JEMBER, redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Jember melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Utama dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Perumda Perkebunan Kahyangan Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan Jember, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan ini menjadi penanda kesinambungan kepemimpinan sekaligus penguatan arah strategis BUMD dalam menghadapi tantangan pelayanan dan kinerja ke depan. Pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, jabatan Direktur Utama diserahterimakan dari Sofyan Sauri, S.M., M.M., kepada Danang Andriasmara, S.T., M.Si., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Sementara itu, di Perumdam Tirta Pandalungan Jember, jabatan Direktur Utama diserahterimakan dari Miftahur Ridho, S.E.I., kepada Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., M.Si., selaku Plt Direktur Utama.
Serah terima jabatan tersebut disaksikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., bersama jajaran direksi lama dan baru dari kedua BUMD strategis tersebut.
Dalam arahannya, Pj Sekda menegaskan pentingnya kesinambungan kinerja, pencapaian target yang terukur, serta penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberlanjutan perusahaan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya yang telah mengelola BUMD hingga berada pada kategori sehat dan sangat sehat.
“Capaian itu adalah modal penting. Namun tantangan ke depan tidak ringan, bahkan sangat berat. Karena itu, langkah kita harus cepat, tepat, dan presisi,” tegas Helmi.
Ia menekankan bahwa masa transisi kepemimpinan yang relatif singkat, sekitar tiga bulan, harus dimanfaatkan secara optimal untuk konsolidasi internal, pemetaan arah kebijakan, serta penguatan organisasi. Menurutnya, kecepatan membaca situasi dan ketepatan dalam mengambil keputusan akan sangat menentukan keberhasilan BUMD di tengah tuntutan pelayanan dan kinerja yang semakin tinggi.
Lebih jauh, Pj Sekda memberikan penekanan khusus pada pentingnya pemuliaan sumber daya manusia dalam pengelolaan perusahaan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sarana dan teknologi, tetapi terutama oleh manusia yang menggerakkannya.
“Alat secanggih apa pun tidak akan berarti tanpa manusia. Yang utama, manusianya harus dimanusiakan. Itu kunci,” ujarnya.
Ia meminta para Plt Direktur Utama yang baru untuk merangkul seluruh karyawan dan karyawati, membangun sinergi lintas divisi, serta menempatkan perusahaan sebagai satu keluarga besar yang bergerak bersama untuk memajukan dan memulihkan kinerja BUMD.
Selain peningkatan kompetensi, perhatian terhadap kesehatan, kesejahteraan, serta komunikasi kerja yang terbuka dinilai penting untuk menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif.
Pemerintah Kabupaten Jember berharap, dengan kepemimpinan baru di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan Jember, kinerja BUMD semakin solid, profesional, dan adaptif, serta mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember.
Reporter: Sofyan







