Penyaluran Bansos KJJT Jember Jadi Cermin Ketimpangan Pemerataan Bantuan Pemerintah

0
34

JEMBER, redaksi.co – Di tengah tekanan ekonomi yang kian dirasakan masyarakat, niat baik dan kepedulian sosial menjadi oase harapan bagi warga kecil. Hal inilah yang diwujudkan oleh Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Jember melalui kegiatan penyaluran bantuan sosial di kawasan Kecamatan Ajung serta Dusun Gumuk Bago, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini bukan sekadar aksi berbagi, namun juga menjadi momentum kritik terhadap masih belum meratanya distribusi bantuan pemerintah. Dalam penelusuran lapangan, pengurus KJJT menemukan fakta memprihatinkan, yakni masih adanya warga yang hidup di hunian tidak layak dan luput dari perhatian instansi terkait.

Humas KJJT Jember, Togas Irianto, didampingi tim KJJT Jember, di antaranya Mas Yayan, turun langsung mendistribusikan paket bantuan berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada warga yang membutuhkan. Saat menyusuri wilayah RT 02 RW 20 Dusun Gumuk Bago, rombongan menemukan rumah milik Bu Har dengan kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan dan jauh dari standar kelayakan hunian.

Togas menegaskan bahwa temuan tersebut merupakan pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.

“Ini menjadi PR bagi pemerintah untuk benar-benar memperhatikan warga yang betul-betul membutuhkan bantuan. Kami turun langsung ke lapangan dan melihat sendiri masih ada masyarakat yang luput dari jangkauan program pemerintah,” ujar Togas di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini memiliki beberapa ikhtiar utama, antara lain menebar kebaikan dan kepedulian sosial di luar tugas jurnalistik sehari-hari, mempererat silaturahmi dengan masyarakat, menunjukkan sisi empati profesi jurnalis, serta menginspirasi pihak lain untuk ikut berbagi. Momentum hari Jumat juga dimaknai sebagai upaya memperbanyak sedekah demi meraih keberkahan.

“Secara konsisten, KJJT Jember telah menyalurkan ratusan hingga ribuan paket bantuan dari waktu ke waktu sebagai wujud kepedulian nyata,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Mas Yayan menyoroti pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial. Menurutnya, setiap program bansos yang dikucurkan pemerintah harus benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang berada di garis kemiskinan paling bawah.

“Pemerintah harus lebih jeli. Jangan sampai bantuan salah sasaran. Kami berharap pemerintah segera turun tangan, khususnya untuk membantu perbaikan rumah warga yang tidak layak huni agar mereka bisa hidup lebih manusiawi,” tegasnya.

KJJT Jember menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu sosial kemasyarakatan. Selain menjalankan fungsi kemanusiaan melalui aksi berbagi sembako, komunitas ini juga menjalankan peran jurnalistiknya dalam menyuarakan aspirasi warga yang belum tersentuh kebijakan pemerintah.

Melalui aksi ini, KJJT Jember berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti temuan di Dusun Gumuk Bago, sehingga program bedah rumah maupun bantuan sosial ke depan dapat berjalan lebih adil, merata, dan tepat sasaran.

Reporter: Sofyan