Redaksi.co, Jakarta | Warga Kristiani Kalibata City menggelar ibadah dan perayaan Natal bersama di kawasan Apartemen Kalibata City, Sabtu malam (17/1/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan dihadiri ratusan warga lintas tower serta perwakilan pengelola, pemerintah setempat, dan tokoh lintas gereja.
Perayaan Natal tahun 2025 yang mengusung tema “Kasih-Nya Membawa Damai dan Keselamatan (Yohanes 3:16)” ini menjadi ruang kebersamaan bagi warga untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat semangat toleransi di lingkungan hunian vertikal tersebut.
Ketua Umum Panitia Natal Kalibata City, Ferdinandus Pangerapan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Ia menekankan bahwa perayaan ini bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga wujud kebersamaan warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, badan pengelola, P3SRS, gereja-gereja, para donatur, serta semua panitia yang telah bekerja bersama. Tanpa kerja sama yang luar biasa, acara ini tidak mungkin terselenggara dengan baik,” ujar Ferdinandus dalam sambutannya.
Ia berharap semangat Natal dapat terus hidup dalam keseharian warga Kalibata City.
“Semoga kita semua semakin rukun, bersatu, dan toleransi antarumat beragama di Kalibata City semakin kuat, sehingga tidak ada perpecahan di antara kita,” tambahnya.
Sementara itu, Pendeta Fredy Nainggolan, Ketua Persekutuan Umat Kristiani Kalibata City , yang juga menjadi salah satu tokoh pelayanan dalam kegiatan tersebut, menilai perayaan Natal bersama ini sebagai anugerah dan tanda kedewasaan umat dalam hidup berdampingan.
“Perayaan Natal warga Kristiani Kalibata City yang kembali bisa terselenggara di tempat ini adalah sebuah anugerah. Ini menunjukkan bahwa umat Kristiani dapat hadir sebagai pembawa damai di tengah lingkungan,” kata Pdt. Fredy.
Ia juga mengajak umat Kristiani untuk tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi menghadirkan nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita hadirkan kasih sebagai bukti bahwa kita adalah umat yang membawa damai. Ketika kedamaian terwujud di lingkungan ini, maka Tuhan dimuliakan melalui kehidupan kita,” ujarnya.
Acara Natal bersama ini diisi dengan ibadah, puji-pujian, tarian, drama Natal, penampilan paduan suara, serta kebersamaan antarwarga dari berbagai denominasi gereja. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga harmoni sosial di Kalibata City.







