Beranda blog Halaman 12

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.MM Resmikan Sejumlah Fasilitas dan Alat Kesehatan di RSUD Cut Nyak Dien

0


Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil SH dan sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meresmikan sejumlah fasilitas dan Alat Kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) pada Senin 17/8/2026

Tarmizi mengatakan, launching fasilitas dan Alkes berupa Cath Lab, ICVCU, Ruang IGD dan dua unit mobil ambulan di RSUD CND tersebut dilaksanakan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kabupaten Aceh Barat.

“Ini sebagai kado untuk masyarakat Kabupaten Aceh Barat ada beberapa yang pertama adalah Cathlab, ini yang dibeli tahun 2018 dengan harga sekitar Rp 11 miliar tapi tidak bisa difungsikan sudah rusak alatnya,” kata Tarmizi.

Itu dinamika terus berjalan selama delapan tahun, sampai saat ini kita mulai kerjasama dengan perusahaan menggunakan dana CSR kemudian KSO dengan perusahaan cathlab sekitar hamper Rp 5 miliar semuanya dan saat ini cathlab tersebut sudah bisa difungsikan

“Dengan adanya alat tersebut tadi malam ada satu masyarakat serangan jantung dan langsung dibawa ke sini, alatnya baru di launching ada obatnya yang harganya Rp 5 juta langsung digunakan dan pasien tersebut selamat,” katanya.

Dikatakan Tarmizi, total anggaran untuk renovasi fasilitas kesehatan dan sejumlah Alkes di RSUD CND tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 9 miliar lebih yang berasal dari Dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mifa Bersaudara.

“Kita kedepan kalau bisa harus dikasih sekitar Rp 20 miliar dari dana CSR perusahaan, karena kita tidak bisa pakai APBK disini. Jadi kita minta perusahaan, kita ajukan program – program yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat kepada perusahaan,” ujar Tarmizi.

Kedepan kata Tarmizi, akan selalu ada kejutan untuk RSUD CND, Pemkab akan memberikan atensi serius terhadap rumah sakit hingga nantinya menghasilkan pelayanan prima yang baik untuk masyarakat dengan fasilitas yang cukup ****

*Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT*

0

JAKARTA,Redaksi.co — Polda Metro Jaya mengirim 12 truk bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Keberangkatan bantuan dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri sekitar pukul 12.30 WIB.

Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, antara lain air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, minuman siap saji, makanan ringan, selimut dan sarung, alas tidur, serta terpal plastik berbagai ukuran.

“Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Komjen Asep Edi Suheri.

Usai dilepas, seluruh logistik dibawa menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

“Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Kombes Budi Hermanto.

Pengiriman bantuan berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” tambah Kombes Budi Hermanto.

PersonelPolriKembangkanAplikasiPengelolaanKontinjensiPengaduanMasyarakatBerbasis Realtime dan Quick Response*

0

Jakarta,Redaksi.co – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendorong personel untuk mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital guna memperkuat kecepatan dan ketepatan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Salah satunya melalui proyek perubahan yang digagas Kombes Pol. Hari Brata, S.I.K., M.H., bertajuk “Membangun Manajemen Pengaduan Kontinjensi Responsif Terintegrasi sebagai Resiliensi Keamanan Nasional.”

Gagasan tersebut dilatarbelakangi semakin kompleksnya dinamika keamanan nasional di tengah perkembangan teknologi informasi, media sosial, dan konektivitas digital. Di sisi lain, masyarakat semakin aktif menggunakan kanal digital untuk menyampaikan pengaduan maupun informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui proyek perubahan ini, pengaduan masyarakat tidak hanya dipandang sebagai layanan administratif, tetapi juga diarahkan menjadi sumber informasi strategis untuk mendukung deteksi dini, intelijen taktis, percepatan respons, serta pengambilan keputusan operasional Polri.

Dalam keterangannya, Kombes Pol. Hari Brata mengatakan transformasi tersebut diperlukan agar pengelolaan pengaduan kontinjensi mampu mengikuti perkembangan ancaman yang semakin cepat dan kompleks.

“Pengaduan masyarakat harus kita kelola bukan hanya sebagai laporan yang masuk, tetapi menjadi informasi strategis yang dapat mendukung deteksi dini dan mempercepat respons Polri. Karena itu, sistemnya harus responsif, terintegrasi, realtime, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” kata Hari Brata dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Proyek perubahan tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan pengelolaan pengaduan masyarakat melalui penguatan kebijakan, penyusunan SOP Quick Response, pengembangan Dashboard Monitoring Pengaduan Kontinjensi Realtime, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.

Dalam implementasinya, proyek tersebut juga mencakup pengembangan prototype dashboard yang mengintegrasikan data pengaduan masyarakat secara cepat, akurat, dan terpusat. Sistem tersebut juga diarahkan untuk menyempurnakan Daily Operating Reporting System (DORS) yang telah dimiliki Polri, sehingga pengelolaan informasi tidak hanya mencakup kejadian atau kejahatan konvensional, tetapi juga dapat mengakomodasi kejadian kontinjensi yang membutuhkan penanganan secara cepat.

Integrasi tersebut memungkinkan informasi mengenai kejadian kontinjensi dapat diterima dan direspons secara lebih cepat, termasuk melalui mekanisme dispatch personel maupun pasukan untuk melakukan mitigasi. Langkah ini penting karena kejadian kontinjensi membutuhkan penanganan segera untuk mencegah eskalasi dan meminimalkan dampak yang lebih besar.

Selain pengembangan sistem, dilakukan pula penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui workshop pelayanan pengaduan kontinjensi serta penyusunan komitmen bersama dalam penanganan pengaduan lintas fungsi secara terintegrasi.

Hari Brata menjelaskan, keberadaan sistem yang terintegrasi diharapkan dapat mengubah pola penanganan pengaduan yang sebelumnya cenderung reaktif menjadi lebih cepat, prediktif, dan preventif.

“Transformasi ini kita bangun untuk memastikan setiap pengaduan yang memiliki potensi kontinjensi dapat segera diterima, diverifikasi, didistribusikan kepada fungsi yang tepat, ditindaklanjuti, dan dimonitor. Dengan begitu, pengaduan masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem early warning Polri,” ujarnya.

Proyek perubahan ini juga mendorong kolaborasi lintas fungsi dan lintas instansi. Penguatan koordinasi menjadi bagian penting agar informasi yang diterima dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif sesuai karakteristik dan tingkat urgensinya.

Dalam rancangan proyek perubahan tersebut, Polri telah memiliki sejumlah modal pendukung, di antaranya layanan Call Center 110 dan Dumas Presisi, command center, infrastruktur teknologi informasi, jaringan komunikasi data, serta sumber daya manusia yang mendukung pengelolaan pengaduan dan pengendalian operasional.

Hari Brata menegaskan, keberhasilan transformasi manajemen pengaduan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, standar operasional yang jelas, koordinasi lintas fungsi, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Teknologi adalah salah satu instrumen. Yang tidak kalah penting adalah kesiapan personel, kesamaan pola kerja, koordinasi lintas fungsi dan kolaborasi dengan stakeholder. Semua harus bergerak dalam satu sistem agar respons terhadap pengaduan masyarakat benar-benar cepat dan terintegrasi,” tuturnya.

Melalui proyek perubahan tersebut, diharapkan terwujud tata kelola pengaduan kontinjensi yang cepat, responsif, terintegrasi, dan profesional. Transformasi ini sekaligus menjadi fondasi untuk memperkuat pelayanan publik Polri, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung resiliensi keamanan nasional dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.

*Mengenal Sosok Kombes Jerrold, Danup Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI ke-81 di Istana*

0

JAKARTA,Redaksi.co- Upacara penurunan Bendera Merah Putih Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana akan segera diselenggarakan. Kali ini, upacara dipimpin Komandan Upacara Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dari Polri.

Kombes Pol Jerrold merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2003. Pria kelahiran Tomohon Manado, 22 Februari 1979, ini menjabat sebagai Kapolresta Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dalam perjalanan karirnya, ia memulai dari satuan Korbrimob Polri sejak 2004-2009. Kemudian, ia sempat menjabat di beberapa posisi pada Satbrimob Polda Metro Jaya sejak 2010-2017.

Ia kemudian menjalani pendidikan Sespimmen dan kembali ke Korbrimob Polri pada 2018. Kemudian, ia menjadi Kapolsek Kelapa Gading Polda Metro Jaya pada 2019-2020.

Selanjutnya, pada 2020-2021, beliau sempat menjabat sebagai Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya. Ia kemudian dipromosikan ke posisi Kapolres Kubu Raya Polda Kalimantan Barat pada 2021-2022.

Kemudian, ia menjabat sebagai Kapolres Karanganyar Polda Jawa Tengah pada 2022-2024. Lalu, ia dipromosikan kembali sebagai Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Tengah pada 2024-2025. Hingga akhirnya menjabat sebagai Kapolres Balikpapan sampai saat ini.

Sejumlah prestasi pun telah diraihnya, mulai dari tanda kehormatan dari Presiden, yakni Satyalencana Pengabdian 8 Tahun pada 2015 dan Satyalencana Pengabdian 16 Tahun pada 2021.

Ada juga piagam penghargaan dari Bupati pada 2021dan piagam penghargaan Kapolri pada 2004.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa tugas ini sekaligus menjadi bentuk kehormatan bagi masyarakat Kalimantan Timur. Dengan restu dan dukungan Kapolda Kalimantan Timur, serta penunjukan Wakapolresta sebagai pelaksana tugas harian, Kombes Jerrold memastikan stabilitas keamanan dan pelayanan masyarakat di Kota Balikpapan tetap berjalan optimal.

“Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kalimantan Timur di kancah nasional,” ucapnya.

*Presiden Puji Tertibnya Upacara Penurunan Bendera, Danup Diminta Langsung Menghadap*

0

JAKARTA,REDAKSI.CO- Upacara penurunan bendera merah putih dalam rangka HUT RI ke-81 selesai dilaksanakan di Istana Negara, sore tadi. Dalam proses penurunan bendera merah putih tersebut Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy bertugas selaku komandan upacara (Danup).

Ia diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas sebagai Kapolresta Balikpapan, Kalimantan Timur. Tugas itu dijalaninya dengan sangat baik hingga sampai pada momen laporan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Upacara telah dilaksanakan, laporan selesai,” ujar Kombes Pol Jerrold, Senin (17/8/2026).

Presiden Prabowo Subianto pun memuji jalannya pelaksanaan upacara penurunan bendera merah putih. Menurut Presiden, semua berjalan dengan tertib.

Kepada Jerrold, Presiden kemudian menyampaikan agar dirinya menghadap bersama para komandan yang bertugas lainnya setelah pelaksanaan upacara. Presiden Prabowo pun menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya memimpin pelaksanaan upacara penurunan bendera merah putih.

“Terima kasih dalam pelaksanaan upacara yang tertib dan hikmad. Komandan upacara, komandan korsik, dan komandan kesatuan menghadap saya, lanjutkan, kerjakan,” tutur Presiden Prabowo.

“Kerjakan,” kata Jerrold dengan tegas.

Diketahui, dalam prosesi penurunan bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para putra-putri terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia yang bertugas tergabung dalam tim bernama “Indonesia Adil Makmur. Dalam formasi utama, Neeltje Deliana Insjowi Werimon, perwakilan Provinsi Papua, dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih.

Pelajar SMA Negeri 8 Jayapura tersebut akan mengemban salah satu tugas penting dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka. Sementara itu, posisi cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Ismi Ulfaida, Paskibraka putri asal Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.

Pada unsur formasi lainnya, Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), siswa SMA Katolik Giovanni Kupang, didaulat sebagai Komandan Kelompok 8. Sedangkan tugas sebagai pengerek bendera diamanahkan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menempuh pendidikan di SMAN 1 Taliwang.

Sementara itu, Mirza Rafi Navazani dari Provinsi Kalimantan Barat, pelajar SMAN 1 Sintang, dipercaya menjalankan tugas sebagai pembentang bendera.

Untuk formasi lainnya, posisi Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Baruno Wicaksono, Paskibraka asal Provinsi Jawa Barat yang bersekolah di SMA Taruna Nusantara Cimahi. Sementara itu, tugas sebagai Komandan Kompi Paskibraka dipercayakan kepada Kapten Pnb Bagus Setianto, yang saat ini menjabat sebagai Kapokops Flight FGS Skadud 5 Wingud 5 Lanud Sultan Hasanuddin.

HUT ke-81 RI di Sampaga: Kapolsek Pimpin Penurunan Bendera, Semangat Persatuan Jadi Pesan Utama

0

Redaksi.co MAMUJU : Suasana khidmat mewarnai upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Senin (17/8/2026) sore.

Upacara yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sampaga, IPDA Hariadi, dan dimulai sekitar pukul 16.00 WITA.

Ratusan peserta dari berbagai unsur turut hadir, mulai dari Forkopimca, ASN, TNI-Polri, kepala desa, pelajar, peserta jalan santai hingga masyarakat umum. Seluruh peserta mengikuti prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih dengan penuh disiplin dan penghormatan.

Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah penampilan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang merupakan perwakilan pelajar se-Kecamatan Sampaga. Dengan penuh ketelitian dan kedisiplinan, mereka menjalankan tugas menurunkan bendera Merah Putih hingga prosesi berakhir dengan penghormatan terakhir.

Kapolsek Sampaga, IPDA Hariadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas upacara serta masyarakat yang telah menjaga suasana tetap tertib dan khidmat sejak rangkaian kegiatan pagi hingga sore hari.

“Semangat kemerdekaan harus kita jaga dengan kerja nyata, disiplin, dan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar IPDA Hariadi.

Menurutnya, rangkaian upacara pengibaran dan penurunan bendera bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap semangat kemerdekaan yang tercermin dalam pelaksanaan upacara tersebut dapat terus diwujudkan melalui kehidupan bermasyarakat yang damai, tertib, sejahtera dan bermartabat.

“Rangkaian upacara pengibaran dan penurunan bendera di Sampaga menjadi penanda semangat persatuan warga. Diharapkan semangat kemerdekaan ini terus dijaga untuk mewujudkan persatuan yang tertata, damai, sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.

Dengan berakhirnya prosesi penurunan Bendera Merah Putih, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Sampaga berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat. (ZUL)

PEMDES KRANDEGAN GANDENG KARANG TARUNA GELAR LOMBA MANCING LELE 40 KG MERIAHKAN HUT RI KE-81

0

 

PEMDES KRANDEGAN GANDENG KARANG TARUNA GELAR LOMBA MANCING LELE 40 KG MERIAHKAN HUT RI KE-81

 

Purworejo – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa Krandegan bekerja sama dengan pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Krandegan menggelar lomba memancing ikan lele di Dusun Burangan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Senin [17/8/2026].

oplus_8388608

Kepala Desa Krandegan, Dwi Nanto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat kebersamaan warga sekaligus memberi hiburan di momen kemerdekaan. Sebanyak 40 kg ikan lele ditebar ke kolam lomba dan diikuti puluhan peserta dari berbagai RT.

oplus_8388608

Ketua Karang Taruna Desa Krandegan, menambahkan bahwa panitia juga menyiapkan doorprize menarikseperti kipas angin, kompor gas, dan perabot rumah tangga yang diundi untuk seluruh peserta.

oplus_8388608

Yang jadi daya tarik utama, panitia menyisipkan 5 ekor ikan lele berpita merahdi antara ikan yang ditebar. Peserta yang berhasil mendapatkan ikan berpita merah langsung mendapat hadiah khusus dari panitia.

oplus_8388608

“Alhamdulillah warga antusias sekali. Ini bentuk gotong royong Pemdes dengan Karang Taruna biar Agustusan makin guyub,” ujar Kepala Desa krandegan Dwi Nanto

oplus_8388608

Acara berlangsung meriah, aman, dan penuh kekeluargaan dari pagi hingga selesai.

 

Penyelenggara:Pemdes Krandegan & Karang Taruna Desa Krandegan

Lokasi:Dusun Burangan, Desa Krandegan, Kec. Bayan, Kab. Purworejo

Kegiatan:Lomba Mancing Lele HUT RI ke-81

Total Ikan:40 Kg + 5 ikan berpita merah hadiah khusus

Hadiah:Doorprize kipas angin, kompor gas, dll

 

 

Pengurusan surat izin mengemudi SIM Di satpas polres tulungagung Dikeluhkan Masih adanya praktik Percaluan

0

http://( redaksi.co )(17 Agustus )(2026)

Pengurusan surat izin mengemudi SIM Di satpas polres tulungagung kadang Dikeluhkan Masih adanya praktik Percaloan

Praktik percaloan masih ditemukan di sekitar area Satpas Polres Tulungagung saat mengurus SIM. Oknum calo sering menawarkan jalan pintas dengan tarif tinggi, meskipun petugas resmi menyatakan layanan sudah bebas dari praktik pungutan liar dan sesuai aturan

Tawaran di luar gedung Calo sering mendekati pemohon di area parkir atau depan pintu masuk Modus  Dipersulit Pemohon mandiri kadang merasa alur dibuat lama agar beralih ke jasa calo

Tarif Tidak resmi Biaya jasa calo jauh lebih mahal dari tarif resmi negaraMerugikan keuangan pemohon SIM karena biaya membengkak.Membuat sistem antrean resmi jadi tidak tertib

Menurunkan kepercayaan warga kepada petugas pelayanan publik Warga diminta tetap percaya diri mengurus SIM secara mandiri

Petugas harus menindak tegas oknum yang bermain di dalam maupun luar kantor Transparansi biaya dan alur alur pembuatan SIM perlu dipampang lebih jelas

http://( Agus kustiadi )(17 Agustus )(2026)

Bhabinkamtibmas Polsek Rembang laporkan Budidaya Ayam petelur di kalisat tumbuh Sehat

0

http://( redaksi.co )(17 Agustus )(2026)

PASURUAN – Budidaya ayam petelur milik warga di Dusun Budengan, Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, terpantau berkembang cukup baik dan sehat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan usaha pangan masyarakat, Sabtu (15/8/2026).

Bhabinkamtibmas Desa Kalisat Aipda Toto Handoko melakukan pemantauan terhadap budidaya ayam petelur milik warga binaannya. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan melalui Program prioritas.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas meninjau perkembangan budidaya ayam petelur yang dikelola warga. Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi dan pertumbuhan ayam petelur terpantau cukup baik serta sehat.

Kapolsek Rembang AKP Supriyanto, S.H. mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mendukung masyarakat yang mengembangkan kegiatan produktif di bidang pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.

“Kami mendukung masyarakat yang mengembangkan usaha di bidang pangan. Pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan warga diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujar AKP Supriyanto.

Kegiatan pemantauan berlangsung lancar, aman, dan kondusif. Budidaya ayam petelur milik warga di Desa Kalisat diharapkan terus berkembang sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.

http://( Agus kustiadi )(17 Agustus )(2026)

Maknai HUT – ke-81-Ri Polda Jatim tekankan pelayanan Terbaik untuk Masyarakat

0

http://( redaksi.co )17 Agustus )(2026 )

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Mapolda Jatim, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin langsung Wakapolda Jatim, Brigjen. Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H dan diikuti para Pejabat Utama (PJU), personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Jatim.

Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan teks Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 serta pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakapolda Jatim menegaskan bahwa momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Brigjen Pol Pasma.

Menurutnya, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus diwujudkan melalui kerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutur Brigjen Pol Pasma.

Wakapolda Jatim juga mengajak seluruh personel Polda Jatim untuk menjaga soliditas, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan setiap tugas.

“Mari kita terus tingkatkan profesionalisme, soliditas dan integritas dalam melaksanakan tugas. Jadikan setiap pengabdian sebagai bagian dari upaya kita bersama dalam menjaga persatuan dan kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah personel dan masyarakat yang dinilai berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi institusi serta masyarakat Jawa Timur.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras dan prestasi yang telah ditunjukkan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

http://( Agus kustiadi )(17 Agustus )(2026)