Maut di Jalan Kencong–Tanggul: Mini Bus Oleng Hantam Pohon, Dua Nyawa Melayang

0
47

JEMBER, redaksi.co – Suasana sore di Jalan Umum jurusan Kencong–Tanggul mendadak berubah mencekam. Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB. Peristiwa nahas ini merenggut dua nyawa dan menyebabkan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.

Kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut adalah sebuah mini bus bernomor polisi B 2313 PFP, yang dikemudikan oleh JS (22), warga Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan data yang dihimpun, korban dalam kecelakaan ini terdiri dari dua orang meninggal dunia, lima orang luka berat, dan tiga orang luka ringan. Dua korban meninggal dunia masing-masing berinisial WL (32) dan F (5), warga Rambak Pakis, Kabupaten Lumajang.

Sementara korban lainnya yang mengalami luka-luka berinisial RS (22), DK (27), DA (18), JL (40), NL (7), dan B (3,5), yang seluruhnya merupakan warga Wonosari Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Sedangkan satu korban lainnya, NN (24), merupakan warga Rambak Pakis, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan cukup tinggi. Namun nahas, setibanya di lokasi kejadian, ban sebelah kanan kendaraan diduga pecah, membuat mobil oleng, keluar jalur, lalu menghantam pohon asam di pinggir jalan hingga akhirnya terbalik.

“Benturannya keras sekali, mobil langsung oleng dan terbalik setelah menabrak pohon,” ujar Imron, salah satu warga yang ada dilokasi kejadian tersebut.

Warga sekitar juga menyoroti lokasi kejadian yang dinilai rawan kecelakaan. Styo, warga setempat, mengungkapkan bahwa sejak jalan tersebut diperbaiki, kecelakaan tunggal sudah beberapa kali terjadi.

“Ini sudah kejadian yang ketiga. Sebelumnya ada dua mobil yang terperosot ke bantaran sungai. Kami juga tidak tahu pasti penyebabnya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Jombang AKP Miftahul Huda menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat tiba di lokasi, ban sebelah kanan pecah, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak pohon di pinggir jalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, faktor utama penyebab kecelakaan adalah kurangnya kehati-hatian pengemudi, ditambah kondisi kendaraan yang mengalami pecah ban. Pihak kepolisian juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah tersebut.

Kapolsek Jombang juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama ban dan rem, serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Patuhi rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas AKP Miftahul Huda.

Saat ini seluruh korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Reporter: Sofyan