JEMBER, redaksi.co – Menjelang pelaksanaan ibadah Ramadan 1447 Hijriah, aparat penegak hukum di Kabupaten Jember menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan. Polres Jember bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jember memusnahkan ribuan barang bukti hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Kamis (26/2/2026).
Barang bukti yang dimusnahkan meliputi minuman keras, narkotika, obat keras berbahaya, serta knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif dan represif guna memastikan suasana Ramadan berlangsung aman dan kondusif.
Secara rinci, barang bukti minuman keras yang dimusnahkan terdiri dari 630 botol miras bermerk dan 14.700 botol arak. Sementara untuk kategori narkotika dan obat terlarang, aparat memusnahkan 91.000 butir okerbaya, ganja seberat 1.008,86 gram, ekstasi 12,55 gram, serta sabu seberat 978,54 gram.
Tak hanya itu, sebanyak 25 unit knalpot brong juga turut dimusnahkan karena kerap menimbulkan kebisingan dan dikeluhkan masyarakat, terutama saat malam hari ketika umat Islam menjalankan ibadah.
Kegiatan pemusnahan tersebut turut dihadiri tokoh agama dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Jember. Kehadiran mereka mempertegas kolaborasi antara unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial.
Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, menegaskan bahwa pemusnahan ini bukan sekadar rutinitas menjelang hari besar keagamaan, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberantas penyakit masyarakat.
Menurutnya, Ramadan harus menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran miras, narkotika, dan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Pihaknya juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui langkah tegas ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Jember tetap terjaga hingga perayaan Idul Fitri, sehingga Ramadan dapat dijalani dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan (Sofyan)







