Hari jadi Kabupaten Sumenep diperingati setiap tanggal 31 Oktober. Tanggal ini didasarkan pada penetapan Arya Wiraraja sebagai Adipati pertama Sumenep pada 31 Oktober 1269.
Tahun 2025 ini adalah Hari Jadi Sumenep yang ke756.adapun Tema yang diusung adalah “Ngopeni Soengenep” yang artinya Merawat Sumenep.
Peringatan ini biasanya dirayakan dengan berbagai kegiatan, termasuk upacara dengan mengenakan pakaian adat Keraton Sumenep dan prosesi Arya Wiraraja untuk mengenang sejarah dan budaya lokal.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menjadikan momentum Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-756, sebagai titik refleksi sekaligus akselerasi dalam pengabdian kepada warga Sumenep.
“Sesuai dengan Jargon Ngopeni Songenep,kami segenap karyawan RSUDMA berkomitmen untuk terus ngopeni masyarakat Sumenep dengan memberikan layanan kesehatan terbaik, profesional, dan penuh empati bagi masyarakat,”kata Erliyati,Selasa (11/11/25).
Menurutnya,sebagai satu-satunya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, RSUDMA memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan dalam menjamin akses kesehatan masyarakat.
“Sudah menjadi tugas dan kewajiban bagi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan di tengah dinamika kebutuhan kesehatan yang terus berkembang seperti saat sekarang ini,” tegas Erliy.
“Kami ingin RSUDMA Sumenep menjadi rumah sakit yang semakin dipercaya, menjadi tempat masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang nyaman, aman, dan berkeadilan,”imbuhnya.
Erliyati menyebut,komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesehatan sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas warga.
“Melalui perayaan HUT Kabupaten Sumenep ke-756 ini,kami RSUDMA menegaskan,bahwa peran kami tidak hanya sebagai fasilitas medis, tetapi juga sebagai mitra terpercaya dalam mewujudkan masyarakat Sumenep yang lebih sehat dan sejahtera,”tutupnya.(HR)






