Redaksi.co, Jakarta | Semangat berbagi di bulan suci Ramadan dimanfaatkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Sahabat Komendan (GASMEN) dengan menggelar kegiatan santunan bagi ratusan anak yatim. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) dan media AsamManis.News, organisasi tersebut memberikan santunan kepada 500 anak yatim sekaligus mengadakan buka puasa bersama warga di Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada hari ke-20 Ramadan.
Kegiatan sosial ini menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan warga di tingkat lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPP GASMEN, Dr. Eka Satria Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anak yatim dan para janda.
“Alhamdulillah pada Ramadan ke-20 ini kami dapat melaksanakan kegiatan santunan di wilayah Utan Kayu Selatan. Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujar Eka.
Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya digerakkan oleh GASMEN, tetapi juga melibatkan BAZNAS RI sebagai mitra strategis dalam menjalankan program sosial dan kemanusiaan.
Eka juga mengapresiasi dukungan serta kepercayaan yang diberikan BAZNAS RI sehingga kegiatan santunan bagi anak yatim dan masyarakat kurang mampu dapat terlaksana dengan baik.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama antar lembaga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini juga merupakan bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami ingin terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk ikut membantu pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memajukan bangsa,” ungkapnya.
Ke depan, GASMEN berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan mereka, dan memastikan kegiatan sosial seperti ini dapat memberi manfaat yang lebih luas,” tutup Eka.







