluncuran dan implementasi sejumlah program prioritas yang menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi hingga tata kelola pemerintahan.
Mengusung semangat Fakfak yang Mandiri, Sejahtera, Aman, dan Berdaya Saing berlandaskan Keberagaman, pemerintah daerah menegaskan komitmen menghadirkan pembangunan yang terarah, terukur, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Program Fakfak Sehat: Berobat dan Makan Gratis
Di sektor kesehatan, Program Fakfak Sehat menjadi salah satu unggulan. Melalui kebijakan berobat gratis dan makan gratis bagi pasien serta pendamping, pemerintah daerah berupaya meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Layanan kesehatan tanpa pungutan biaya diberikan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, didukung integrasi pembiayaan dengan Jaminan Kesehatan Nasional dan kebijakan daerah. Selain itu, pasien dan pendamping, terutama dari distrik dan kampung jauh, difasilitasi konsumsi layak dan bergizi selama menjalani perawatan.
Tak hanya itu, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan juga dilakukan melalui rehabilitasi dan peningkatan puskesmas dan pustu, pembangunan puskesmas baru di sejumlah distrik, pengadaan alat kesehatan, hingga optimalisasi layanan kesehatan keliling untuk wilayah terpencil.
Fakfak Cerdas: Seragam Gratis hingga Pembangunan SMA
Di bidang pendidikan, Pemkab Fakfak menggulirkan program seragam dan pembebasan biaya masuk sekolah serta SPP gratis bagi jenjang tertentu. Kebijakan ini ditujukan untuk meringankan beban orang tua dan mencegah anak putus sekolah karena faktor ekonomi.
Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan turut dilakukan, termasuk perbaikan fasilitas belajar dan sanitasi sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Untuk memperluas akses pendidikan menengah, pemerintah juga mendorong pembangunan sekolah tingkat menengah di sejumlah distrik, termasuk wilayah yang sebelumnya belum memiliki akses memadai. Langkah ini diharapkan mengurangi ketergantungan siswa ke pusat kota serta menekan angka putus sekolah.
Fakfak Menyala 24 Jam dan Pembangunan Infrastruktur
Melalui Program Fakfak Menyala 24 Jam, pemerintah mendorong percepatan layanan kelistrikan agar masyarakat memperoleh akses listrik stabil dan berkelanjutan. Perluasan jaringan listrik ke wilayah yang sebelumnya terbatas jam nyalanya, pembangunan pembangkit serta pemasangan meteran gratis menjadi bagian dari capaian satu tahun.
Di sektor infrastruktur, pembangunan dan rehabilitasi ruas jalan kabupaten menjadi prioritas, termasuk pembukaan akses ke distrik dan kampung yang sebelumnya sulit dijangkau. Peningkatan akses menuju bandara dan program rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah juga direalisasikan sebagai upaya meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup warga.
Bangun Ekonomi dan Ramah Investasi
Dalam penguatan ekonomi daerah, pemerintah fokus pada pengembangan komoditas unggulan seperti pala melalui program penguatan mutu dan hilirisasi. Pemberdayaan UMKM dilakukan lewat pembinaan, kemudahan perizinan, serta fasilitasi promosi dan akses pasar.
Kebijakan Fakfak Ramah Investasi juga dihadirkan melalui penyederhanaan perizinan dan penguatan koordinasi antar-OPD guna memberikan kepastian hukum dan kemudahan bagi investor. Masuknya investasi di sejumlah kawasan menjadi salah satu indikator awal penguatan iklim usaha.
Di sisi fiskal, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilakukan melalui digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, intensifikasi dan ekstensifikasi objek pendapatan, serta penguatan tata kelola keuangan daerah.
Fakfak Bersih Kotaku
Gerakan Fakfak Bersih Kotaku diluncurkan untuk mendorong budaya hidup bersih dan penataan kawasan perkotaan. Penataan dan pembersihan kawasan kota, aksi bersih lingkungan berkala, serta pengendalian titik-titik rawan sampah menjadi bagian dari capaian satu tahun.
Raih Sejumlah Penghargaan
Dalam satu tahun kepemimpinan, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga mencatat sejumlah penghargaan, antara lain opini WTP dari BPK atas laporan keuangan daerah, penghargaan inovasi layanan kesehatan, serta apresiasi atas penguatan komoditas unggulan daerah.
Pemerintah daerah menilai capaian ini bukan sekadar deretan angka dan program, melainkan fondasi awal menuju transformasi Fakfak yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Memasuki tahun kedua, tantangan pembangunan dinilai masih besar. Namun, dengan arah kebijakan yang telah diletakkan pada tahun pertama, visi Fakfak Membara 2025–2029 diharapkan terus bergerak dari perencanaan menuju hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.







