Fakfak, Redaksi.co – Manajemen Persifa Fakfak memastikan kesiapan tim jelang bergulirnya Liga 4 Zona Papua Barat yang dijadwalkan mulai 28 Maret 2026 di Manokwari.
Juru Bicara Persifa, Semuel Lesnussa, di sela-sela pemusatan latihan di Stadion 16 November Fakfak menyampaikan bahwa para pemain telah menjalani training camp selama 15 hari. Materi latihan yang diberikan para pelatih meliputi teknik dasar, taktik, fisik, mental, serta pembentukan kepribadian pemain.
Menurutnya, grafik performa pemain menunjukkan peningkatan signifikan dari hari ke hari. Selain latihan rutin, tim pelatih juga mengagendakan pertandingan uji coba dengan tim sepak bola lokal guna menyelaraskan komposisi tim dan membangun chemistry antarpemain.
Sebagai bagian dari persiapan menuju kompetisi resmi yang digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia tersebut, Persifa Fakfak dijadwalkan melakoni laga uji coba menghadapi Kaimana FC pada 7–9 Maret 2026 di Stadion 16 November. Kaimana FC juga akan berlaga di Liga 4 Zona Papua Barat.
Meski progres tim dinilai positif, manajemen mengakui masih menghadapi kendala fundamental berupa keterbatasan anggaran dan perlengkapan latihan, mulai dari alat pendukung latihan, bola, jersey, hingga sepatu pemain.
“Dalam keterbatasan ini kami tetap optimis bekerja sesuai porsi masing-masing. Motivasi kami adalah kepedulian dan komitmen para pelatih dan pemain yang bangga menjadi bagian dari Persifa. Masuk dalam tim Persifa Fakfak adalah impian banyak pemain muda di Kabupaten Fakfak,” ujar Semuel.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh official dan pemain yang tetap konsisten hadir dan berlatih secara berkelanjutan meski dalam kondisi terbatas.
Terkait dukungan pendanaan, manajemen telah mengirimkan 24 proposal permohonan bantuan dana dan sponsorship kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui KONI, sejumlah pimpinan OPD, perbankan, serta perusahaan yang berdomisili di Fakfak. Namun hingga kini baru satu proposal yang mendapat respons positif dari pihak swasta, sementara dari Pemerintah Daerah melalui KONI belum ada tanggapan.
Manajemen berharap adanya dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Fakfak, mengingat Persifa merupakan tim sepak bola kebanggaan sekaligus aset daerah. Selain itu, pihaknya juga berharap dapat melakukan audiensi langsung dengan Bupati Fakfak guna menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi.
“Kami juga berharap agar Bupati dapat meluangkan waktunya untuk hadir melihat secara langsung proses pemusatan latihan pemain Persifa Fakfak di Stadion 16 November, guna memberikan motivasi bagi para pemain yang akan mewakili Kabupaten Fakfak di Liga 4 nantinya,” tambahnya.
Keikutsertaan Persifa Fakfak pada Liga 4 tahun ini dinilai sangat krusial. Pasalnya, dalam beberapa musim terakhir Persifa sempat absen dari kompetisi. Jika kembali tidak berpartisipasi pada 2026, Persifa berpotensi dikenai sanksi oleh PSSI berupa pencoretan dari Liga 4 serta denda administratif.
“Kalau sampai dicoret, maka impian talenta-talenta muda Fakfak untuk bermain di kompetisi resmi PSSI bersama Persifa akan tertutup,” tegasnya.
Di akhir pernyataan, manajemen Persifa Fakfak menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan, yakni Yunus Safaat dari PT Singa Brata, Faizal Kaimudin dari PT Bersatu Membangun Negeri, Bapak Hegemur dari PT Kodani, serta Ibu Wa Nofi Yanti dari Kios TRIC.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh elemen tim, Persifa Fakfak optimistis dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Fakfak di ajang Liga 4 Zona Papua Barat 2026.







