Beranda blog Halaman 378

BAPINDRA-Kemenpora Gelar Pelatihan Pemandu Wisata OlahRaga di Kuningan Jakarta

0

Jakarta,Redaksi.Co— Badan Pengembangan Industri dan Riset Olahraga (BAPINDRA) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga selama dua hari, 26–27 Desember 2025, bertempat di Hotel Shankee, Kuningan, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan mencetak pemandu wisata olahraga yang profesional, kompeten, dan berwawasan nasional guna mendukung pengembangan industri olahraga serta ekonomi kreatif.

Ketua Umum BAPINDRA, Suherlang Hasan, S.H., dalam sambutannya menyampaikan puji dan syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa wisata olahraga atau sport tourism merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan industri olahraga nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemandu wisata olahraga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga dan pengembangan destinasi wisata olahraga di berbagai daerah. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan,” ujar Suherlang Hasan.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, di antaranya pelaku event organizer (EO), pelaku UMKM, jurnalis, serta praktisi dan pemerhati olahraga. Para peserta dibekali pemahaman kebijakan nasional, wawasan industri olahraga, serta keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan pemanduan wisata olahraga.

BAPINDRA juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para narasumber serta seluruh peserta yang hadir dan mengikuti pelatihan dengan antusias.

Sementara itu, perwakilan Kemenpora RI, Margono, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam mengembangkan wisata olahraga. Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti pada dua hari pelaksanaan, melainkan berlanjut melalui komunikasi, jejaring, dan kolaborasi yang nyata.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Margono secara resmi membuka Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga di Hotel Shankee Kuningan Jakarta. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap mendukung kemajuan wisata olahraga Indonesia di masa mendatang.

Tanah lonsor di Desa lelesung Perlu Perhatian serius dari Pemerintah.

0

Meranti – Tanah longsor di Desa Telesung kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti. Jumat.26 12.2025.

Menurut pengakuan masyarakat Desa Telesung memang benar terjadi nya Tanah longsor di Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pada hari Rabu malam tanggal. 17.12. 2025 sekitar pukul 01.00 wib hujan deras tidak berhenti, kemudian sekitar pukul 04.00 subuh terjadi lah Tanah longsor di tebing Pulau Rangsang dan di laut Selat Melaka tanah pecah,runtuh sekitar 100 meter lebih. Ujar nya.

Pondok- Pondok nelayan rebah kebumi, jatuh ke laut. Di tebing ini banyak pondok nelayan tempat nelayan berteduh dan istirahat yang ikut runtuh ke laut.

Dengan Pondok mereka yang jatuh ke laut tempat nelayan mencari rezeki, mereka pasrah saja. Ada nelayan mengatakan bahwa kalau ke laut pantai nya dalam sampai semester lebih terbenam di pantai.

Harapan serius kepada Pemerintah atau Pemerintah Pusat agar dapat memperhatikan, memperhitungkan daerah ini Kepulauan terluar berhapan langsung dengan selat Melaka. Diduga serius lama kelamaan Pulau ini cikàl bakal menjadi Selat Melaka di Kepulauan Meranti.

Tanah lonsor di Desa lelesung Perlu Perhatian serius dari Pemerintah.

0

Meranti – Tanah longsor di Desa Telesung kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti. Jumat.26 12.2025.

Menurut pengakuan masyarakat Desa Telesung memang benar terjadi nya Tanah longsor di Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pada hari Rabu malam tanggal. 17.12. 2025 sekitar pukul 01.00 wib hujan deras tidak berhenti, kemudian sekitar pukul 04.00 subuh terjadi lah Tanah longsor di tebing Pulau Rangsang dan di laut Selat Melaka tanah pecah,runtuh sekitar 100 meter lebih.  Ujar nya.

Pondok- Pondok nelayan rebah kebumi, jatuh ke laut. Di tebing ini banyak pondok nelayan tempat nelayan berteduh dan istirahat yang ikut runtuh ke laut.

Dengan Pondok mereka yang jatuh ke laut tempat nelayan mencari rezeki, mereka pasrah saja. Ada nelayan mengatakan bahwa kalau ke laut pantai nya dalam sampai semester lebih terbenam di pantai.

Harapan serius kepada Pemerintah atau Pemerintah Pusat agar dapat memperhatikan, memperhitungkan daerah ini Kepulauan terluar berhapan langsung dengan selat Melaka. Diduga serius lama kelamaan Pulau ini cikàl bakal menjadi Selat Melaka di Kepulauan Meranti.

GUBERNUR ASR RESMI ! TETAPKAN UMP SULTRA JADI 3,3 JUTA, NAIK 7,58 PERSEN

0

SULAWESI  TENGGARA, Gubernur Andi Sumangerukka. Resmi ! menetapkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 7,58 persen.PEMERINTAHAN GUBERNUR ASR MENAIKAN GAJI UMP TAHUN 2026.KENDARI, REDAKSI. CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menetapkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 7,58 persen. Kebijakan ini di tuangkan dalam keptusan Gubernur Sultra Nomor 110.3.3.1/581 yang ditandatangani Gubernur Andi Sumangerukka pada Rabu, 24 Desember 2025 di Kendari. Melalui keputusan tersebut, UMP Sultra 2026 ditetapkan sebesar Rp 3.306.496,18. Angka ini naik Rp 232.944,48 dibandingkan UMP 2025 yang berada di posisi Rp 3.073.551,70. kenaikan ini merupakan hasil pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, pengusaha, dan serikat pekerja. Selain informasi yang saya berikan, ada beberapa hal lain terkait UMP Sultra 2026 yang perlu diketahui, antara lain:

• Masa Berlaku: UMP Sultra 2026 mulai berlaku pada 1 Januari hingga 31 Desember 2026, dan seluruh perusahaan di wilayah provinsi ini wajib menyesuaikan pembayaran upah sesuai besaran yang telah ditetapkan sejak awal tahun mendatang.

• Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP): Selain UMP, pemerintah provinsi juga menetapkan UMSP untuk dua sektor unggulan, yaitu pertambangan dan konstruksi. Untuk sektor pertambangan dan penggalian, UMSP Sultra ditetapkan sebesar Rp 3.373.843,20, naik 8,14 persen atau Rp 253.843,20 dari tahun sebelumnya. Adapun UMSP sektor konstruksi ditetapkan sebesar Rp 3.437.546,64, meningkat 7,02 persen atau Rp 225.546,64 dari tahun 2025.

• Kondisi Penerapan: Upah minimum yang ditetapkan berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengusaha diwajibkan menerapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

• Harapan Pemerintah: Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengungkapkan, kenaikan UMP tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli pekerja sekaligus menjaga daya saing perusahaan untuk tetap tumbuh. Ia juga mengimbau seluruh perusahaan agar mematuhi ketentuan pembayaran upah minimum dan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pengawasan terhadap penerapan kebijakan ini.

• Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK): Selain UMP dan UMSP, Dewan Pengupahan Kabupaten Kota juga telah menyetujui UMK untuk beberapa daerah, seperti Kota Kendari, Konawe Utara, dan Kolaka. UMK Kota Kendari 2026 menjadi Rp 3.516.070,42, UMK Konawe Utara 2026 naik menjadi Rp 3.510.505,70, dan UMK Kolaka naik menjadi Rp 3.688.130,26.

Peringati 21 Tahun Tragedi Tsunami, Pemkab Aceh Barat Gelar Doa Dan Ziarah Kuburan Massal Korban Tsunami

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperingati 21 tahun tragedi tsunami Aceh dengan menggelar rangkaian kegiatan ziarah makam massal korban tsunami, tausiah, serta zikir dan doa bersama. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Babul Jannah, Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat 26/12/2025

Peringatan ini diikuti unsur Forkopimda, seluruh ASN, perwakilan perusahaan swasta, tokoh masyarakat, serta masyarakat Aceh Barat.
acara yang menjadi momentum refleksi atas duka masa lalu sekaligus penguatan komitmen menghadapi tantangan bencana di masa depan , yang mengangkat tema “Dengan Doa kita mengenang, dengan ikhtiar kita siaga”

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan tsunami bukan sekadar mengenang tragedi 2004, melainkan menjadi cermin untuk menata langkah ke depan.
“Ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi refleksi untuk hari ini dan masa depan. Apalagi pada 26 November 2025, Aceh Barat kembali diuji dengan bencana banjir dan tanah longsor. Dulu tsunami air laut, sekarang banjir sungai. Dampaknya bahkan dirasakan hampir di seluruh desa,” ujar Bupati.

Menurutnya, meskipun tsunami 2004 menelan korban jiwa lebih besar, dampak ekonomi dari bencana banjir yang terjadi belakangan ini sangat dahsyat. Banyak masyarakat kehilangan rumah, sawah, dan kebun yang menjadi sumber penghidupan utama.

“Kami turun langsung ke lapangan. Ada desa yang 80 hingga 90 persen sawahnya tidak bisa lagi digunakan. Artinya, masyarakat kehilangan pendapatan untuk tiga hingga enam bulan ke depan. Ini ujian yang sangat berat,” ungkapnya.

Bupati juga menyoroti hilangnya rasa aman di tengah masyarakat. Setiap hujan deras, warga diliputi kecemasan dan sebagian terpaksa mengungsi. Relokasi pun bukan perkara mudah karena menyangkut ikatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Tarmizi menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh warga terdampak bencana. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir bersama instansi terkait dalam penanganan darurat, pemulihan, dan rehabilitasi pascabencana.

Melalui doa bersama, ia mengajak memanjatkan doa agar para syuhada korban tsunami dan bencana lainnya mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Peringatan ini juga menjadi pengingat akan kecilnya manusia di hadapan kuasa Allah serta pentingnya memperkuat iman, kebersamaan, dan semangat bangkit.

Disisi lain, Tarmizi turut mengapresiasi solidaritas berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, TNI-Polri, LSM, mahasiswa, relawan, hingga masyarakat yang bahu-membahu membantu korban bencana. Ia mengajak masyarakat untuk terus saling tolong-menolong, sekecil apa pun bantuan yang diberikan.
“Daripada menghabiskan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat, lebih baik kita sisihkan rezeki untuk membantu saudara-saudara kita. Insyaallah menjadi amal jariyah,” pesannya.

Selain itu, Tarmizi menegaskan bahwa peringatan tsunami bukan agenda seremonial semata, tetapi juga sarana edukasi mitigasi bencana, terutama bagi generasi muda. Edukasi kesiapsiagaan dinilai penting untuk meminimalkan risiko korban jiwa di masa mendatang.

Bupati Tarmizi juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai syariat Islam, khususnya di kawasan wisata pesisir. Pemerintah bersama aparat dan ulama akan terus mengawal agar aktivitas wisata tetap berjalan dalam koridor syariat.
“Jika masih ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak segan memberikan sanksi hingga penutupan permanen. Rezeki harus dicari dengan cara yang baik, apalagi saat saudara-saudara kita sedang diuji bencana,” tegasnya.

Peringatan 21 tahun tsunami Aceh ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian, kesiapsiagaan, dan persatuan masyarakat Aceh Barat dalam menghadapi berbagai tantangan bencana ke depan****

BAPINDRA-Kemenpora Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga, Dorong Lahirnya SDM Profesional

0

Redaksi.co, Jakarta | Badan Pengembangan Industri dan Riset Olahraga (BAPINDRA) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga selama dua hari, 26-27 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Shankee, Kuningan, Jakarta, dan menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat sumber daya manusia di sektor wisata olahraga nasional.

Pelatihan tersebut dirancang untuk mencetak pemandu wisata olahraga yang profesional, kompeten, serta memiliki wawasan kebangsaan, sejalan dengan kebutuhan pengembangan industri olahraga dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Ketua Umum BAPINDRA, Suherlang Hasan, S.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sport tourism merupakan salah satu sektor potensial yang mampu menjadi motor penggerak industri olahraga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pemandu wisata olahraga memiliki peran yang sangat krusial, baik dalam mendukung penyelenggaraan berbagai event olahraga maupun dalam mengembangkan destinasi wisata olahraga di daerah.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mendapatkan keterampilan praktis yang bisa langsung diaplikasikan di lapangan,” ujar Suherlang.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari beragam latar belakang, mulai dari pelaku event organizer (EO), pelaku UMKM, jurnalis, hingga praktisi dan pemerhati olahraga. Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman terkait kebijakan nasional, gambaran industri olahraga, serta keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan pemanduan wisata olahraga.

BAPINDRA juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para narasumber serta seluruh peserta yang mengikuti pelatihan dengan antusias.

Sementara itu, perwakilan Kemenpora RI, Margono, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam pengembangan wisata olahraga. Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti pada dua hari pelaksanaan semata, tetapi terus berlanjut melalui komunikasi, jejaring, dan kolaborasi nyata di lapangan.

GUBERNUR ASR APRESIASI BAZNAS SULAWESI TENGGARA

0

KENDARI, REDAKSI.CO – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) mengapresiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tenggara atas komitmen, dedikasi, dan profesionalisme dalam mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan akuntabel.

Apresiasi dan penghargaan tersebut disampaikan mengingat peran Baznas sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam memperkuat pembangunan sosial dan ekonomi umat.

Hal itu diungkapkan Gubernur ASR saat menghadiri kegiatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) pada akhir Tahun 2025. Kegiatan digelar di Halaman Kantor Baznas Sultra pada Rabu (24/12/2025) dan dikutip dari Redaksi.co,melalui akun resmi Facebook PPID Utama Sultra pada Jumat (26/12/2025).

Melalui acara tersebut, Gubernur juga mengimbau seluruh umat Muslim, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sultra, karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta masyarakat yang memiliki kemampuan finansial untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Provinsi Sultra.

Jalan Bagbagan–Kiara Dua Kab.Sukabumi Rawan Longsor, Diberlakukan Sistem Buka Tutup di Cimapag

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Ruas jalan Bagbagan–Kiara Dua di Simpenan, Kabupaten Sukabumi mengalami longsor di sejumlah titik dan menjadi perhatian serius bagi para pengguna jalan. Salah satu titik longsor terparah berada di wilayah Cimapag, Kecamatan Simpenan, yang menyebabkan badan jalan menyempit sehingga arus lalu lintas saat ini diberlakukan sistem buka tutup pada Kamis (25/12/2025).

Kondisi jalan yang labil diperparah oleh curah hujan tinggi yang kerap mengguyur wilayah tersebut. Tanah di sekitar tebing jalan dinilai masih rawan bergerak dan berpotensi kembali longsor, terutama saat hujan deras. Pengendara yang melintas dari arah Kiara Dua menuju Bagbagan maupun sebaliknya diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta mematuhi pengaturan lalu lintas di lokasi.

Selain risiko longsor susulan, minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang ruas jalan tersebut juga menambah potensi bahaya, khususnya pada malam hari. Kondisi gelap membuat jarak pandang pengendara terbatas dan menyulitkan untuk mengantisipasi kerusakan jalan maupun material longsoran yang masih tersisa di badan jalan.

Hingga kini, pengguna jalan berharap adanya penanganan lebih lanjut dari pihak terkait guna mencegah longsor susulan dan menjamin keselamatan arus lalu lintas di jalur penghubung Bagbagan–Kiara Dua tersebut, terutama di tengah cuaca yang masih berpotensi hujan. ***

Reporter : Yosep Maulana

Ketua Umum YPTKIS Desak Presiden Cabut Moratorium Penempatan PMI ke Timur Tengah

0

Ketua Umum YPTKIS Desak Presiden Cabut Moratorium Penempatan PMI ke Timur Tengah

MATARAM –  Redaksi.Co Ketua Umum Yayasan Peduli Tenaga Kerja Indonesia (YPTKIS), Henly Sunardi, menyampaikan pandangannya terkait kebijakan moratorium penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke negara-negara Timur Tengah sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015.

Menurut Henly, kebijakan tersebut perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi sosial dan ketenagakerjaan yang terjadi saat ini, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah pengirim PMI.

Ia menyampaikan bahwa dalam praktiknya, minat masyarakat untuk bekerja di kawasan Timur Tengah masih cukup tinggi. Oleh karena itu, penutupan jalur penempatan resmi dinilai perlu dikaji kembali agar tidak menimbulkan dampak lanjutan yang tidak diharapkan.

Pandangan kami, perlu ada kajian ulang terhadap moratorium ini. Bukan semata-mata soal membuka atau menutup penempatan, tetapi bagaimana negara dapat menghadirkan mekanisme perlindungan yang lebih efektif dan terukur,” ujar Henly.

Henly menekankan bahwa YPTKIS tidak mendorong pembukaan penempatan tanpa regulasi. Sebaliknya, pihaknya mendorong agar jika penempatan kembali dibuka, hal tersebut dilakukan melalui sistem yang jelas, terawasi, dan berbasis aturan resmi.

Beberapa hal yang menurutnya dapat dipertimbangkan antara lain penerbitan regulasi teknis penempatan yang transparan, penerapan sistem satu kanal, serta penguatan kerja sama bilateral dengan negara tujuan penempatan untuk menjamin pemenuhan hak dasar PMI.

Terkait posisi Pemerintah Provinsi NTB, Henly berharap agar pemerintah daerah dapat menyampaikan aspirasi dan masukan kebijakan kepada pemerintah pusat sesuai kewenangannya, sebagai bagian dari upaya perlindungan warga daerah yang bekerja di luar negeri.

Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memberikan masukan kebijakan. Harapannya, setiap kebijakan nasional yang diambil benar-benar mempertimbangkan kondisi daerah pengirim PMI,” tambahnya.

YPTKIS berharap evaluasi kebijakan moratorium dapat dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, sehingga tujuan utama perlindungan PMI dapat tercapai secara optimal.

Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Reporter : Abach Uhel

Tim Gabungan TNI–Polri Perketat Pengamanan Wisata Pantai Pancer Jelang Natal dan Tahun Baru

0

JEMBER,redaksi.co – Dalam rangka perayaan Hari Raya Natal dan menjelang Tahun Baru, tim gabungan TNI dan Polri bersinergi melakukan pemantauan serta pengamanan di kawasan wisata Pantai Pancer, Kabupaten Jember. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat dan wisatawan selama masa libur akhir tahun (25/12/2025).

Pengamanan terpadu ini melibatkan personel TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, serta jajaran Polri. Seluruh unsur melaksanakan patroli gabungan di area pantai, jalur masuk wisata, serta titik-titik keramaian guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan, dan risiko kecelakaan laut yang cenderung meningkat saat libur panjang.

Komandan Pos TNI Angkatan Laut (Danposal) Puger, Kabupaten Jember, Lettu Laut (P) Dedi Nugraha, A.Md, menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL difokuskan pada pengawasan wilayah pesisir dan perairan laut Pantai Pancer.

“Kami dari TNI AL melakukan pemantauan intensif di wilayah pesisir dan laut untuk mengantisipasi potensi gelombang tinggi serta memastikan keselamatan para wisatawan. Kami juga terus bersinergi dengan TNI AD dan Polri agar pengamanan berjalan maksimal,” ujarnya.

Selain pengawasan, petugas gabungan juga aktif memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap mematuhi aturan keselamatan. Wisatawan diingatkan untuk tidak berenang terlalu ke tengah, memperhatikan rambu peringatan, serta segera melapor kepada petugas apabila melihat atau mengalami situasi berbahaya.
Sementara itu, personel TNI Angkatan Darat bersama Polri berperan dalam pengamanan jalur darat, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan area parkir dan fasilitas umum. Kehadiran TNI AD dinilai mampu memperkuat pengamanan di titik-titik rawan kepadatan pengunjung.

Dengan sinergi lintas instansi TNI dan Polri ini, diharapkan suasana libur Natal dan Tahun Baru di kawasan wisata Pantai Pancer dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan juga mengajak masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mengutamakan keselamatan selama menikmati libur akhir tahun.

Reporter: Sofyan